icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

IPARKU, CANDU SUAMIKU

Bab 5 Rujuk

Jumlah Kata:1055    |    Dirilis Pada: 07/06/2023

Askara saat Nadia aka

as Nadia lalu mengh

m sambungan telepon?"

a tidak bercerai dan bukan berarti kamu berhak mencurigai aku, Mas." Nadia lalu

ak

k," ujar supir ta

opir taksi segera melajukan mobilnya meninggalkan

Nadia sama sekali tidak pernah mengangkatnya. Nadia lebih memili

yang dipikirkan Rangga hingga hari ini Rangga sangat bahagia. Rangg

an kalian?" tanya R

kepala. "Gagal,"

undak Nadia dengan lembut dan memberinya semangat. Nadia pun,

ahu aku bisa membantu," ujar Ran

Rangga," bal

il Nadia. Lantas kenapa kamu

as Askara," jawab Nadia yan

dia. Untuk biaya selama kamu hamil dan melahirka

mun, aku harus memikirkan anak yang kukandung jug

bisa membantu kamu, jika nanti kamu butuh sesuatu bicaralah padaku. Aku akan

menit lagi," ucap Nadia lalu bangkit dari d

pi, Nadia sendiri sudah memutuskan untuk kembali dengan Askara demi anak yang dikandung. Nadia sibuk menyiapkan berk

ga sudah berada di ruangan meeting. Selama meeting

untuk apa dia datang ke kantor Rangga. Askara sendi

setiap meeting selesai dan merek

h menjadi tugasku," jaw

esehatan kamu selama hamil," ucap Rangga

ga. Aku tidak mau makan gaji buta

ini sebagai hadiah atas keberhasilan kamu." Rangga ter

keadaan Nadia. Rangga akan mengantarkan Nadia pulang. Namun, saat mereka berdua sam

n semuanya dengan Mayang jika Nadia mengandung anak Askara. Dengan senang hati Nadia menerima tawaran Ask

gga saat Nadia meninggalkan kantor

k padamu," ucap

awab Nad

imu." Askara meraih tangan

ng cinta." Nadia seg

u?" tanya Askara masih menatap l

ke rumah hanya untuk membahas hal yang bagiku tidak penting ini. Lebih baik a

ah, aku tidak akan membahas tent

Askara hanya saling diam. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar da

senda gurau. Kedatangan Nadia saat ini membuat Mayang dan Silvi langsung diam dan terceng

bak Nadia kembali?" tanya

ucap Askara seraya meraih tangan N

cerai?" tanya Mayang yang masih tidak percaya

dak jadi bercera

tidak jadi bercerai?" Mata Silvi langsung me

awab Askara terse

Mbak?" Silvi masih belum percaya, begitupun dengan May

dia, "aku merindukan kamar kit

rut Askara Nadia benar-benar merindukan belaiannya. Sayangnya itu h

elakukan itu?" tanya Askara saa

l itu denganmu," jawab Nadia yang membuat

, kamu istirahat. Aku akan menunggumu istira

amu, Mas," ucap Nadia ikut du

ah," jaw

ri rumah ini," ucap Nadia

g mendengar ucapan Nadia dan Askara. "Aku

anya mengajak Mas Askara, bukan kamu!"

ti keinginan Mbak Nadia?"

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
IPARKU, CANDU SUAMIKU
IPARKU, CANDU SUAMIKU
“Nadia Antika dan Askara Brahma mengarungi bahtera rumah tangga selama kurang lebih dua tahun. Hidup satu atap dengan mertua, membuat Nadia setiap hari harus menahan sakit akibat ucapan yang menyakitkan dari mulut ibu mertuanya tentang dirinya yang berasal dari keluarga miskin dan juga yatim piatu. Akan tetapi, kasih sayang yang tulus dari Askara membuat Nadia mampu bertahan dan yakin terhadap terhadap Askara. Namun, seiring berjalannya waktu, Nadia merasakan keanehan terhadap Askara. Di mana Askara yang selalu memanjakannya dan selalu terbuka, berubah menjadi lebih tertutup dan jarang berkomunikasi dengannya. Apa yang Askara sembunyikan dari Nadia? Mampukah Nadia mengungkap apa yang membuat Askara berubah? Apa yang Nadia lakukan setelah tahu suaminya bermain api dengan adik iparnya sendiri?”
1 Bab 1 Kepergok 2 Bab 2 Talak3 Bab 3 Cerai4 Bab 4 Hamil5 Bab 5 Rujuk6 Bab 6 Pilihan Yang Sulit 7 Bab 7 Kesal8 Bab 8 Kembali Datang 9 Bab 9 Menyesal 10 Bab 10 Hampir Keguguran 11 Bab 11 Fakta Baru12 Bab 12 Jujur Atau Bohong 13 Bab 13 Jengkel 14 Bab 14 Cinta Tak Salah 15 Bab 15 Seperti Sinetron 16 Bab 16 Terserah 17 Bab 17 Tertunda 18 Bab 18 Paket Misterius 19 Bab 19 Pertemuan Terakhir 20 Bab 20 Marah 21 Bab 21 Memutuskan Pergi 22 Bab 22 Sebuah Jebakan 23 Bab 23 Frustasi 24 Bab 24 Nasi Telah Menjadi Bubur25 Bab 25 Menuai Karma 26 Bab 26 Sekelebat Bayangan Wanita 27 Bab 27 Berubah Drastis 28 Bab 28 Hampir Bertemu 29 Bab 29 Rindu 30 Bab 30 Hampir Bertemu 31 Bab 31 Habis Tak Bersisa 32 Bab 32 Hati Tak Bisa Dibohongi 33 Bab 33 Berduaan 34 Bab 34 Tak Ada Harganya Dimatamu 35 Bab 35 Mayang Gila 36 Bab 36 Bertemu Askara 37 Bab 37 Aku Tidak Akan Mengalah 38 Bab 38 Fitnah 39 Bab 39 Kembali Baikan 40 Bab 40 Melahirkan 41 Bab 41 Bikin Baper 42 Bab 42 Bertemu Askara Langsung 43 Bab 43 Dicaci44 Bab 44 Damai45 Bab 45 Mulai Menerima 46 Bab 46 Mengungkapkan Rasa 47 Bab 47 Mendapat Restu 48 Bab 48 Rencana Pernikahan 49 Bab 49 Akhir Bahagia (Tamat)