icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

IPARKU, CANDU SUAMIKU

Bab 2 Talak

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 07/06/2023

a saat melihat suaminya kini

memang sudah curiga jika istrinya ada main dengan Askara.

erapikan bajunya keluar dari pintu kamar tamu. Sama persis seperti saat Nadia memergoki mereka

lam kemarin Silvi." Ald

Aku lupa," jawab Si

ga malam dari malam ini. Namun, Silvi seolah tidak ingin jika Mayang tahu kelakuanny

Nadia yang bersalah, dia itu hanya lelah bekerja dan s

n, kalau kita ini saudara. Mana mungkin aku mengkhia

u itu tidak mungkin mengkhianati kamu," ucap Si

berbuat kasar padamu," ancam Alde

Dia itu istri kamu," ujar

masuk dalam perangkapnya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika Askara

uk ke dalam kamar. Namun, dengan tegas Nadia menolak. Nadia in

kara, lalu berbisik pada Nadia. "Apa kamu

Mas, lalu buat apa kamu peduli dengan rumah

gar Askara dan Silvi mengakui perselingkuhan mereka di depan Mayang dan

en menyudutkan Silvi agar dia berbicara jujur. Si

bermain api dengan Kakakmu,"

mpak kecewa karena

," jawab Silvi tanpa

gan Nadia, Silvi," jawab As

h ada pengkhianatan," ketus Nadi

ti dulu lagi. Ibarat gelas pecah, meskipun direkatkan, bekas itu akan te

Dia itu hanya wanita mandul dan aku yakin jika Nadia tidak bisa memberikan keturunan unt

alak kamu Silvi

jawab Silvi tersenyum penuh kemenangan. "Kita

ia ini sedang hamil, Al." Ask

apa aku mempertahankan dia. Hanya m

erjuangkan aku, Mas?" Si

g lebih perhatian sama kamu ketimbang Nadia. Dia itu hanya wan

cukup dia bertahan dalam hinaan selama dua tahun ini. Kini saatnya dia

sama-sama rapuh saat ini. Akan tetapi, Nadia lebih sakit ketimbang d

den sembari men

k saja," jawab Nadia meski kini

mengatakan jika Nadia hanya benalu dalam rumah itu. Hati Nadia terasa sakit. Sebab

ting tulang, tetap saja Nadia tidak ada harganya dimata Mayang. Sejak awal, Mayang memang tidak pernah s

pura meringis kesakitan demi mendapat

a Sayang," ucap Mayang langs

iba-tiba sakit," jawab S

uk ke dalam kamar," pin

ek Silvi sambil terus memegangi perutnya.

e dalam kamar. Meski Askara bermain api dengan Silvi.

a yakin jika Silvi hanya berpura-pura. Bahkan saat

vi meraih tangan Askara deng

g, sehingga Askara seg

dak memperhatikan Askara. Alden pun enggak melihat kemesraan mereka berdua, dan lebih memilih me

e sini sih, Mas," uca

di mana?" tanya Askara yang tid

" jawab Silvi lalu menatap Nadia y

" tanya Silvi te

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
IPARKU, CANDU SUAMIKU
IPARKU, CANDU SUAMIKU
“Nadia Antika dan Askara Brahma mengarungi bahtera rumah tangga selama kurang lebih dua tahun. Hidup satu atap dengan mertua, membuat Nadia setiap hari harus menahan sakit akibat ucapan yang menyakitkan dari mulut ibu mertuanya tentang dirinya yang berasal dari keluarga miskin dan juga yatim piatu. Akan tetapi, kasih sayang yang tulus dari Askara membuat Nadia mampu bertahan dan yakin terhadap terhadap Askara. Namun, seiring berjalannya waktu, Nadia merasakan keanehan terhadap Askara. Di mana Askara yang selalu memanjakannya dan selalu terbuka, berubah menjadi lebih tertutup dan jarang berkomunikasi dengannya. Apa yang Askara sembunyikan dari Nadia? Mampukah Nadia mengungkap apa yang membuat Askara berubah? Apa yang Nadia lakukan setelah tahu suaminya bermain api dengan adik iparnya sendiri?”
1 Bab 1 Kepergok 2 Bab 2 Talak3 Bab 3 Cerai4 Bab 4 Hamil5 Bab 5 Rujuk6 Bab 6 Pilihan Yang Sulit 7 Bab 7 Kesal8 Bab 8 Kembali Datang 9 Bab 9 Menyesal 10 Bab 10 Hampir Keguguran 11 Bab 11 Fakta Baru12 Bab 12 Jujur Atau Bohong 13 Bab 13 Jengkel 14 Bab 14 Cinta Tak Salah 15 Bab 15 Seperti Sinetron 16 Bab 16 Terserah 17 Bab 17 Tertunda 18 Bab 18 Paket Misterius 19 Bab 19 Pertemuan Terakhir 20 Bab 20 Marah 21 Bab 21 Memutuskan Pergi 22 Bab 22 Sebuah Jebakan 23 Bab 23 Frustasi 24 Bab 24 Nasi Telah Menjadi Bubur25 Bab 25 Menuai Karma 26 Bab 26 Sekelebat Bayangan Wanita 27 Bab 27 Berubah Drastis 28 Bab 28 Hampir Bertemu 29 Bab 29 Rindu 30 Bab 30 Hampir Bertemu 31 Bab 31 Habis Tak Bersisa 32 Bab 32 Hati Tak Bisa Dibohongi 33 Bab 33 Berduaan 34 Bab 34 Tak Ada Harganya Dimatamu 35 Bab 35 Mayang Gila 36 Bab 36 Bertemu Askara 37 Bab 37 Aku Tidak Akan Mengalah 38 Bab 38 Fitnah 39 Bab 39 Kembali Baikan 40 Bab 40 Melahirkan 41 Bab 41 Bikin Baper 42 Bab 42 Bertemu Askara Langsung 43 Bab 43 Dicaci44 Bab 44 Damai45 Bab 45 Mulai Menerima 46 Bab 46 Mengungkapkan Rasa 47 Bab 47 Mendapat Restu 48 Bab 48 Rencana Pernikahan 49 Bab 49 Akhir Bahagia (Tamat)