icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tumbal Mahasiswa KKN

Bab 2 Penolong itu adalah Arjanta

Jumlah Kata:1147    |    Dirilis Pada: 07/06/2023

t dirinya kini tak bisa berjalan tiba-tiba. Ia terus meneriaki nama Fabian ditengah

ah mulai merinding, matanya sudah mulai basah hingga dia sudah tak bisa mengo

ak bisa digerakkan sama sekali, dalam hatinya selalu b

u, aku belum menikmati surga Dun

eeee

as yang saat ini tak tau apa yang harus dilakukan hanya

ras.. Kamu d

n Laras tak bergeming karrna ia tak kenal deng

sedikitpun dari dalam Gubug itu, ia tau saat ini Laras pasti bersemb

h aku memanggil namanya, jika kau terdiam teru

belah kamar utama Gubug tersebut, disitu dia belum menyisir tempat tersebut. Segera dia memasuki Ruangan sempit itu

an wajah yang ditutupi kedua tangannya. Ia terlihat

Ucapnya dengan terbata-bata dan men

alu ia mulai berjongkok dan dengan perlahan m

u akan segera menolong mu

n ketika yang datang adalah Pemuda yang se

, Laras." Ucapnya denga

ntuk segera keluar dari Gubug terdebut . terlihat wsjah Laras yang tertunduk malu saat Arjanta menggendongnya saat itu, kedua tangannya ia

atku saat ini. Kami pun segera mempercepat langkah kami menuju Balai Pen

napan kami, desa ini masih asri dan belum ada perbaikan jala

hapus peluh keringat itu dengan lengan jaketku , namun aku terlalu g

selonjorkan dan aku didudukkan olehnya, tak lama kemudian dia keluar entah kemana, aku mencoba untuk menggerakkan kakiku yang baru

amuan untuk kaki ku, ia sibakkan celana kulot yang aku pakai sampai ata

mengolesi ramuan itu pada dua kakiku, aku merasakan tangannya seperti menggeliti

sadar aku mendesah saat itu dan langsung aku tutup mulut

tuhannya, ia pun tak berhenti sampai disitu, ia lalu menggodaku dengan me

menahan geli-geli enak yang menyelingkupi pikiranku saat ini. Aku terus menyingkirkan tangannya namun dia tetap

aku sedang menyembuhkan kakimu." Ucapnya d

a segera memegangiku agar aku tak bisa lagi memberonta

naik seketika, entah magnet sihir apa yang dimilikinya, tubuhku suda

engan sentuhannya, hingga ia pun segera mengh

u gerakkan." Ucapnya dengan menur

rdiri dan ternyata ramuan dari Arjanta cukup berhasil saat ini. Aku senang dan tersenyum kepadanya, inginku berter

sampai depan pintu." Ucap Yuni dengan mele

, tak ada sakit yang aku rasakan, aku su

ndrome ( RLS ). Syndrome itu terjadi karena gangguan neurologis yang m

mendengar penjelasan darinya, sepertinya pemuda in

ik atau ketakutan, tapi tak apa-apa semua itu b

Dokter? " Tany

ntang ilmu pengobatan." Jawab

ku Yuni. " ucapnya dengan meng

ya dengan menerima

au kenal dengan Bu Ratih

ngan tatapan

begitu Kenapa d

mi kesana melihat teman kami sedang

siswi yang sedang melakukan KKN di sini, ditambah sebentar lagi bulan Purnama a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tumbal Mahasiswa KKN
Tumbal Mahasiswa KKN
“Apa jadinya saat Laras dan teman-temannya melakukan KKN di Desa yang dikepalai oleh Pengagung Iblis demi menjadi Wanita yang tak pernah menua dengan kecantikan yang membuat para lelaki terpesona diusia yang tak lagi muda demi untuk memuaskan hasrat birahinya. ditengah kegiatan KKN mereka, satu persatu teman laras yang masih perawan dijadikan tumbal olehnya. keburukan Sang Kades saat itu telah diketahui oleh Sang Pemuda Tampan yang bernama Arjanta, ia adalah pemuda misterius yang tiba-tiba datang saat Laras dan kawan-kawannya KKN di Desa itu. saat itulah kisah awal Laras dan Arjanta mulai bertemu, Arjanta yang saat itu jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Laras selalu melindunginya dari sang Kepala Desa yang menginginkannya sebagai Tumbal saat bulan Purnama. Laras selalu mengacuhkan kehadiran Arjanta karena dianggap telah masuk dalam hubungannya dengan Fabian kekasihnya. keduanya selalu berselisih tegang, hingga pada Akhirnya Laras harus kehilangan keperawanannya oleh Arjanta, karena tak rela Fabian merusak dirinya dan untuk melindungi Laras yang akan segera dijadikan tumbal saat bulan Purnama oleh Kepala Desa. bagaimana kisah selanjutnya? yuk langsung baca kisah mereka sekarang!”