icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

Bab 4 Mati Rasa

Jumlah Kata:1021    |    Dirilis Pada: 20/05/2023

Arya ketika baru sa

terusan merongrong untuk memberinya cucu," ucapnya lagi

nya. Wanita itu masih asyik den

ghampiri istrinya, lalu berusaha meren

?" tanyanya

pa beban. Hatinya sudah mati rasa. Suasana kini berubah sunyi.

an kau melakukannya, Mas.' Sh

saja aku perlu meyakinkan diri jika kau memang pan

u selama ini. Dirimu tak pantas untuk dipertahankan, M

i. Ia selalu menggunakan kontrasepsi untuk men

an sang anak jika seandainya badai rumah tangga

melepaskan diri dari pelukan Arya tanpa sepatah katapun. Tak ada kemarahan,

kannya itu sudah benar atau sa

*

ok Arya di sisinya. Mungkin sedang mandi atau memang semalam ia

apur. Shanum mendapati Bi Nena yang tengah sib

um ramah pada Bi Nena yang

oreng ati, ayam goreng, telur balado, sama tumis kangkung untuk

untuk menu sar

anya masih ada nggak?" tanya Shanum seraya melirik

u pagi baginya jika harus

mata sapi dan keju saja, ya. Minumnya teh hija

ja," jawab Bi Nena. Wanita paruh baya itu lantas mulai

nunya cuma roti sama telur. Nggak ada gizinya!" cerocos ibu mertua

nya, selama ini, dia sudah cukup bersikap baik padanya. Setiap bulan, dialah yang sel

nya di mata sang mertu

a menceritakan tentang dirinya p

eja. Sementara, Bu Desi terlihat sibuk memasak di dapu

ang menurutnya jauh lebih penting daripad

uk pergi. Tujuannya adalah ke kantor almarhum papany

nama Shanum. Dhanu sudah mengubah semua kepemilikan asetnya menjadi

gubah semuanya menjadi milik Shanum. Wanita

tu turun dari lantai atas. Benar, rupanya semalam mereka men

ia menyandarkan kepalanya di bahu kekar suami sah Shanum

gadis itu masih belum bangun dari tidurnya saking

erasa jijik dan muak melihatny

ni?" tanya Arya yang sudah samp

n penting," ja

k mencebikkan bibirnya merasa kesal, melihat

ngkah keluar dari rumah mengendarai mobilnya. Arya menatap punggung Shanum yang kian menjauh dengan tata

bah, Sha,' guma

h ada aku dan ibu yang nemenin kamu sarapan." Anara menggerutu kesal, ketika

anum," ucap Arya yang langsung mengek

uhnya mendadak, dan Ar

aku nggak apa-apa kok!" ucap Shanum tegas sambil b

ap

jelas. Namun, tak urung juga kakinya melangkah

Shanum dan kembali foku

uk menaiki kendaraan roda empat itu untuk pergi

hanum lirih. Mengingat bagaimana keukeuhnya sang ayah menjodohk

etelah tahu segala keburukannya," gumamnya lagi. Shanum mulai menekan pedal gas, dan m

anum," lirihnya mengu

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya
Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya
“"Siapa dia, Mas?" tanya Shanum dengan kedua mata memindai sosok asing yang duduk di samping suaminya. "Perkenalkan, dia adalah Anara, istri baruku." Tanpa dosa, Arya Prasetya yang masih berstatus suami sah Shanum itu memperkenalkan wanita dengan riasan tebal, dan pakaian yang aduhai seksinya sebagai istri barunya. "Sudahlah, Shanum! Terima saja kalau suamimu ini punya istri baru. Sudah mandul, jadi benalu pula. Lagian, lelaki kan boleh beristri lebih dari satu," timpal Bu Desi, sang ibu mertua dengan tatapan angkuh nan sinisnya. Marah, jelas. Kecewa, tentu saja. Tapi, untuk berbuat bar-bar bukan Shanum namanya. Mandul? Benalu, katanya? Mari kita buktikan siapa 'Benalu' yang sesungguhnya! Shanum bertekad kuat untuk menghempaskan orang-orang tak tahu malu itu, yang menyebut dirinya sebagai benalu padahal sebaliknya. Bagaimana kisah Shanum berusaha menghempaskan suami dan keluarga benalunya? Ikuti kisahnya.”
1 Bab 1 Istri Baru2 Bab 2 Siapa yang Benalu 3 Bab 3 Kenyataan Pahit4 Bab 4 Mati Rasa5 Bab 5 Akulah Ratunya, Gundik!6 Bab 6 Suami Tak Tahu Diri7 Bab 7 Tekad Shanum8 Bab 8 Bertemu Mantan9 Bab 9 Aku ingin Bercerai10 Bab 10 Kekacauan di rumah11 Bab 11 Keributan, Lagi 12 Bab 12 Drama Orang Kaya Baru13 Bab 13 Keraguan Bu Desi14 Bab 14 Maaf15 Bab 15 Awal Pengkhianatan16 Bab 16 Dijodohkan17 Bab 17 Luka18 Bab 18 Kabar Kehamilan19 Bab 19 Gagal Shopping20 Bab 20 Arti Sahabat21 Bab 21 Kekhawatiran Arya