icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kursi Panas di Kantor

Bab 7 Konfrontasi

Jumlah Kata:934    |    Dirilis Pada: 08/05/2023

ang entah sudah berapa kali sukses singgah dalam mimpi-mim

imu saja yang terlalu kegeeran!" jaw

nggal dan menghadap Akira yan

waktu yang bersamaan ketika

diam sesaat, sebelum Akira

icara apa?" tanya Akira seraya

masih belum bisa mempercayai Akira seratus pers

akhirnya menghela

ingin menekankan, anggap saja malam itu tidak

an keningnya. Dia tidak setuju dengan

a lakukan tidak pernah ter

as. Meskipun dia mencoba sekuat tenaga untuk tidak mengungkapkan emosinya

ta nggak perlu bicarakan hal itu lagi, apalagi d

gorek kembali luka dan harga diri Akira yang pernah tergores

aupun perpisahan yang wa

an kejam juga ya," ucap

kukan tiga bulan lalu kepada saya, pasti dia sudah dianggap sebagai

erupa? Seperti yang kamu lakukan waktu itu, huh?" tany

merah ketika mendengar tu

tu, deh!" ujar Giselle m

kan sejak tiga bulan lalu kalau kamu mau bicara dengan jujur!" balas

i malah berbalik

adi, dia bahkan hampir berteriak, "Kan ka

a. Bisa gawat kalau perdebatan mer

bertemu lagi hari ini, setelah sebelumnya kamu k

bertanggung jawab setelah kejadian waktu itu? Atau setidaknya mengantarkan kamu pulang dan memastikan kamu

ruang kepada perempuan itu untuk menyelanya sebelum dia bisa mengungkapka

u," ungkap Akira sambil mengangkat telunjuknya, tanda universal

macam itu, tak kuasa menahan emosi dan a

angat menggurui, dan aku tak suka itu!" ban

elle. Baru kali ini dia berdebat heba

n satu-satunya melihat ini, sudah pa

inya sudah mulai naik ke permukaan dan itu menyeb

li suaranya dan juga mengubah gesturnya agar tidak terlihat 'mengintimidasi' dan 'mend

i. Diskusi seperti ini lebih baik kan, Giselle?" tanya Akira. Dia meminta izin kepada perempuan

Giselle sambil bersungut kecil. Untungnya Akira melihat

ia menyerah dan tak ingin berdebat seperti t

i kamu juga perlu tahu, aku tidak suka dicampakkan seperti itu. Jika kamu tidak suka dengan apa yang kita lakukan, kamu bisa bicara dengan jujur de

hormati perempuan oleh

dan terakhir kalinya untuk Akira. Maka dari itu, dia perlu mena

ika kamu tidak mengatakan apa-apa, apalagi ketik

yang kamu inginkan?" pertanyaan Akira disambut

mendengar ucapan

eperti bingung untuk menyampaika

g terjadi malam itu," ujar Gisel

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kursi Panas di Kantor
Kursi Panas di Kantor
“Giselle Putri Natapradja, gadis cantik ambisius - seorang konsultan senior yang mengidamkan posisi partner yang sedang kosong di kantornya The Converge. Bosnya mengatakan jika posisi itu terbuka untuk para konsultan The Converge yang memiliki rekam jejak terbaik. Giselle sudah cukup yakin kalau dia yang akan dipromosikan, namun ternyata The Converge justru memberikan posisi impian Giselle itu kepada Akira Hangga Aryanto, sang konsultan senior Ex-Big Four Companies yang sudah malang melintang di dunia kerjanya. Sialnya bagi Giselle, Akira pernah menjadi partner One Night Stand-nya saat dia hancur dan diselingkuhi oleh mantan kekasihnya dulu! Giselle dan Akira saling membuktikan satu sama lain, jika hanya mereka yang pantas untuk posisi Partner tersebut. Meskipun di tengah-tengah persaingan yang sengit, mereka harus mengontrol gairah mereka yang semakin tak bisa ditahan satu sama lain!”