icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Wanita Kedua Tuan Marcello

Bab 3 Gadis Yang Terluka

Jumlah Kata:934    |    Dirilis Pada: 13/03/2023

bangun

nkan Raya dengan menepu

spon sama sekali. Ia masih

rcel mencoba un

eadaan Raya yang ta

ngin, pria itu pun perlahan membuka s

ak lebar saat mendapati banyak bercak merah dan bekas

s!" desis Marcel memejamkan mata dan me

betapa gadis di depannya itu

ubuh Raya keluar dari kamar. Dia tidak ingin membuat

et

tangga, Marcel berteriak m

langsung datang de

g tuan membopong tubuh seorang gadis

siapkan

elesat keluar dan menyiapkan mobil untuk

awa ke ma

bur

endiri. Suasana horor tiba-tiba

Ke mana lagi?!" teriak Mar

t kacau di pagi buta begini, salah sedikit saja

ta bawa saja ke rumah sakit milik H

bertanya macam-macam. Yang jelas, Marcel tidak ingin menjadi pembunuh saat in

pun membetulkan selimut

*

, Marcel langsung menendang pintu

alu bergeg

a masuk ke dalam rumah sakit yang langsung d

ien di sini, Tuan," uc

h berdiri kokoh di tempatnya, tanpa m

ua

aninya," kekeh Marcel, tanpa mau men

na sedang mengunjungi pa

el dengan cepat. Tak lupa, ia men

rce

ng menoleh k

baringkan tubuh Raya ke atas brankar, b

tangani

Helena, tanpa mengalihkan fokus

Lidahnya begitu terasa kelu u

a, Dokter Helena lantas mendorong tu

iknya kel

k itu menutup pintu untuk

**

ju kursi tunggu pasien lalu menjatuhka

ghampiri tuannya dan ik

g terjadi?" Peter bertany

. Pria itu masih setia memejamkan m

an

begitu mendengar suara keributan d

anpa berpikir untuk menge

epannya, tubuh Marcel la

ra Marcel serak. Ia tidak ma

kepadamu!" sentak Dokter Helen

ku!" Raya menjerit histeris. Kedua matanya bergerak

sangat tajam. Perempuan itu seolah siap mengara

k Dokter Helena begitu Ma

mbali berteriak dengan tat

dak akan menyakitimu, jan

mendekat. Hanya sebuah pisau bedah, bahkan b

arah Marcel. Aura kebencian dan amarah begit

ekat! Atau aku akan me

lu, jika ingin membunuhku,

lang! Jangan mendekat!"

itu mengayunkan pisau bedah

a

a. Lalu, dengan cepat, pria itu merebut pisau

Raya ke dalam pelukann

askan aku biadab!" Raya terus

ar bahkan mengg

melihat pemandangan itu.

a. "Ssstt, tenanglah. Jangan takut, aku

ya terdiam. Tubuhnya sudah terla

menyuntikkan obat penenang

ali membaringkan tubuh lem

ya, membuat hati Marcel seolah hancur berkeping-kepi

membuat Marcel lantas menoleh ke wanita itu, "Tapi, sekarang

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka