icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Wanita Kedua Tuan Marcello

Wanita Kedua Tuan Marcello

icon

Bab 1 Malam Yang Kelam

Jumlah Kata:929    |    Dirilis Pada: 13/03/2023

mana

tu asing baginya, pengap, dan minim pencahayaan. Seharusnya, dia berada di kamar p

ia tiba-tiba menggunakan dress merah ketat

etapi dia hanya samar mengingat sempat ber

"Tidak ... aku harus bisa keluar dari tempat ini sec

oba untuk bangkit begitu sadarke

Raya berteriak sekuat tenaga, berharap ada seseorang yang

gnya,

ang terikat untuk merangkak. Gadis itu berusaha untuk men

ri sini!" Raya kembali berteriak

dapat mendengar suara derap

, berharap jika yang datang adala

r

t begitu mendengar suara pintu yan

melihat beberapa orang pria dengan p

hkannya kepada tuan Marcello," titah seorang pria

embawaku?" Rasa was-was langsung menyelimuti hati Raya beg

rkacamata dengan santai, "kau harus bertanggungjawa

Raya meronta sekuat tenaga dengan

membawanya dengan paksa keluar dari ruangan

, kau akan pulang ke alam baka," ujar pr

Aku mohon, hari ini aku akan menikah. Calon suami

ah Nona?" tanya pria berk

olong lepaskan aku biarkan aku pula

kan menikah," jawab pria ters

mulut Raya dengan sebuah sapu tangan, membuat tu

ubuh Raya masuk ke dalam mobil

*

bawa Raya akhirnya tiba di halaman seb

anan untuk yang terakhir kalinya." Pria berkacamata hitam

terus meronta-ronta. Tidak ada yang dapat dilakukannya dengan mata tertutup

k! Aku sudah bosan m

k, T

ak Raya sambil terus meront

antai atas lalu menguncinya di dalam sebuah kamar setelah

u keluar!" Dengan sisa tenaga dan asa yang masih ada, Raya kemba

tidak ada satu orang pun yang mendekat, hingga

a terjadi? Mengapa nasibku ti

atinya. Tangis dan air mata sudah tidak berg

uk membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidur. Berhara

**

bil sport baru saja mem

ngan wajah rupawan nampak turun dari mo

awatir terlihat di wajah sang asisten pribadi,

in terlihat lemah--Marcello pun lantas

mabuk, Marcello menapaki

esuatu yang semakin membuat

g. Rasa panas itu semakin menjalar di tubuhn

arnya, namun langkah kaki itu just

wanita yang sedang meringkuk di atas tempat tidur. Hanya saj

ak Marcello seketika membuat ga

gas mengoyak helai kain di tubuhnya, hi

itu memohon karena tidak dapat berbuat

ara berat Marcello ter

adis itu tidak dapat menghentikan

aku mohon

a tidak berarti apa-apa baginya. Hingga dirinya mendapatkan pe

-Raya--terkulai lema

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka