Rahasia Wanita Bergaun Merah

Rahasia Wanita Bergaun Merah

Ayu Ningsih

5.0
Komentar
13
Penayangan
24
Bab

Malam di Djakarta Club selalu penuh dengan kebisingan, lampu neon, dan gemerlap dunia malam. Namun, bagi Rayden Wijaya, pewaris tunggal kerajaan bisnis Wijaya Group, semua itu hanyalah pelarian semu. Terhimpit oleh tekanan sang ayah yang memaksanya menikah demi kepentingan bisnis, Rayden memilih menenggelamkan diri dalam alkohol dan keramaian. Di tengah mabuk dan kekacauan pikirannya, Rayden bertemu dengan seorang wanita misterius bernama Vella. Dengan senyum menggoda dan tatapan penuh rahasia, Vella berhasil menarik Rayden ke dalam malam penuh gairah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Namun, ketika fajar hampir menyingsing, Vella menghilang meninggalkan hanya sebuah janji samar: mereka akan bertemu kembali dengan cara yang berbeda. Pertemuan singkat itu justru membuka babak baru dalam hidup Rayden-membawanya ke dalam pusaran rahasia, bahaya, dan keterikatan yang lebih dalam dari sekadar pertemuan satu malam. Siapa sebenarnya Vella? Mengapa ia muncul dalam hidup Rayden begitu tiba-tiba, lalu menghilang dengan penuh misteri? Dan apa yang akan terjadi ketika takdir kembali mempertemukan mereka dalam keadaan yang jauh lebih rumit?

Rahasia Wanita Bergaun Merah Bab 1 Ayahnya menuntut Rayden untuk segera bertunangan

Malam di Djakarta Club terasa memekakkan telinga. Dentuman musik electronic dance music (EDM) yang menggelegar berpadu dengan sorotan lampu neon yang berkedip-kedip, menciptakan atmosfer surga semu bagi para pencari kesenangan. Di salah satu sudut private lounge, seorang pria muda berwajah tampan dengan tatapan dingin duduk sendirian. Ia adalah Rayden, pewaris tunggal kerajaan bisnis Wijaya Group. Hari ini, ia kembali merasa hampa, meskipun dikelilingi oleh keramaian.

Rayden menyesap habis scotch di gelasnya, lalu menuangkan lagi, tanpa ragu. Hatinya terasa kosong, setelah pertengkaran hebat dengan ayahnya. Ayahnya menuntut Rayden untuk segera bertunangan, menikah dengan wanita yang ia pilihkan, demi kepentingan bisnis. Rayden muak dengan semua itu. Ia ingin kebebasan, ia ingin hidup sesuai keinginannya, bukan boneka yang diatur ayahnya. Ia terus minum, seolah ingin menenggelamkan semua masalahnya dalam alkohol.

Beberapa gelas kemudian, Rayden merasa kepalanya mulai pening. Dunia di sekitarnya terasa berputar. Ia menyadari dirinya sudah mabuk, namun ia tidak peduli. Ia hanya ingin melupakan segalanya, bahkan jika hanya untuk sesaat.

Di tengah kekacauan pikirannya, matanya menangkap siluet seorang wanita di kerumunan. Wanita itu menari dengan anggun, tubuhnya lentur, seperti penari profesional. Ia mengenakan gaun mini ketat berwarna merah yang membalut lekuk tubuhnya dengan sempurna. Rambutnya terurai panjang, menutupi sebagian wajahnya, namun Rayden bisa melihat senyum misterius di bibir wanita itu.

Rayden bangkit dari duduknya, berjalan sempoyongan mendekati keramaian. Ia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari wanita itu. Ia merasa ada dorongan aneh yang menariknya, sesuatu yang lebih kuat dari rasa mabuknya.

Wanita itu merasakan tatapan Rayden. Ia berbalik, lalu menatap Rayden dengan mata berbinar. Wajahnya cantik dengan riasan minimalis. Ia tersenyum tipis, lalu mengulurkan tangannya. Rayden menyambut uluran tangan itu.

"Kenapa sendirian di sini?" bisik wanita itu, suaranya lembut, namun terdengar sangat sensual di telinga Rayden.

Rayden tidak menjawab, ia hanya menatap wanita itu lekat. Meskipun penampilannya menggoda, matanya memancarkan kepolosan yang kontras.

Wanita itu tersenyum lagi. Ia melingkarkan tangannya di leher Rayden, lalu mendekatkan bibirnya ke telinga Rayden. "Ingin... bersenang-senang denganku?" bisiknya, suaranya serak.

Rayden merasakan gejolak gairah yang kuat. Ia menunduk, menatap bibir penuh wanita itu. Tanpa sadar, ia menempatkan tangannya di pinggang wanita itu, menariknya mendekat.

"Siapa namamu?" tanya Rayden, suaranya parau.

"Kau bisa memanggilku Vella," jawab wanita itu, lalu ia mencium leher Rayden, membuat Rayden merinding.

Rayden tidak bisa menahannya lagi. Ia menangkup wajah Vella, lalu mencium bibir wanita itu. Ciuman itu intens, liar, dan penuh gairah. Vella membalasnya dengan sama beraninya. Rayden tahu, ia sudah tidak bisa mengendalikan dirinya lagi.

Ia melepaskan ciuman itu, lalu menggendong Vella ke kamar hotel di lantai atas Djakarta Club. Vella hanya terkekeh, melingkarkan kakinya di pinggang Rayden, menikmati sensasi digendong oleh pria tampan dan gagah ini.

Sesampainya di kamar hotel mewah, Rayden menurunkan Vella di atas tempat tidur. Ia tidak membuang waktu. Ia mencium Vella lagi, kali ini lebih dalam, lebih menuntut. Rayden mencium Vella dengan liar, seolah ingin melampiaskan seluruh kekacauan di kepalanya.

Vella merespons setiap sentuhan Rayden. Tangannya dengan sigap membuka kemeja Rayden, lalu ia mengelus dada Rayden yang bidang, membuat Rayden mendesah.

"Kau sangat tampan, tuan," bisik Vella.

Rayden tersenyum. "Kau juga sangat cantik, Vella. Sangat cantik."

Rayden mencium leher Vella, lalu turun ke bagian tubuhnya. Vella melayani Rayden dengan sangat baik. Ia tahu cara memuaskan pria. Ia menciumi Rayden, mengelus Rayden, membuat Rayden hampir gila. Vella mulai membelai Rayden, lalu ia menunduk dan memanjakannya.

"Aahhh... Vella... ahh...." desah Rayden. Ia merasakan sensasi yang begitu kuat. Ia mencengkeram sprei, menikmati sentuhan Vella yang begitu profesional dan memabukkan.

Setelah beberapa saat, Rayden tidak bisa menahannya lagi. Ia menarik Vella ke atas, lalu memposisikan dirinya di atas tubuh Vella.

"Ahh... Rayden... pelan-pelan..." desah Vella, saat Rayden mulai memasukinya.

"Ahhh... sempit sekali... ahhhh..." desah Rayden, merasakan sensasi penuh dan hangat yang luar biasa. Ia mulai menggerakkan pinggulnya, perlahan pada awalnya, lalu semakin cepat.

"Ehhh... uhhh... ahhhh... lebih cepat Rayden... lebih cepat..." pinta Vella, suaranya serak. Ia mendesah, tangannya merangkul leher Rayden, melengkungkan tubuhnya ke atas.

"Ssss... ahhhhh... Vella... kau... membuatku gila..." desah Rayden, ia merasa hampir mencapai puncaknya. Ia menggerakkan pinggulnya semakin cepat dan kuat.

"Rayden... ahhhhhh... ahhh...." desah Vella. "Nikmat sekali... ahhhhh... lagi... lagi..."

Kamar itu dipenuhi oleh suara desahan mereka. Mereka berdua terhanyut dalam gairah yang membara. Tubuh mereka saling bergesekan, kulit bertemu kulit, menciptakan melodi kenikmatan.

Rayden merasakan puncaknya sudah dekat. Ia memeluk Vella erat, lalu ia melepaskan desahannya yang panjang saat ia mencapai puncak. Vella juga demikian, tubuhnya menegang, lalu lemas dalam pelukan Rayden.

Setelah beberapa saat, Rayden membaringkan Vella di tempat tidur. Ia memeluknya erat, menciumi rambut wanita itu.

"Kau... kau membuatku gila, Vella," bisik Rayden.

Vella tersenyum, lalu mencium pipi Rayden. "Aku tahu, tuan."

Rayden membaringkan dirinya di samping Vella, memeluknya erat. Ia merasa lelah, namun hatinya sedikit lebih tenang. Untuk sesaat, ia melupakan semua masalahnya.

"Berapa biayanya?" tanya Rayden, suaranya parau.

Vella menatap Rayden. "100 juta."

Rayden terkejut. Jumlah itu sangat besar untuk 'layanan' seperti ini. Namun, ia tidak peduli. Vella memang pantas mendapatkan lebih. Tanpa ragu, ia membuka ponselnya dan melakukan transfer.

"Sudah," kata Rayden, singkat.

Vella tersenyum misterius. Ia bangkit, lalu mengenakan gaunnya kembali. Rayden menatapnya dengan bingung. Vella mengambil tas kecilnya, lalu berjalan menuju pintu. Sebelum keluar, ia berbalik, menatap Rayden dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Suatu hari nanti... kita akan bertemu lagi, Rayden. Dengan cara yang lebih baik," bisik Vella, lalu ia menghilang di balik pintu, meninggalkan Rayden sendirian di kamar hotel, diliputi kebingungan dan rasa ingin tahu yang besar.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Ayu Ningsih

Selebihnya

Buku serupa

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Rahasia Wanita Bergaun Merah Rahasia Wanita Bergaun Merah Ayu Ningsih Romantis
“Malam di Djakarta Club selalu penuh dengan kebisingan, lampu neon, dan gemerlap dunia malam. Namun, bagi Rayden Wijaya, pewaris tunggal kerajaan bisnis Wijaya Group, semua itu hanyalah pelarian semu. Terhimpit oleh tekanan sang ayah yang memaksanya menikah demi kepentingan bisnis, Rayden memilih menenggelamkan diri dalam alkohol dan keramaian. Di tengah mabuk dan kekacauan pikirannya, Rayden bertemu dengan seorang wanita misterius bernama Vella. Dengan senyum menggoda dan tatapan penuh rahasia, Vella berhasil menarik Rayden ke dalam malam penuh gairah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Namun, ketika fajar hampir menyingsing, Vella menghilang meninggalkan hanya sebuah janji samar: mereka akan bertemu kembali dengan cara yang berbeda. Pertemuan singkat itu justru membuka babak baru dalam hidup Rayden-membawanya ke dalam pusaran rahasia, bahaya, dan keterikatan yang lebih dalam dari sekadar pertemuan satu malam. Siapa sebenarnya Vella? Mengapa ia muncul dalam hidup Rayden begitu tiba-tiba, lalu menghilang dengan penuh misteri? Dan apa yang akan terjadi ketika takdir kembali mempertemukan mereka dalam keadaan yang jauh lebih rumit?”
1

Bab 1 Ayahnya menuntut Rayden untuk segera bertunangan

23/08/2025

2

Bab 2 Vella tersenyum penuh kemenangan

23/08/2025

3

Bab 3 Kemarahan Vella

23/08/2025

4

Bab 4 Kuliah hari itu terasa sangat panjang

23/08/2025

5

Bab 5 ada rahasia besar yang baru saja terungkap

23/08/2025

6

Bab 6 Rayden menahan rintihan kesakitan

23/08/2025

7

Bab 7 Satu miliar

23/08/2025

8

Bab 8 Lepasin gue

23/08/2025

9

Bab 9 Rayden terbangun di tengah malam

23/08/2025

10

Bab 10 terikat pada aturan

23/08/2025

11

Bab 11 begitu dekat hingga Rayden

23/08/2025

12

Bab 12 Rayden terlalu kuat

23/08/2025

13

Bab 13 Vella membiarkan Rayden menggenggam tangannya

23/08/2025

14

Bab 14 Rayden dan Vella menghabiskan sisa hari di pulau pribadi

23/08/2025

15

Bab 15 Rayden terpaku di tempatnya

23/08/2025

16

Bab 16 Malam pernikahan

23/08/2025

17

Bab 17 Vella tiba di kampus

23/08/2025

18

Bab 18 Vella keluar dari rumah sakit

23/08/2025

19

Bab 19 Vella menepis pelukan Rayden

23/08/2025

20

Bab 20 Rayden memeluk Karen erat

23/08/2025

21

Bab 21 Rayden dan Karen sudah siap

23/08/2025

22

Bab 22 Gina terdiam sejenak di ujung telepon

23/08/2025

23

Bab 23 mengantar Karen ke kampus

23/08/2025

24

Bab 24 Rayden terus mondar-mandir di depan ruang bersalin

23/08/2025