MISSION COMPLETED

MISSION COMPLETED

Ayu Tarigan

4.7
Komentar
29.4K
Penayangan
43
Bab

Alona Eriska adalah seorang wanita berumur dua puluh lima tahun yang trauma akan pernikahan. Ia berencana untuk hamil tanpa suami dan membesarkan anaknya sebagai orang tua tunggal. Suatu hari, ia bertekad untuk pergi ke club malam dan menggoda seorang pria yang menurutnya memiliki bibit berkualitas untuk anaknya nanti. Wickley Watson, seorang duda kaya raya asal Las Vegas yang dikabarkan telah membunuh istrinya sendiri. Dia tersenyum licik saat menyadari Alona menjebaknya dan menghilang begitu saja setelah percintaan mereka. Lalu, mampukah Alona memyelesaikan misinya?

MISSION COMPLETED Bab 1 Malam Panas

One

Wanita itu menatap sekali lagi cermin di hadapannya.

Rambut? ceklis.

Wajah? ceklis.

Lipstik? ceklis.

Dress? ceklis.

Wangi? ceklis.

Okay, cantik dan sexy.

Alona Erisca, gadis berumur dua puluh empat tahun itu sengaja berdandan mencolok malam ini. Jika biasanya dia terlihat natural dengan make up tipis, maka lain untuk kali ini. Wajahnya kini dipoles tebal bedak padat, ada pula perona pipi yang membuat auranya semakin berwarna, serta tak lupa riasan mata indah , dan terakhir bibir tipisnya dipoles lipstik merah menggoda.

Gadis itu menyambar clutch beserta kunci mobil dan bergegas untuk menjalankan misinya. Hingar bingar suara dentuman musik begitu kental di ruangan penuh gemerlap ini. Yeah, club malam adalah surga dunia bagi penikmat kebebasan. Namun, tidak bagi Alona, gadis itu bahkan baru kali ini memasuki tempat yang disebut-sebut sebagai rajanya hiburan ini.

Alona mengedarkan pandangan untuk beradaptasi dengan tempat ini, ternyata banyak sekali pemandangan yang mengotori matanya. Tetapi Alona tidak mempedulikan itu, misinya malam ini harus tuntas.

Dengan melenggok anggun, Alona berjalan menuju meja bartender. Baju merah darah yang melekat pas di tubuh membuat banyak mata lelaki menyorot ke arahnya, belum lagi belahan dada rendah serta dress pendek yang hanya melewati beberapa senti di bawah bokong, sudah barang tentu membuat para pria di sana meneguk ludah susah payah. Akan tetapi, Alona mengacuhkan mereka semua, belum ada seorang pun pria yang masuk standar kualifikasinya.

Gadis itu duduk dengan gerakan anggun serta memesan minuman tanpa alkohol, dia tidak boleh mabuk malam ini. Mata tajamnya kembali berpetualang mencari mangsa, dan mata Alona tertuju pada dua pasangan mesum di ujung ruangan. Tempatnya memang tidak terlalu padat seperti di sini, tapi bukan pasangan itu yang menarik perhatian Alona, melainkan pria yang malah tampak sibuk memainkan ponsel saat tubuh kokohnya ditempeli tiga wanita seksi sekaligus.

Tiba-tiba saja pria itu bangkit dan tampak meninggalkan ketiga wanita merana itu seraya mengumpat kepada dua temannya yang tengah asik bercumbu. Jantung Alona rasanya mulai bergerak liar saat pria itu berjalan ke arahnya. Yeah, inilah pria yang dicarinya, mangsanya. Detak itu semakin menggila ketika pria itu duduk di kursi sebelahnya. Oh, apa yang harus Alona lakukan di saat jalang profesional saja ditolak olehnya?

"Seperti biasa." Suara beratnya seakan mampu menyesatkan jiwa Alona ke alam bawah sadar, aroma maskulin pria tersebut membuat bulu kuduk gadis itu meremang, ia ingin tahu bagaimana rasanya memeluk dada bidang milik pria di sebelahnya ini?

Tiba-tiba pria itu menoleh, Alona tertegun sesaat, ia mengira-ngira kebaikan apa yang sudah diperbuatnya di masa lalu sehingga Tuhan mempertemukan dia dengan pria yang ... ehm, apa ya? Tampan? Bukan-bukan, kata tampan saja tidak mampu mendeskripsikan seperti apa pria itu, ia terlihat mengangumkan dengan garis wajah yang pas di parasnya.

"Kau memandangku seperti kucing kelaparan, Nona." Alona terkejut bukan main karena ketahuan mengagumi wajah tampan pria itu.

"Tidak, hanya saja kau berbeda." Gadis itu nyaris memukul bibirnya yang hampir meneruskan kalimat 'dan tampan'.

Pria itu mengangkat sebelah alisnya dan Alona bersumpah ingin sekali menyentuh alis tebal tersebut. "Kau juga berbeda," ucapnya seraya menarik sebelah sudut bibir.

Seorang bartender datang membawa pesanan pria itu sehingga obrolan mereka terhenti, padahal Alona berharap lebih.

Sang Pria tampan itu menyesap minumannya perlahan, gilanya bagi Alona hal itu sangat mempesona, bahkan ia harus menelan ludah susah payah saat melihat jakun pria itu bergerak naik turun saat meneguk minumannya. Oh, sungguh ini benar-benar pemandangan yang menggoda.

"Jangan terlalu berharap aku akan mabuk." Lagi-lagi Alona tersentak karena ucapan pria ini selalu benar bahkan tanpa menoleh ke arahnya. Gadis itu memang berharap pria itu mabuk agar lebih mudah menjalankan misinya.

"Kau terlalu mudah dibaca," ucapnya datar seraya meneguk kembali minumannya. "Kau ingin tidur denganku?" tanyanya blak-blakan.

Jika tidak sedang dalam keadaan begini, Alona pasti akan langsung menampar wajah pria yang menanyakan hal seperti itu padanya, tapi kali ini berbeda, Alona butuh benih pria itu agar dia bisa hamil. Gadis itu berdehem sejenak, dia tidak ingin melewatkan kesempatan ini, juga tidak ingin terlihat seperti wanita murahan pada umumnya.

"Aku lihat kau menolak tiga wanita cantik sebelumnya," ujarAlona seraya menunjuk tempat duduk pria itu tadi.

Pria itu menyeringai. "Memperhatikanku, eh?"

"Tidak," bantah Alona gelagapan.

Sambil tersenyum miring pria itu berbisik, "Kalau kau tentu tak akan kutolak."

Alona meremang karena hembusan napas pria itu di tengkuknya, entah sejak kapan posisi mereka jadi seintim ini.

Pria itu semakin membuai Alona lewat kecupan-kecupan kecil di dekat telinga, "Siapa namamu?" bisiknya. Perlahan bibir pria itu merayap menuju pipi dan berhenti tepat di sudut bibir gadis itu, mata gelapnya menatap lurus ke manik cokelat Alona.

"A ... alona," jawab gadis itu gugup. Sungguh ini adalah pengalaman pertamanya dengan seorang pria.

Dengan gerakan lambat pria itu mengulum bibir Alona, awalnya hanya sekedar menempel. Namun lama kelamaan semakin keras dan tak beraturan. Alona terengah-engah kehabisan napas, dan seperti angin segar baginya saat pria itu melepaskan ciumannya. Akan tetapi Alona segera memekik kaget saat pria itu tiba-tiba menariknya menjauh dari keramaian.

***

Alona tersenyum tanpa mampu menyembunyikan rasa kikukannya, padahal pria di hadapannya terlihat santai dan terkendali. Tiba-tiba pria itu menggeram dan menatap Alona lebih lekat. "Kau akan mendapatkan apa yang kau dambakan, Alona," bisiknya rendah.

Setelahnya, Alona tak mampu mendeskripsikan perasaannya seperti apa saat tangan keras pria itu mulai membelai kulit putihnya.Gadis itu mencoba untuk rileks, tidak ingin sang pria curiga bahwa ini adalah pengalaman pertamanya.

Segala sentuhan itu mampu membuat Alona mengerang tak terkendali, tapi sekuat tenaga dirinya menahan agar tetap sadar. Mewujudkannya impiannya sedari tadi, Alona menyentuh lembut dada bidang pria itu dan membuat empunya kembali menggeram di sela-sela aktifitasnya memuja tubuh Alona.

Gadis itu menahan pria itu ketika ingin menggunakan pengaman, "No, aku sudah pakai alat kontrasepsi," cegahnya, berharap sang pria akan percaya.

Alona berinisiatif mencumbu pria itu mengikuti teori yang sering ia baca untuk menghilangkan keraguan sang pria. Gadis itu merasa berhasil saat pria itu merespon dan kembali menyerangnya dengan keras. Masih tetap mencumbu Alona, pria itu menjejalkan miliknya, meski merasa sesak dan sakit tapi Alona menahannya sekuat tenaga.

Seketika mata hazel itu terbuka saat merasa pergerakan pria itu terhenti dan menatapnya nyalang. "Kau menjebakku?" desisnya.

Alona mengerang. "No, cepat selesaikan, ini sakit."

Namun sang pria tidak menggubris dan tetap menatap Alona tajam. Tidak ada cara lain, dengan sekuat tenaga gadis itu membalik posisi sehingga dirinya bisa bebas mengendalikan. Alona bergerak dengan lembut dan menggoda. "Tidak ada rencana apa pun, aku hanya bosan menyandang status perawan," ucapnya terengah. "Just one night stand, i promise."

****

TBC

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Ayu Tarigan

Selebihnya

Buku serupa

Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

JADE HOWE
5.0

Riani sangat menyayangi pacarnya. Meskipun pacarnya telah tidak bekerja selama beberapa tahun, dia tidak ragu-ragu untuk mendukungnya secara finansial. Dia bahkan memanjakannya, agar dia tidak merasa tertekan. Namun, apa yang pacarnya lakukan untuk membalas cintanya? Dia berselingkuh dengan sahabatnya! Karena patah hati, Riani memutuskan untuk putus dan menikah dengan seorang pria yang belum pernah dia temui. Rizky, suaminya, adalah seorang pria tradisional. Dia berjanji bahwa dia akan bertanggung jawab atas semua tagihan rumah tangga dan Riani tidak perlu khawatir tentang apa pun. Pada awalnya, Riani mengira suaminya hanya membual dan hidupnya akan seperti di neraka. Namun, dia menemukan bahwa Rizky adalah suami yang baik, pengertian, dan bahkan sedikit lengket. Dia membantunya tidak hanya dalam pekerjaan rumah tangga, tetapi juga dalam kariernya. Tidak lama kemudian, mereka mulai saling mendukung satu sama lain sebagai pasangan yang sedang jatuh cinta. Rizky mengatakan dia hanyalah seorang pria biasa, tetapi setiap kali Riani berada dalam masalah, dia selalu tahu bagaimana menyelesaikan masalahnya dengan sempurna. Oleh karena itu, Riani telah beberapa kali bertanya pada Rizky bagaimana dia bisa memiliki begitu banyak pengetahuan tentang berbagai bidang, tetapi Rizky selalu menghindar untuk menjawabnya. Dalam waktu singkat, Riani mencapai puncak kariernya dengan bantuannya. Hidup mereka berjalan dengan lancar hingga suatu hari Riani membaca sebuah majalah bisnis global. Pria di sampulnya sangat mirip dengan suaminya! Apa-apaan ini! Apakah mereka kembar? Atau apakah suaminya menyembunyikan sebuah rahasia besar darinya selama ini?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
MISSION COMPLETED MISSION COMPLETED Ayu Tarigan Romantis
“Alona Eriska adalah seorang wanita berumur dua puluh lima tahun yang trauma akan pernikahan. Ia berencana untuk hamil tanpa suami dan membesarkan anaknya sebagai orang tua tunggal. Suatu hari, ia bertekad untuk pergi ke club malam dan menggoda seorang pria yang menurutnya memiliki bibit berkualitas untuk anaknya nanti. Wickley Watson, seorang duda kaya raya asal Las Vegas yang dikabarkan telah membunuh istrinya sendiri. Dia tersenyum licik saat menyadari Alona menjebaknya dan menghilang begitu saja setelah percintaan mereka. Lalu, mampukah Alona memyelesaikan misinya?”
1

Bab 1 Malam Panas

22/11/2021

2

Bab 2 Mengasingkan Diri

22/11/2021

3

Bab 3 Beradaptasi

22/11/2021

4

Bab 4 Takdir yang Bermain

22/11/2021

5

Bab 5 Bertahan Hidup

22/11/2021

6

Bab 6 Dipertemukan Takdir

22/11/2021

7

Bab 7 Keinginan Wickley

26/11/2021

8

Bab 8 Mencari Tahu

27/11/2021

9

Bab 9 Melarikan Diri

28/11/2021

10

Bab 10 Si Pemarah

29/11/2021

11

Bab 11 Jealous

27/12/2021

12

Bab 12 Saling Cemburu

28/12/2021

13

Bab 13 Kejam Adanya

29/12/2021

14

Bab 14 Kesepakatan

30/12/2021

15

Bab 15 Yang Sebenarnya Egois

31/12/2021

16

Bab 16 Terlalu Percaya Diri

01/01/2022

17

Bab 17 Bitch

02/01/2022

18

Bab 18 Mempertimbangkan

25/01/2022

19

Bab 19 Mengejutkan

25/01/2022

20

Bab 20 Pulang

25/01/2022

21

Bab 21 Rencana Pernikahan

25/01/2022

22

Bab 22 Fakta Yang Ada

25/01/2022

23

Bab 23 Teror

25/01/2022

24

Bab 24 Kemarahan Alona

25/01/2022

25

Bab 25 Sakit Yang Begitu Parah

25/01/2022

26

Bab 26 Memutuskan Untuk Pergi

25/01/2022

27

Bab 27 Kehidupan Baru

25/01/2022

28

Bab 28 Kemarahan Wickley

25/01/2022

29

Bab 29 Maaf dan Kembali

25/01/2022

30

Bab 30 Mulai Mengintai

25/01/2022

31

Bab 31 Menemukanmu

25/01/2022

32

Bab 32 Luka Yang Ada

25/01/2022

33

Bab 33 Mengusik Ketenangan

25/01/2022

34

Bab 34 Meresahkan

25/01/2022

35

Bab 35 Meninggalkanmu

25/01/2022

36

Bab 36 Yang Sebenarnya

25/01/2022

37

Bab 37 Harapan Wickley

25/01/2022

38

Bab 38 Kegilaan Thomas

25/01/2022

39

Bab 39 Penyesalan

25/01/2022

40

Bab 40 Menemukanmu Kembali

25/01/2022