Cinta Karena Kesalahan

Cinta Karena Kesalahan

Anandhashan

5.0
Komentar
21
Penayangan
28
Bab

Setahu Keira Kastari Naryadinata, ia hanya punya Ibu dalam 17 tahun hidupnya. Berjuang selama bertahun-tahun utnuk tetap bisa bersekolah demi bisa memberikan kehidupan yang layak di masa depan. Akan tetapi semua kerja keras Keira hancur seketika, kala Ibu pergi untuk selama-lamanya.  Meninggalkannya seorang diri, melawan dunia yang mengerikan. Keira sempat berpikir kalau Tuhan pasti membencinya.  Sejak dilahirkan, Keira sudah membawa kepedihan dalam hidupnya. Ia tumbuh di keluarga yang kurang bahagia. Semua karena Ayah kandungnya yang egois dan angkuh, Kastara Naryadinata. Pria yang paling ia benci itu selalu mengabaikannya dan tak pernah menganggap Keira ada, hanya karena ia seorang anak perempuan. Berbanding terbalik dengan adik laki-laki Keira yang selalu dibanggakan.  Puncaknya 11 tahun lalu, Ayah menceraikan Ibu dan mengusirnya bersama Keira dari rumah. Mereka dipaksa Ayah dengan kekuatan keluarganya yang besar untuk membuat Keira dan Ibu pergi sejauh mungkin dari Ibu kota.  Meskipun sudah bertahun-tahun berlalu namun rasa sakit itu tetap Keira rasakan. Terlebih sekarang ia sudah sendirian. Tuhan membencinya, kan? Namun, siapa yang Tuhan kirimkan ke rumahnya malam-malam? Ayah dan adik laki-lakinya. Ayah datang pada Keira, meminta maaf atas perilakunya bertahun-tahun lalu. Juga mengajak Keira tinggal bersamanya dan memberi harapan membangun kembali keluarga mereka meski tak seutuh dulu. Mengapa seseorang yang egois dan angkuh seperti Ayah bisa tiba-tiba mengakui kesalahannya? Apakah Keira menerima ajakkan Ayah?

Cinta Karena Kesalahan Bab 1 Si perundung dan gadis penolong

BRAAKKKKK!!

Suara benturan yang terdengar cukup keras menggema di setiap sudut ruangan, akibat punggung salah satu siswa dari SMA Halstead mendarat di atas dinginnya lantai lapangan sekolah. Siswa yang keadaannya sudah berantakkan tersebut sedang meringkuk kesakitan di tengah lapangan basket. Tubuhnya habis melayang sebelum akhirnya mendarat dengan mulus di lantai. Tak berselang lama, siswa itu menyadari akan sesuatu yang hilang setelah tangannya secara tidak sengaja menyentuh pelipis. Ia segera meraba lantai dengan memicingkan mata guna mencari-cari sesuatu disana seraya berkata.

"Ka-kacamataku.." Dengan suara parau, ia berharap kalau benda mati tersebut dapat menghampirinya dengan segera.

Adalah Juno, siswa berpenampilan culun yang pendiam dan tak pandai bergaul dari kelas IPA tahun ajaran ketiga. Saking tak pandainya memulai obrolan, Juno hampir tidak memiliki teman di sekolah. Semua murid lebih mengenal Juno sebagai siswa kutu buku yang menjadi target perundungan murid-murid berandalan di SMA Halstead. Termasuk hari ini, Juno dipukuli dari toilet sekolah sampai ke lapangan basket adalah hal yang biasa terjadi sejak setahun yang lalu. Semua murid mengetahui aksi perundungan tersebut namun tak satupun berdiri membela Juno karena ia tak memiliki teman sejati di sekolah, adapun yang tak ingin berurusan dengan siswa-siswa nakal di SMA Halstead yang terkenal akan peringai buruk mereka.

"Hei, Juno.." Juno dihampiri seorang siswa dari SMA Halstead yang lain. "Kau mencari kacamatamu, bukan?" Ujar siswa tersebut yang memamerkan sebuah kacamata berwarna hitam keemasan di tangannya.

Mata Juno yang rabun jauh bisa melihat kacamata tersebut. Ia memelas seraya menganggukan kepala dengan penuh harapan. Berharap jika siswa yang berada tepat di hadapannya akan berbaik hati mau memberikan alat bantu pengelihatan yang membebaskannya dari kerabunan mines 7. Namun apa yang selanjutnya terjadi? Siswa berkulit hitam manis tersebut malah menampilkan senyuman licik dengan teganya, melemparkan kacamata Juno melayang ke udara. Ya, siswa itu sengaja melakukannya karena ia bukan ingin menolong melainkan membuat Juno lebih sengsara mencari kacamata kesayangannya.

Dengan tatapan nanar, Juno meratapi kacamatanya di udara dan mendarat entah di mana. Ia hampir menangis, tak tahu bagaimana cara untuk mencari kacamatanya di tengah lapangan yang luas ini, apakah Juno harus merangkak seperti bayi?

Sementara itu, pelaku yang baru saja merundung Juno berjalan ke tribun penonton tanpa rasa iba. Ia duduk santai bersama teman-temannya mempertontonkan Juno yang benar-benar merangkak untuk mencari kacamata. Di tribun penonton ada 7 orang yang terkenal di SMA Halstead sebagai anak-anak perundung. Mereka adalah salah satu anggota gangster bernama Phoenix Reckoners. Sebuah gang motor yang terkenal suka keributan dan tali pertemanannya yang erat sehingga bisa mengalahkan banyak gang lainnya di luar sana. Phoenix Reckoners memang tidak memiliki batasan umur, makanya mereka bisa menjadi anggota gang tersebut asalkan memenuhi syarat seperti memiliki motor dan dedikasi yang tinggi terhadap sesama anggota kelompok.

Di SMA Halstead sendiri, ada tiga dari tujuh murid yang terkenal sebagai dedengkot Phoenix Reckoners. Ketiga orang yang mengepalai berbagai perundungan di SMA Halstead dengan menyasar murid-murid culun dan lemah seperti Juno. Mereka adalah Kai dari kelas IPS tahun ajaran kedua yang baru saja merundung Juno, lalu ada Shawn dan Kiv si pria tampan yang dingin dari kelas IPA tahun ajaran kedua. Dari ketiganya, Kiv yang paling banyak digandrungi siswi-siswi di sekolah maupun di luar sekolah. Akan tetapi Kiv lebih tertarik menargetkan seorang mangsa dan mengajaknya bersenang-senang bersama kawanannya seperti yang ia lakukan sekarang. Menyenangkan bila melihat oranglain sengsara, bukan?

Sayangnya tahun ini tak lagi sama dengan tahun lalu, di mana ada seorang pengganggu dari kelas IPA dengan keberaniannya. "Ck, dia lagi.." Gumam Shawn menatap muak pada figur 'pengganggu' acara bersenang-senang mereka.

Dia seorang siswi bertubuh mungil namun gagah berani bernama Keira Kastari. Murid pindahan di kelas IPA tahun ajaran ketiga, memiliki sifat seperti dewi penolong untuk beberapa mangsa murid-murid berandalan. Ini sudah yang kelima kalinya Shawn melihat Keira membantu korban mereka, dan dua diantaranya adalah Juno. Keira juga tak pernah sendiri, selalu ada Grace, teman sekelasnya yang menemani.

"Ini kacamatamu, Jun.." Keira memberikan kacamata Juno yang menganga tak percaya, jika lagi dan lagi Keira dengan keberaniannya menolong Juno tanpa memikirkan apa akibat dari aksi heroiknya tersebut.

Dengan sedikit panik, Juno berkata. "Keira, kenapa kau menolongku? Anak-anak itu bisa mengincarmu, lho!" Ia memberi peringatan.

"Ck!" Siswi lain diantara keduanya membuka suara dengan decakan kesal dan berkecak pinggang. "Aku sudah mengatakan itu padanya, tapi dia tidak mau dengar! Pokoknya kalau Keira menjadi target mereka selanjutnya, kau harus ikut membantuku menyelamatkannya!" Grace menghardik Juno dengan tatapan mengancam.

Si culun Juno terpaksa mengiyakan permintaan gila Grace, karena jika tidak, maka ia akan dihajar habis-habisan oleh gadis pemegang sabuk hitam beladiri karate tersebut. Anggaplah Juno sedang sial karena terhimpit di dua situasi yang tidak menguntungkan namun paling tidak, Grace masih bisa diajak berkomunikasi dibandingkan ketujuh anggota Phoenix Reckoners. Lagipula, mengapa juga Grace harus menggantungkan harapan kepada seorang pengecut sepertinya?

"Kei, kalau sudah selesai lebih baik kita segera pergi sebelum mereka menyadari kau yang menolong Juno," Grace menarik tangan Keira untuk segera pergi dari lokasi eksekusi perundungan terfavorit kelompok berandalan di sekolah mereka, Phoenix Reckoners.

Namun Keira menepis pelan tangan Grace seraya berkata. "Sepertinya mereka sudah tahu, Grace.." Ia memandang sekelompok murid di seberang lapangan, lebih tepatnya tribun penonton.

Grace mematung di tempat mendapati tatapan mematikan dari murid-murid yang paling ia hindari sepanjang tahun lalu. Peringai bengis mereka sudah menggaung di mana-mana bahkan sampai ke luar sekolah. Bagaimana bisa Grace ikut campur dalam urusan perundungan tersebut dan berpotensi menjadi target selanjutnya? Yang lebih menakutkan lagi, mereka berasal dari keluarga kaya raya dan donatur di sekolahnya. Sedangkan Grace, bagaikan remahan makanan yang tidak berarti jika disejajarkan dengan mereka. Bayangkan, mereka bisa melakukan apapun padanya jika benar-benar merasa terusik. Tetapi tahun ini Grace harus duduk sebangku dengan seorang dewi dermawan yang pemberani.

Satu-satunya murid yang bisa dengan tenang mengganggu acara bersenang-senang kelompok berandalan tersebut tanpa aba-aba. Atau paling tidak, dia harus memikirkan itu sampai 100 kali sebelum tertindak.

"Habislah kita! Kiv akan memburu kita sampai dapat!" Grace terlihat ketakutan bersitatap dengan seseorang yang paling menakutkan diantara ketujuhnya. Kiv dikenal tidak akan pernah melihat jenis kelamin mangsanya tapi seberapa pantas si mangsa dijadikan mainan oleh mereka.

"Dia tidak akan melakukannya," Dan itu adalah kalimat yang selalu diucapkan Keira sejak pertama kali ia menolong 'mangsa' mereka. Wajah Keira selalu tidak menunjukan rasa takut ataupun gentar sedikitpun. SELALU.

Grace menatap heran. "Apa?"

"Ayo kita ke kantin, aku sudah lapar." Keira mengalihkan topik dengan menggandeng tangan Grace dan pergi meninggalkan lapanga basket, mengabaikan tatapan kesal anggota Phoenix Reckoners lainnya di tribun penonton.

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Cinta Karena Kesalahan Cinta Karena Kesalahan Anandhashan Anak muda
“Setahu Keira Kastari Naryadinata, ia hanya punya Ibu dalam 17 tahun hidupnya. Berjuang selama bertahun-tahun utnuk tetap bisa bersekolah demi bisa memberikan kehidupan yang layak di masa depan. Akan tetapi semua kerja keras Keira hancur seketika, kala Ibu pergi untuk selama-lamanya. Meninggalkannya seorang diri, melawan dunia yang mengerikan. Keira sempat berpikir kalau Tuhan pasti membencinya. Sejak dilahirkan, Keira sudah membawa kepedihan dalam hidupnya. Ia tumbuh di keluarga yang kurang bahagia. Semua karena Ayah kandungnya yang egois dan angkuh, Kastara Naryadinata. Pria yang paling ia benci itu selalu mengabaikannya dan tak pernah menganggap Keira ada, hanya karena ia seorang anak perempuan. Berbanding terbalik dengan adik laki-laki Keira yang selalu dibanggakan. Puncaknya 11 tahun lalu, Ayah menceraikan Ibu dan mengusirnya bersama Keira dari rumah. Mereka dipaksa Ayah dengan kekuatan keluarganya yang besar untuk membuat Keira dan Ibu pergi sejauh mungkin dari Ibu kota. Meskipun sudah bertahun-tahun berlalu namun rasa sakit itu tetap Keira rasakan. Terlebih sekarang ia sudah sendirian. Tuhan membencinya, kan? Namun, siapa yang Tuhan kirimkan ke rumahnya malam-malam? Ayah dan adik laki-lakinya. Ayah datang pada Keira, meminta maaf atas perilakunya bertahun-tahun lalu. Juga mengajak Keira tinggal bersamanya dan memberi harapan membangun kembali keluarga mereka meski tak seutuh dulu. Mengapa seseorang yang egois dan angkuh seperti Ayah bisa tiba-tiba mengakui kesalahannya? Apakah Keira menerima ajakkan Ayah?”
1

Bab 1 Si perundung dan gadis penolong

15/09/2024

2

Bab 2 Rahasia di atap sekolah

15/09/2024

3

Bab 3 Kepergian yang menyakitkan

15/09/2024

4

Bab 4 Iri hati

15/09/2024

5

Bab 5 Suasana pagi keluarga harmonis

15/09/2024

6

Bab 6 Anak laki-laki

15/09/2024

7

Bab 7 Penyesalan Kastara

15/09/2024

8

Bab 8 ELANG

15/09/2024

9

Bab 9 Dikejar beruang

15/09/2024

10

Bab 10 Ancaman kanak-kanak

15/09/2024

11

Bab 11 Tidak boleh merundungku!

15/09/2024

12

Bab 12 Tersesat dari jalan pulang

15/09/2024

13

Bab 13 Bersama Elang

27/09/2024

14

Bab 14 Sepupu Kiv

28/09/2024

15

Bab 15 Cantika, si gadis pemuja Kiv

29/09/2024

16

Bab 16 Bibi Siska

30/09/2024

17

Bab 17 Keluarga Ayah

01/10/2024

18

Bab 18 Makan malam keluarga

03/10/2024

19

Bab 19 Pertengkaran keluarga

03/10/2024

20

Bab 20 Es krim coklat

04/10/2024

21

Bab 21 Api cemburu

05/10/2024

22

Bab 22 Jebakan Evan

10/10/2024

23

Bab 23 Ujian Sekolah

11/10/2024

24

Bab 24 Lemparan maut

12/10/2024

25

Bab 25 Gosip tentang Keira

13/10/2024

26

Bab 26 Jimat keberuntungan

14/10/2024

27

Bab 27 Pertandingan basket

15/10/2024

28

Bab 28 Kejutan

16/10/2024