icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Karena Kesalahan

Bab 4 Iri hati

Jumlah Kata:720    |    Dirilis Pada: 15/09/2024

gun dari tid

ur demi membasahi tenggorokannya. Dengan menuruni anak tangga dan mengarungi sisi-sisi gelap di beberapa ruangan rumahnya yang besar, Keira berjalan santai meski beberapa pencahayaan sengaj

prat noda darah, dan luka yang selalu berpindah-pindah setiap minggu bukan hal baru lagi. Hubungan antara kedua kakak beradik itu memang tak seindah kakak-adik kebanyakan. Setiap hari kedua remaja tersebut saling menolak eks

hendak pergi dari sana. Namun belum sempat ia melangkah, adiknya

2 siang. Kau jangan coba-coba merusak acaraku lagi jika tidak in

ng tidak mengetahui hal tersebut di sekolah karena keduanya secara kompak merahasiakan.

bilan

muda itu sampai pipinya semakin lebam. "Aku memberitahumu agar kau tak terus menerus mengganggu te

an sesukamu, aku tidak peduli, Kiv." Ucapn

caraku," Kemudian Kiv berdiri dan mendekati kakaknya. "Kalau kau sekali lagi mengganggu acaraku di sekolah, a

akan terus mencecarmu dan mengirimkan beberapa orang untuk menyeret paksa kau pulan

R

ra-pura dengan menunjukan sikap biasa saja dalam menghadapi adiknya yang akan meledakan amarah. Sebenarnya bisa saja Kiv bersungguh-sungguh menghabisi Keira jika ia terus menyinggung tentan

ang utama sejak kecil sampai sekarang. Ibu selalu membanggakanmu dan sekarang Ayah. Kau selalu dibanggakan semua

eira sama sekali. Perilakunya sebagai Ayah versi muda benar-be

bahkan terlahir sebagai anak kebanggaan Ayah. Mengesalkan sekali melihat k*parat sepertimu sudah memiliki segalanya sejak awal, tetapi kau membu

atau dua kali dalam dua bulan namun sudah yang kesekian kali. Beralaskan rasa iri hati menjadi bahan bakar yang kuat mengapa mereka memperdebatkan siapa si paling

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Karena Kesalahan
Cinta Karena Kesalahan
“Setahu Keira Kastari Naryadinata, ia hanya punya Ibu dalam 17 tahun hidupnya. Berjuang selama bertahun-tahun utnuk tetap bisa bersekolah demi bisa memberikan kehidupan yang layak di masa depan. Akan tetapi semua kerja keras Keira hancur seketika, kala Ibu pergi untuk selama-lamanya. Meninggalkannya seorang diri, melawan dunia yang mengerikan. Keira sempat berpikir kalau Tuhan pasti membencinya. Sejak dilahirkan, Keira sudah membawa kepedihan dalam hidupnya. Ia tumbuh di keluarga yang kurang bahagia. Semua karena Ayah kandungnya yang egois dan angkuh, Kastara Naryadinata. Pria yang paling ia benci itu selalu mengabaikannya dan tak pernah menganggap Keira ada, hanya karena ia seorang anak perempuan. Berbanding terbalik dengan adik laki-laki Keira yang selalu dibanggakan. Puncaknya 11 tahun lalu, Ayah menceraikan Ibu dan mengusirnya bersama Keira dari rumah. Mereka dipaksa Ayah dengan kekuatan keluarganya yang besar untuk membuat Keira dan Ibu pergi sejauh mungkin dari Ibu kota. Meskipun sudah bertahun-tahun berlalu namun rasa sakit itu tetap Keira rasakan. Terlebih sekarang ia sudah sendirian. Tuhan membencinya, kan? Namun, siapa yang Tuhan kirimkan ke rumahnya malam-malam? Ayah dan adik laki-lakinya. Ayah datang pada Keira, meminta maaf atas perilakunya bertahun-tahun lalu. Juga mengajak Keira tinggal bersamanya dan memberi harapan membangun kembali keluarga mereka meski tak seutuh dulu. Mengapa seseorang yang egois dan angkuh seperti Ayah bisa tiba-tiba mengakui kesalahannya? Apakah Keira menerima ajakkan Ayah?”
1 Bab 1 Si perundung dan gadis penolong2 Bab 2 Rahasia di atap sekolah3 Bab 3 Kepergian yang menyakitkan4 Bab 4 Iri hati5 Bab 5 Suasana pagi keluarga harmonis6 Bab 6 Anak laki-laki7 Bab 7 Penyesalan Kastara8 Bab 8 ELANG9 Bab 9 Dikejar beruang10 Bab 10 Ancaman kanak-kanak11 Bab 11 Tidak boleh merundungku!12 Bab 12 Tersesat dari jalan pulang13 Bab 13 Bersama Elang14 Bab 14 Sepupu Kiv15 Bab 15 Cantika, si gadis pemuja Kiv16 Bab 16 Bibi Siska17 Bab 17 Keluarga Ayah18 Bab 18 Makan malam keluarga 19 Bab 19 Pertengkaran keluarga20 Bab 20 Es krim coklat21 Bab 21 Api cemburu22 Bab 22 Jebakan Evan23 Bab 23 Ujian Sekolah24 Bab 24 Lemparan maut25 Bab 25 Gosip tentang Keira26 Bab 26 Jimat keberuntungan27 Bab 27 Pertandingan basket28 Bab 28 Kejutan