icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Cinta Sedalam Doa

Cinta Sedalam Doa

Penyesalan hanya datang dibelakangan waktu. Penyesalanku atas tindakannya telah memutuskan cinta pertamaku, Naira Asqalani. Cinta yang sudah 3 tahun lamanya. Kemudian aku memilih untuk menjalin hubungan dengan gadis yang baru dikenal semasa kuliah, Qirani Albanjari namanya, juniornya di organisasi. Naira jatuh sakit. Ia terpuruk dan tidak bisa menerima kenyataan bahwasannya kami tidak lagi bersama. Naira tidak bersemangat menjalani kuliah. Perkuliahannya berantakan. Nilainya anjlok. Kini aku menjalani hubungan bersama Qirani dengan harapan melangkah ke jenjang yang lebih serius. Aku berusaha sekuat tenaga membantu membuatkan skripsi Qirani agar pacarku itu cepat wisuda. Tapi air susu dibalas dengan air tuba. Selepas Qirani wisuda ia pulang ke kampung halamannya dan ia balikan dengan mantannya semasa SMP. Aku marah besar. Aku memutuskan hubungan cintaku dengan Qirani. Qirani malah senang. Aku kecewa berat, ia menangis dan bersedih. Aku mencoba mendekati kembali cinta pertamaku, Naira. Ternyata Naira sudah punya tunangan. Aku sungguh kecewa. Aku terpukul. Aku menyesal telah menyia-nyiakan cintanya Naira. Kemudian aku memutuskan merantau ke Pekanbaru karena tidak sanggup menyaksikan cinta pertamaku menikah dengan lelaki lain selain diriku. Di Pekanbaru aku memulai karirku dari nol. Aku bekerja di kantor pajak. Aku disukai oleh atasanku. Karirku meningkat dan aku mendapatkan promosi untuk naik jabatan. Banyak rekan kerjaku yang terus menggodaku. Ada Nuni, Ayu, dan Mona. Tapi aku tidak ingin pacaran lagi. Aku ingin mempersiapkan masa depan sebaik mungkin, baik dari segi karir maupun finansial. Aku jarang pulang ke kampung, Sijunjung. Aku menyuruh orang tua dan keluargaku ke Pekanbaru untuk melepas rindu. Hatiku enggan untuk menginjakkan kaki di kampung halaman. Naira telah menyakitiku dan memilih menikah dengan lelaki lain. Qirani juga telah mengecewakanku. Teganya ia kembali dengan mantan pacarnya. Waktu memang tidak berpihak kepadaku. Jika kisah ini bisa diputar ulang aku tidak ingin memutuskan Naira kala itu. Dan tidak akan pernah mencoba membuka hati untuk Qirani. Namun semuanya telah terlanjur dan aku harus menerima serta menjalani lika-liku hidup dengan kondisi apapun. Ternyata Naira gagal menikah. Reno sahabat lamaku menelepon dan mengabarkan berita itu kepadaku. Aku hanya terdiam. Aku tidak tahu harus bersikap apa? Harus berbahagia atau harus bagaimana? Aku jadi sulit tidur. Aku berjuang dengan segala apa yang aku bisa. Mendekati semua teman Naira. Meminta bantuan kepada mereka meski hanya berujung jalan buntu. Aku menemui Naira ke rumahnya. Naira bersikap dingin seperti batu es. Aku terus saja berjuang dan telah menurunkan dan menahan egoku. Aku tahu selama ini aku telah menyia-nyiakan cintanya Naira. Sudah hampir setahun aku terus mayakinkan Naira dengan keseriusan cintaku padanya. Setiap salat aku berdoa kepada Tuhan agar dilembutkan hati Naira. Aku merubah sikapku dan pandanganku terhadap wanita. Aku berupaya memperbaiki diri dan rajin salat ke masjid. Aku berdoa kepada Tuhan agar dilembutkan hati Naira. Agar Naira bisa memaafkanku dan bisa menerimaku kembali. Aku hanya berharap kepada Tuhan. Dari kejauhan aku selalu mengamati Naira. Tetapi Naira masih saja memilih sendiri. Kini, aku sudah rela Niara bahagia dengan lelaki pilihannya. Aku kini sadar telah membuat Naira kecewa selama ini. Aku seumpama mendapatkan durian runtuh. Naira membuka hatinya kembali untukku. Aku berjanji tidak akan mengecewakannya lagi. Aku meyakinkan Naira. Aku bersungguh-sungguh padanya. Naira percaya kembali padaku. Kami akhirnya memutuskan untuk menikah setelah lika-liku cinta kami yang rumit. Aku menjadi lelaki yang beruntung, meski menikah pada umur yang tidak muda lagi. Naira hamil dan melahirkan anak pertama kami yang lucu. Anak perempuan berkulit putih dan bermuka oval. Kami hidup bahagia. Karirku semakin baik. Ekonomi keluarga juga ikut membaik. Aku bersyukur bisa menikah dengan Naira. Aku yakin Naira juga senang dengan kehidupan kami. Hingga pada akhirnya kami menjadi sepasang suami istri yang saling melengkapi.
Bukan Teman Tapi Sekamar?

Bukan Teman Tapi Sekamar?

Konten Dewasa 18+ Harap bijak dalam memilih bahan bacaan! “Apa sih di dunia ini yang tidak bisa kubeli dengan uang?” kata Amanda, gadis berusia 25 tahun anak crazy rich jakarta yang memiliki stasiun televisi lokal. Dengan percaya dirinya ia bilang hal ini pada sahabatnya yang sesama orang kaya juga. “Hoaaahh! Gue suka gaya loe!” Mereka berdua tersenyum senang setelah membeli harga diri seorang pelayan dengan uang. Apapun yang Amanda inginkan bisa dia dapatkan dengan mudah tinggal menjentikan jari dan menggesek kartu berwarna hitam saja, semua beres! Hari bahagia Amanda berubah saat dia menyetujui persyaratan dari ayahnya untuk mendapatkan sesuatu. Amanda tiba-tiba pingsan dan ketika ia sudah bangun, gadis ini mendapati dirinya ada di sebuah kasur, tidur bersama seorang pria yang sama sekali tidak ia kenal. Apa yang telah mereka lakukan semalam dan sekarang dia sedang ada di mana? Amanda berakhir di pulau terpencil bersama seorang pria bernama Senja yang memiliki sikap dingin. Mereka berdua harus berakhir satu rumah, menyelesaikan misi dalam reality show yang diadakan sebuah stasiun televisi demi mendapatkan tujuan yang berbeda. Sayang, jalan tak selamanya mulus. Bumi dan langit seolah bersatu untuk menjatuhkan keduanya. Senja menjadi setengah gila karena mengurus Amanda yang tidak memiliki keahlian apa pun. Sementara Amanda frustasi karena sikap judes Senja dan ingin menyerah sejak hari pertama. Hidup satu rumah dengan orang yang berbeda 180’ membuat hidup mereka seperti di neraka. Benarkah demikian?