icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Janji Kita Hanyalah Debu

Janji Kita Hanyalah Debu

Malam itu, Rania duduk di ruang tamu yang sepi, menatap jam dinding yang berdetak pelan. Ketika Farel, suaminya, akhirnya pulang, wajahnya tampak tenang, seolah tak ada yang perlu dijelaskan. Rania hanya menunduk, menyembunyikan badai di dadanya. Ia sudah terlalu lelah mencari alasan untuk tetap bertahan. Dalam diam, Rania memutuskan untuk pergi. Ia teringat janji yang pernah ia ucapkan pada dirinya sendiri bertahun-tahun lalu - sekali disakiti, aku akan pergi tanpa menoleh ke belakang. Sejak malam itu, ia mulai menyiapkan segalanya dengan hati-hati: berkas-berkas penting, tabungan yang diam-diam ia kumpulkan, hingga surat gugatan cerai yang disimpannya di laci meja rias. Rania memberi waktu tiga puluh hari untuk dirinya sendiri. Tiga puluh hari untuk menutup bab yang telah lama membuatnya berdarah. Ia menghitung mundur, setiap hari terasa seperti detik terakhir dari cinta yang pernah ia perjuangkan sendirian. Di hari ulang tahun Farel, Rania datang diam-diam ke kantornya. Ia membawa kue, balon kecil, dan senyum yang dipaksakan. Ia ingin mengucapkan selamat, mungkin untuk terakhir kalinya. Namun langkahnya terhenti di depan pintu ruang kerja Farel. Dari celah pintu yang tak tertutup rapat, ia melihat sesuatu yang meremukkan seluruh hatinya - Farel sedang memeluk dan mencium Alena, mantan kekasih yang dulu pernah membuat Rania cemburu bertahun-tahun lalu. Kue di tangannya gemetar, senyumnya runtuh bersama air mata yang tak terbendung. Saat itu juga, Rania tahu... tak ada lagi alasan untuk bertahan.
SPEKTRUM HATI QUENARRA

SPEKTRUM HATI QUENARRA

"Kiri dan kanan. Sepasang kaki memang terlihat jalan beriringan, namun sadarkah Anda? Sepasang kaki jika berjalan tak pernah saling berpapasan. Bahkan, tak mampu untuk sekedar menyapa."-Garra Bhalendra "Tapi Anda melupakan sesuatu, sepasang kaki dialasi oleh sepasang sepatu. Saat berjalan memang tidak pernah kompak, tapi tujuannya selalu sama atau searah. Jadi, tak selamanya beda membawa petaka berujung pada perpisahan!" -Quenarra Auristela Kim. Menikah dengan orang yang kita cintai merupakan sesuatu yang wajar, tetapi bagaimana jika menikah dengan dengan orang yang sangat kita benci? Musuh bebuyutan di kampus? Inilah yang terjadi antara Garra dan Quenarra. Dua orang anak Adam yang tak memiliki perasaan sama sekali, jangankan cinta, suka pun tak pernah terbesit di dalam pikiran mereka. Tragedi itu berawal dari niat buruk Garra Bhalendra yang ingin membuat susah wanita yang sangat ia benci, yaitu Quenarra Auristela Kim dengan cara menikahinya. Perjodohan yang memang ingin dilakukan oleh kedua orang tua mereka, melancarkan aksi Garra tersebut mempermudah niatnya. Namun, Quen sudah memiliki seorang kekasih beda agama yang bernama Eder Shadrach. Kisah mereka bertiga pun dimulai, Quen tak dapat menolak lamaran Garra lantaran sayangnya kepada Tuan Daud, seorang single parents yang mengurus Quen dari kecil. Tetapi dibalik itu semua, ada sisi lain seorang Garra, sikapnya yang dingin ternyata menyembunyikan sebuah kisah rahasia di masa lalu bersama seorang wanita. Begitu pun dengan Eder, dibalik niat yang kuat untuk berpindah keyakinan muncul konflik yang membawanya pada perubahan. Apakah sebenarnya rahasia dari seorang Garra? Mampukah Quen bertahan dengan kehidupan pernikahan tanpa cinta? Konflik apa yang membawa perubahan pada Eder nantinya? Semuanya akan terjawab pada kisah spektrum hati Quenarra.
BECOME YOURS

BECOME YOURS

Jomblo ngenes! Mungkin adalah istilah yang cocok untuk Rayya saat ini. Ditinggal nikah pas lagi sayang-sayangnya. Tanpa kabar pula! Tapi ternyata kisah sial di hidup Rayya nggak sampai di situ aja. Nyatanya, suatu malam ia memperburuk semuanya dengan mabuk di helidek kapal pesiar perusahaan tempat ia bekerja, dan berakhir di kamar seorang pria asing. Well, bukan benar-benar asing sebenarnya. Lelaki itu adalah CEO perusahaan mereka, Lydon Zimmerman. Lelaki sinis, bengis, perfeksionis, dan … oh, ntah sematan apa lagi yang cocok untuknya. Intinya dia kejam! One night stand kala itu membuat Rayya terjebak dalam ikatan pernikahan tanpa cinta! GILA! Bagi Lydon, Rayya hanyalah sosok yang tepat untuk dijadikan boneka. Atau mungkin mesin pembuat anak! Pernikahan itu akan menjadi mimpi buruk bagi Rayya, apalagi hati Lydon masih terikat dengan kisah masa lalu. Parahnya lagi, wanita itu kembali hadir di tengah-tengah mereka, menggoyahkan bahtera rumah tangga yang masih seumur jagung. Mematahkan hati Rayya untuk ke sekian kalinya hingga remuk redam.  Memendam rasa yang mulai timbul di hatinya membuat Rayya menelan pil pahit dari cinta yang bertepuk sebelah tangan. Walau seluruh dunia mendeklarasikan restu, jika cinta tidak untuk Rayya, masih mukinkah mereka bersama? Atau ... haruskah Rayya memilih berpisah, dan merelakan anak yang dikandungnya menjadi milik keluarga Zimmerman? jangan lupa ikuti IG @deenushur_circle yaa ❤️
Cinta Sendal Jepit

Cinta Sendal Jepit

Amara, begitulah teman-teman memanggilku. Lahir dari keluarga yang tidak baik-baik saja. Mama pergi entah kemana sedangkan papa sibuk dengan kehidupannya sendiri, tanpa memikirkan perasaan anak sematawayangnya ini. Sejak keduanya berpisah, hidupku semakin tak karuan, papa menikah lagi dengan seorang perempuan yang jahatnya tingkat dewa, bahkan mungkin lebih. Entahlah …. Hingga semua ini membuat aku lebih senang berada di luar rumah. Cerita hidupku justru sedikit berwarna ketika lelaki bernama Agung datang dan memberi cinta. Kami bertemu dengan tanpa sengaja, ketika aku berusaha lari dari kejaran polisi. Salahku juga sih, hanya karena tak ingin terlambat datang ke acara reuni, aku sampai melupakan kelengkapan berkendara. Agung datang disaat yang tepat, ketika aku membutuhkan pertolongan. Tadinya kupikir permasalahan ini sepele dan akan segera selesai ketika motorku menyala, namun tak disangka ternyata dua orang penjaga keamanan di desa tersebut memergoki kami, mereka mengira kami berbuat hal yang tidak diindahkan. Akhirnya, kami pun dibawa ke balai desa setempat, dari sini semuanya menjadi rumit.Tuduhan yang tidak kami lakukan membuat kami dipaksa untuk mematuhi adat desa ini, yakni menikah. Pernikahan dadakan pun dilakukan, rasanya semua ini seperti mimpi. Hidupku jauh berubah, lelaki yang bernama Agung ini justru pasrah menerima keadaan. Hari demi hari kami lalui dengan ketidaknyamanan. Hingga suatu hari, ada perasaan lain yang muncul di hati. Perasaan yang sulit kumengerti maknanya itu semakin merajai hati. Sayang, justru karena perasaan inilah, petaka datang silih berganti hingga dalam keadaan mencekam dan tak bisa kugunakan otak untuk berfikir sebagaimana mestinya. Aku dan Agung pun saling menguatkan satu sama lain, hingga perjuangan kami berdua menemui titik terang. Ternyata benar kata pepatah, perjuangan tidak akan pernah menghianati hasil. Hingga cinta itu benar-benar datang tanpa halangan apapun. Layaknya di negeri dongeng para putri, aku pun merasakan cinta dan kebahagiaan sejati, aku dan lelaki bernama Agung pun hidup bahagia.