icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dark in Antares City

Bab 9 Kenangan Masa Kecil.

Jumlah Kata:1360    |    Dirilis Pada: 22/12/2022

ju kencang, terlihat empat orang tengah terduduk den

selain mereka berempat, ditambah cahaya lampu yang terus berkedi

a yang merah menyala membuka p

mangsa." suruhnya kepada teman-teman

orang yang tengah terduduk itu sembari ma

gan mereka, yang seakan-akan mereka t

apa kalian mempunyai kata-kata terakhir?"

camannya itu yang seolah-olah m

Eaters itu pun terus berteriak melay

orang itu berdiri lalu memegangi sebuah

g melakukannya." tiba-tiba oran

" tanya Lisa yang tenga

cecunguk ini sendrian." Rio berdiri

ang berdiri di paling

ia pikir dia bisa membunuh kita

ters yang tengah berdiri

g tengah berdiri di depannya tiba-tiba menghilang dari pandangannya, dan yang paling mengejutkannya lagi

lu terjatuh karena seakan-akan tidak

kelilingi para teman-temannya t

i.

i.

?" berjalan mundur de

alu dengan cepat menusukkan ujung pedangnya tepat masuk ke dalam mulutnya

dimohon kepada para penumpang yang h

u keluar kereta melewati genangan darah

apa langkah

ra

Dany terjatuh dan

an

endorong-doro

***

berjalan di tengah-tengah ker

yak orang disana pun terlihat saling menawarkan harga, dan tidak sedikit diantara mere

o penasaran karena menatap orang-orang di pasar itu terlihat sangat t

nya kepada p

ng disini tidak takut

eberapa tahun ini aku t

rapa

arga disini tidak pernah mendeng

alasannya?, padahal di beberapa daera

banyak orang disini mengatakan bahwa kelompok yang ber

banyak sekali menyajikan teori-teori konspirasi tentang kelompo

alah bagaimana kelompok itu bisa mengalahkan para Domifirt disini? Apakah mereka juga mempunyai pedang kh

***

ah sakit Anta

h pintu berwarna putih lalu meneka

Rio menghampiri Dany yang ten

adar, namun dokter bilan

nggal, mungkin perkataan dokter itu

lastik lalu melihat-lih

gomong dim

rlihat Lisa tengah terduduk sendirian di sebuah tama

uangan itu dan berjalan menghampiri

dia tidak akan kenapa-napa." ucap Rio

a." suara lembut Lisa menoleh kepada Rio

kenapa wajah kamu ter

menepuk-nepukan tangannya k

dudukla

pa katanya dan dud

n itu?" Lisa menunjuk awan y

awan itu mirip se

rip bunga mawar, malah

jelas itu berbentuk bu

dimana tangkainya coba

u es krim, mana corongnya?" Rio

ah-olah Rio telah melontarkan sebuah lelucon. Rio han

nkan olehku dan Dany waktu kami

di pagi hari, menurutku awan itu mirip seperti sebuah laba-laba namun, p

njang hingga tengah malam, sampai suatu saat Dany me

y dengan senyumnya mengatakan b

inan itu, lagi dan lagi kakek Henry ters

n yang sama, kami berdua pun bertanya kepada kakek, 'k

tahu jawabannya karena setiap pagi aku tidak melihat awan itu' mend

ngan itu." senyuman Lisa den

pun tersenyum kepad

mbali kok, syok seperti tidak ber

a-tiba Lisa me

ini aku lupa mem

ksudmu?" tat

kakek Henry membeli bahan makanan, umurku pada saat itu masih berusia 8 tahun, aku t

g seorang anak kecil di belakangnya, kakek pun memb

aat itu ia telanjang dada yang hanya memakai cel

elama beberapa hari, dan kam

nya, Dany hanya menatapk

any menatap awan dengan mengangkat t

a lalu mengatakan, 'Awan itu mirip laba-

esi dan akhirnya juga ia mengatakan sesuatu 'bukan, itu bukan laba-laba itu

sli Dany atau dari mana

namun sekarang aku tidak peduli dari mana dia berasal atau siapa keluarganya, yang jel

tu, namun seketika senyuman di a

keras suara Dan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dark in Antares City
Dark in Antares City
“"Eaters" begitulah orang-orang menyebutnya. Tidak ada yang tahu pasti, mengapa makhluk mengerikan seperti mereka diciptakan. Mereka memiliki ciri fisik sama persis seperti manusia biasa, namun ketika hari mulai menjelang gelap mereka menunjukkan wujud aslinya, mata merah menyala degan taring yang hampir mengenai dagu serta dengan cakar kuat dan tajam dapat dengan mudahnya mengoyak-ngoyak tubuh manusia. Para ilmuan mengatakan mereka mengonsumsi daging serta darah manusia sebagai minumannya, sehingga terpaksa membuat umat manusia bersembunyi ketika gelap mulai datang. Suatu malam di rumah kecil seorang pria kecil bernama Rio Rosswel yang sedang tersembunyi di dalam lemari melihat badan ibunya tengah tercabik-cabik oleh para Eaters, Rio menahan gemetar tubuh dan deras air mata yang tak kunjung berhenti menetes. Namun di tengah-tengah kesedihannya Rio perlahan mengusap air matanya lalu mengerutkan dahi, dan mengatakan sesuatu di dalam hatinya, "AKU BERSUMPAH AKAN MEMBASMI PARA EATERS."”
1 Bab 1 Rio Rosswell2 Bab 2 Kemunculan Eaters.3 Bab 3 Kebenaran Tentang Kota Antares4 Bab 4 Pelatihan5 Bab 5 Sisi Gelap Desa6 Bab 6 Kebenaran Terungkap7 Bab 7 Perpisahan Yang Mengejutkan.8 Bab 8 Alasan Sang Kakek.9 Bab 9 Kenangan Masa Kecil.10 Bab 10 Lost Grace.11 Bab 11 Kelompok Slayer.12 Bab 12 Lily13 Bab 13 Dany Helliant14 Bab 14 Menjadi Bagian Kelompok15 Bab 15 Tugas Pertama16 Bab 16 Penyamaran17 Bab 17 Kasino18 Bab 18 Nightmare19 Bab 19 Perubahan Aneh Dany20 Bab 20 Penyesalan21 Bab 21 Menuju Penyelamatan22 Bab 22 Lost Grace Misterius23 Bab 23 Pria Misterius24 Bab 24 Flashback Gladius 25 Bab 25 Kakek Henry26 Bab 26 Awal dari sebuah pertemuan27 Bab 27 Kehancuran Gladius28 Bab 28 Mengetahui Yang Sebenarnya29 Bab 29 Penyesalan30 Bab 30 Tujuan Baru31 Bab 31 Kebenaran Aldia32 Bab 32 Menuju Pertarungan Besar