icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Berdamai Dengan Takdir

Bab 6 Murid Baru

Jumlah Kata:1018    |    Dirilis Pada: 05/07/2022

kan ha

mua keperluan Leo untuk ber

dirinya sudah tidak memikirkan lagi pendidikan, baginya percuma karena nyatanya, ayahnya saja yang sudah ber

di mau tidak mau dirinya harus bersekolah, walaupun sebenarnya ia malas

a sambil memastikan apakah anaknya

seragam barunya yang walaupun sudah dicuci namun ba

diilangin ya baunya?" keluh Leo yang sed

sih sedikit bau kain, kamu pakai

hnya selingkuh itu karena saat mau mencuci baju ayahnya, Sabrina mencium bau minyak wangi lain di bajun

ut membutuhkan wangi-wangian di badannya, dan ya

bu," bal

menggambil kunci mobilnya di kamar. Sabrina tersenyum set

o

sek

i sabtu, hari di mana dirinya tidak akan melakukan kegiatan

ka dong!" teriak salah s

dia juga kesel. Sudah mengerjakan dengan pusing ria eh temannya tinggal menyalin. Namun, dengan begitu Alena selalu merasa ti

a anak baru, dia laki-laki dan cakep banget!"

nya lagi sambil melempar sebuah pengh

empar-lemparan ya," ucap Igo y

a, tapi emang ada

ena lagi melihat mereka yang ribut sendiri. Menganggu kegiatan Alena yan

bil menyentil kening Alena. Hampir satu kelas juga pasa tahu dengan gadis yang serba petakilan itu

ti biasanya, yaitu menjulingkan

matanya, baru tau rasa!" ucap Lola kesal saat me

sampai itu terjadi," ucap Alena sambil bergidik. Lola hanya bisa tertawa saja melihat kelak

ya Len?" tanyanya sekali lagi pada Alena

sama rupanya,

suka lagi," goda Lola lagi. Temannya

dijaga," jawab Alena santai itu membu

terkejut menden

i manis." Mengingat siapa orang itu memb

kalian aja lo jilatin, biar leb

lena langsung memukul Lola. Bisa-bisanya

ap lagi kepada Alena, "Ngedengernya ata

sudah tidak tahan ingin me

sung berlari menghindari Alena, sementara Alena yang tak mau merasa lelah, lebih m

yang sudah mulai ngos-ngosan. Dia pun meng

eet te

eka yang sedang menyalin PR langsung menyalin se

na dengan cepat langsung menggambil setengah tumpukan buku tersebut agar Pak Gito lebih mudah membawanya.

a sekali," ucap Pak Gito pada Alena se

b Alena seraya menampi

membuat sedikit kebisingan di kelas. Pak Giro pun langsung meny

Alena. Alena kamu silahkan duduk, terimakasih sudah memba

n kalian dengan teman ba

osong yang pasti nanti akan digunakan anak baru tersebut, jadi Alena h

ohkan dengan seorang laki-laki, sang siswa baru yang masuk begitu saja. W

t, karena dirinya baru saja selesai menaruh handphone di tas

yang kemarin," gumam Alen

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Berdamai Dengan Takdir
Berdamai Dengan Takdir
“Seperti hangat mentari dan dinginnya embun, Alena dan Leo sangat berbanding terbalik bagai bumi dan langit. Alena penuh dengan kehangatan dan keceriaan. Tetapi Leo sangat diam dan tak peduli. Jatuh cinta membuat Alena menjadi cewek paling heboh. Tapi Leo tak menyukai itu. "Sikap lo itu nggak etis. Lo pikir dengan cara sok akrab ke gue, gue bakal suka sama lo? Nggak akan pernah." Sederet kalimat itu membuat Alena terpukul. Patah hati atas cinta pertama membuatnya mengikuti sikap Leo. Diam dan tak percaya diri. Perubahan atmoster antara mereka membuat Leo menyesal. Merasa kehilangan. Akankah benci benar-benar menjadi cinta? Atau hanya sebatas kehilangan sosok yang selalu ada?”