icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Berdamai Dengan Takdir

Bab 2 Kejadian Tak Terduga

Jumlah Kata:1084    |    Dirilis Pada: 05/07/2022

ntah mengapa dirinya terus saja merasa khawatir tidak jelas, firasa

si?" gumamnya sambil menggaru

an yang tidak enak, padahal tadi sebelum berangkat kerja dirinya merasa baik-baik saja. kenapa jad

emilih untuk mengabaikan perasaan tersebut, lagipula selam

yak, dirinya sebisa mungkin untuk mengabaikan perasaan ter

aha fokus pada peke

o

sesuatu dari Alena, tapi sekarang karena ia merasa tidak enak untuk berta

ena sebagai simpanan bulanan, tapi dirinya lupa meminta nomor tersebut pada Alena, namun seingatnya Al

irinya tidak juga menemukan buku tabungan Alena, sempat Sabrina berpikir mungkin Alena me

nya, di mana dia nyimpennya ya?" gumam Sabrin

di, tiba-tiba saja Sabrina memiliki pikiran untuk mencari buku tersebut dia

ersebut, dirinya berpikir mungkin saja Alena menyimpan buku tabungannya di dalam map tersebut,

ca surat kontrak setelah menikah yang d

n, perlahan Sabrina mulai sulit untuk bernapas, sampai akhirnya dir

o

pikirannya sudah kacau dan itu selalu tertuju pada ibunya, Alena langsung mene

g berjalan karena pikirannya yang tiba-tiba kacau, ia juga berka

untuk izin kepada atasannya, dirinya tidak peduli tentang pe

pamit Alena sambil menunduk berharap atas

inkan untuk pulang, lagipula hari ini tidak ada pekerjaan khusus yang harus dikerjakan oleh se

karena ibunya tidak juga menjawab teleponnya,

aku sedang j

uli dirinya langsung pergi begitu saja meni

o

suk ke dalam rumah dan mencari ibunya ke seluruh ruangan, betapa shoc

a-tiba terasa lemas dan tak bis

yang belum sepenuhnya terjatuh ke lantai. Alena langsu

ng lari mendekati ibunya yang

at dingin, "Ibu Leo udah pulang bu," uc

tap di rumah dan tidak pergi bekerja hari ini, seharusnya ia menemani ibunya berbelanja,

yang saking tidak kuatnya menahan s

nya harus dihadapi dengan situasi yang tidak pernah ia bayangkan

o

, keluarga Alenapun telah datang setelah dikabari oleh Leo dan mereka turut berduka cita

sekarang belum sadarkan diri, namun Bastian dan Reyna meminta Leo untuk fokus t

ang kepercayaan ibunya, jadi ia juga tidak ingin sampai terjadi sesuat

bunya, dari dimandikan sampai disholatkan, semua ora

dimakamkan saat malam hari. Saat semua orang mau mengiring jenazah k

Leo pada laki-laki yang saat ini bahkan

ang sedikit merasa sedih, karena mau bag

"Masih berani anda mengatakan

aimanapun dirinya tetap ayah Leo, meski

an dengan cepat memegang tangan Leo agar menantunya itu bisa menetralkan dirinya, terlepas dari apapun

anjutkan perjalanan sampai ke makam ibunya. Mereka akhirnya melanjutkan perjalanan, sedangkan Jord

o

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Berdamai Dengan Takdir
Berdamai Dengan Takdir
“Seperti hangat mentari dan dinginnya embun, Alena dan Leo sangat berbanding terbalik bagai bumi dan langit. Alena penuh dengan kehangatan dan keceriaan. Tetapi Leo sangat diam dan tak peduli. Jatuh cinta membuat Alena menjadi cewek paling heboh. Tapi Leo tak menyukai itu. "Sikap lo itu nggak etis. Lo pikir dengan cara sok akrab ke gue, gue bakal suka sama lo? Nggak akan pernah." Sederet kalimat itu membuat Alena terpukul. Patah hati atas cinta pertama membuatnya mengikuti sikap Leo. Diam dan tak percaya diri. Perubahan atmoster antara mereka membuat Leo menyesal. Merasa kehilangan. Akankah benci benar-benar menjadi cinta? Atau hanya sebatas kehilangan sosok yang selalu ada?”