icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

GREET'S WILDEST DREAM

Bab 6 Memories

Jumlah Kata:1052    |    Dirilis Pada: 04/07/2022

On - Four

u heran. Napasku berpacu seolah oksigen terbatas untuk dihirup. Setelah anak tangga terakhir langkahku melambat. Aku berjalan pelan me

at ada empat puluh kepala menen

ping meja dosen, menurunkan kacamatany

t dengan perlahan sambil menelan saliva dengan sus

nya. "Lima belas menit! Lain kali saya tidak akan toler

amping deretan kursi. Seorang gadis dengan ek

o." bisik gadis b

terlepas, aku membawa cukup banyak buku untuk kuliah ha

up dingin, rasa panas setelah berlari dan m

naiki kempes ban di setengah perjalanan menuju kampus, a

ertama kuliahku berakhir. Aku membereskan buku, kesal karena sejak t

berikutnya ja

tra dan Judith, sahaba

a nih?" t

mi ah ..."

ent. Suara deru motor besar terdengar, kami bertiga memekik kala motor itu melaju cepat seolah hendak menabrak

iran kok ngebut!"

dith. Dan aku hanya mendengu

asli Surabaya, yang merantau untuk kuliah di B

ng, si Judes

cowok bertubuh kurus itu. "Awa

wok bernama lengkap Danang Darmawan. "Lo ja

nya Kenneth Laswijaya, anak konglomerat asli Medan. Kami biasa memanggilnya KenTa alias

alan bak model membuat beberapa cewek yang ada di kantin

duk di samping Kenta

a ya?" Citra langsung bertanya dengan sewot da

n mencolek ujung dagu Citra

.." Citra mengusap kasar

emudian menata

ing saat merasakan pipiku menghangat. Aku

kan apa

u menoleh ke arah papan tulis besar ditengah, membiarkan kedua sahabatku memesan terleb

banyak Greet, tar mal

aku. Beberapa pasang mata mendelik tajam membenciku. Tapi aku ti

berjanji akan membiarkan aku gant

padanya. Aku tidak tahu kapan perasaan itu mulai muncul, mungkin saat kami sering pergi bersama. Perhatiannya yang membuatku jatuh cinta. Dia seolah

hbac

*

a ... mas .

a dengan perlahan. Pria berambut setengah botak itu menoleh

a." Dia membukakan jendela di bagian pintu belakang penumpang, dan

u tersenyum masam

senyum lalu membukakan p

bersandar dibahu Tristian, dan kepalanya bers

i? Dan ... Aku menatap nanar tangan chubbyk

ga sad

ba, kasihan dia pasti bangun dalam kead

in kasiha

gga kepala pria itu terjatuh dan

jahnya. "Udah sampai mana kita?" tanyan

harap tidak ada air liurku

an garasi. Tanpa basa-basi

gucapkan terima kasih pada pak supir sambil menyerahkan selembar uang seratu

a. Cukup sampai hari ini dulu perasaanku jungkir balik. Aku belum bisa me

Mama dan Papa sudah tidur. Aku langsung

dengan sakit hatiku atau karena terbayang tatapan ma

uhan

t

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
GREET'S WILDEST DREAM
GREET'S WILDEST DREAM
“Zona Gerah 21+!! Bijaklah dalam membaca cerita ini ... Greet, seorang gadis polos yang selalu insecure dengan tubuhnya yang gemuk, tidak menyangka akan bertemu kembali dengan cinta pertamanya saat di bangku kuliah, Tristian Delmar. Kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka disaat jelang wisuda, membuat hubungan mereka merenggang. Empat tahun kemudian, Greet tidak bisa menolak kembali kehadiran pria itu saat dia pindah kerja dan menjadi anak buah Tristian. Disaat yang sama sahabat sekaligus senior Greet, Luna, justru menjadi calon tunangan Tristian, membuat Greet semakin enggan menerima kenyataan jika perasaannya pada Tristian masih ada. Akankah akhirnya mereka bisa saling jujur tentang perasaan satu sama lain dan akhirnya bersama? Atau justru Greet merelakan Tristian untuk bersama Luna?”