icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjebak Cinta sang "Mantan"

Bab 3 Serba salah!

Jumlah Kata:1335    |    Dirilis Pada: 28/06/2022

th tub menuju kamar. Sedikit berjalan sempoyongan lantaran kakiku mulai keram dan kaku. Terpincang-p

a. Leher, tengkuk, dada, perut, ternyata banyak sekali Jaden membuat kepemilikannya. Lalu di selangkangan dan .

san aku beringsut ke tepi ranjang hendak kuraih ponselku di atas nak

ambil mengedarkan pandangan s

irkan dengan nada seperti apa aku harus mengatakan sesuatu. Men

?" ucapk

h dengan aman?] t

ku lalu mencebik, "ya.

aden sontak membuatku bangkit, ta

dan menarik nafas, "Suamiku ada di rumah, ja

nya membuatku menjambak r

menyulitkanku,"

k ada, aku sudah pesankan bubur untukmu sar

ai dengan mudah. Aku baru saja menggali kuburanku sendiri, dan bersiap dikubur hidup-hidup. Sejauh ini hidupku nyaman dan tenteram, selain kekurangan

m sampai aku menuruni anak tangga, pintu rumahku diketu

ik

kubuka setelah mengucapkan terima kasih pada abang gojek yang mengirimnya. Gegas aku duduk di ruang tamu lalu menyendok bubur

ur memeluk wanita dengan kacamata

Meski sudah kulakukan dengan segala cara pendekatan sebisa mungkin. Aku dan dia seolah terhalang garis batas yang dibuat ol

a kujawab, aku sibuk merapikan bantal di atas sofa lalu mempersil

r Ana bawakan m

" tambahku lalu menutup bungkus bu

a wanita itu

u gak masak?"

Ana lagi gak enak

sambil menunjuk bungkusan bubur ayam y

mamku dengan senyum

ri kamu harus berbakti dengan menyiapkan makan dan minumn

ndisi apa pun? Memangnya lelah putranya itu untukku? Ya tuhan. Andai dia tahu Rafli bahkan sudah tak tahu menahu tentang SPP anak-anak, jangankan bayar listrik atau beli

di ruang tamu utama setelah mengatakan bahwa ak

nya kasih kamu saran sesama perempuan saja. Jang

apa yang akan aku lakukan jika terus duduk di sampingnya? Toh hanya memperhatikan d

aksakan dengan nada sebiasa mungkin. Dia hanya mengangkat al

harus selalu berusaha mencintainya sepenuh hati. Ya walaupun jujur saja jika melihat tingkahnya, nada bicaranya, dan gayanya

skan tubuhku lagi ke atas ranjang King size dengan seprai lembut dan dingin kesayanganku itu. Menggesek

perlahan. Sontak aku bangkit mengucek mata lalu memicingkannya. "Mas Rafli?" gu

kamu malah tidur d

" jujurku. Toh memang aku m

run dari ranjang

uy

esuap bubur tadi. Aku menoleh melirik jam dinding. Pukul satu siang. Pantas

capku, mas Rafli hanya

g di ranjang sambil memainkan gawainya, a

ai di tangannya. Tanpa sadar aku menggeleng pelan. Entah apa yang ia lakukan

antai di bawah, aku mengedarkan pan

mana dek?

ya seadanya. Aku hanya ber oh l

nya gak tau anaknya kemana," ujar

ya yang masih mengomel soal Raffa yang usianya menginjak masa remaja, pergaulan, pac

memang selalu tersedia di kulkasku. Siapa lagi yang menyiapkan semua persediaan itu kalau bukan Jaden. Bahkan ia sudah berl

tiba-tiba Raffa datang

basa-basi. Sontak aku kaget lalu mengangk

main ke rumahnya boleh ga

n namanya seperti Raffa. Dengan tan

geknya sambil menaruh gaw

t dengan orang itu," ucapku seol

dia mah, seru orangnya. Baik b

nenekmu ya. Gak baik, nanti malah sa

eyakinkan, dengan telunjuk di

wa kecil sambil menutup mulut tiba-tiba mama Wardah da

ih?" tanyanya dengan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjebak Cinta sang "Mantan"
Terjebak Cinta sang "Mantan"
“Warning! 21+! Bijak dalam membaca! Juliana Kiehf yang memimpikan pernikahan yang bahagia, dengan suami yang mencintai dan menjaganya, justru terjebak dalam pernikahan yang lambat laun melenyapkan kebahagiannya. Kedatangan Jaden Kahfi mantan kekasihnya membuatnya semakin memantapkan diri untuk berpisah dengan Rafli sang suami. Kedua putranya yang sudah beranjak remaja, pun ikut serta mendukung perceraian Juliana dan ayahnya Rafli. "Dalam ikatan, aku memang milik orang lain. Tapi hatiku, masih untukmu, selalu, selamanya," ucapnya pasti. Saat ikatan suci yang terikrar penuh janji, tak mampu menandingi ikatan cinta yang abadi di hati, perselingkuhan pun rentan terjadi. Apakah Juliana mampu mempertahankan pernikahannya seperti harapannya? Atau melepasnya demi kebahagian yang selalu ia idamkan.”