icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

RAHASIA SANG BODYGUARD

Bab 8 RIP CURRENT

Jumlah Kata:1645    |    Dirilis Pada: 10/06/2022

ang sekarang menjabat sebagai sekretaris Nara menggantikan Dirga sang manag

et. Urusan hidup dan m

s cantik di dalam mobilnya yang terparkir di mall tempat Anne kebetulan belanja. Dan kebetulan yang menyebalkan untuk Dirga, sebab pada saat di

sung memutuskan tanpa kompromi. Dirga mengumpat dalam hati. Dasar Medusa! Siapapun y

ooftop kantor. Dirga penyuka salted caramel latte, Anne yang dari du

ak datang lagi ya?" Anne yang paling susah mengingat nama panjang seseorang, se

ain, dan si Tania sudah difasilitasi untuk

k ganggu kamu lagi

gian udah lama banget kejadiannya. Sudah hampir tig

duwidnya yang tak berseri itu, kok bisa segitu mudahnya bertekuk lutut cu

ang cuma segede kamar mandinya ini, sendiri loh ya.. Sen-di-ri. Bukan bayar orang suruhan untuk ngulik infor

sayaaahh.." jaw

lesai tepat waktu, semua proses maupun hasil bedah klien hasilnya bagus, no complain, pundi-pundi

ra. Sekarang roda lagi di atas. Bisa jadi ini buah dari kesabaran dia se

n kata-kata Anne. Bukankah ini terlalu tenang? Dan bukankah biasanya se

permukaan air yang terlihat tenang, namun kekuatan arus baliknya sangat kuat. Siapapun yang berenang di san

n yang nantinya justru akan menyeretnya dalam masalah besar? Nara menepis pik

a nganterin Anne. Kamu sendir

ku udah sering

nin, Ra. Ibu udah buat ja

Udah sana kamu jalan aja,

u ada apa-apa

a mengacun

dia harus sampai di gedung tempat klien mereka membuat janji temu. Nar

ng. Profitable, meminjam istilah Dirga. Tahun lalu, pasangan muda ini sudah pernah konsultasi di kantor Nara. Tapi hanya

rinya sudah mengosongkan jadwal. Mereka ingin melakukan bedah plastik secepatnya dan tanpa

obilnya saat pon

al

lepon penting dan karena sesuatu hal, sambungannya terputus. Bena

al

berdering lagi. Lima detik.. sepuluh detik.. lima belas detik..

agi. Nomor berbeda lagi. Nara segera menjawab. Tapi lagi lagi sambun

dinaikinya, dan hanya mereka berdua. Nara mulai waspada. Lantai berikutnya, masuk lagi dua pria be

ekilas melirik Nara. Dengan sigap Nara merogoh tasnya dan mengumpat

arah Nara. Nara mulai ketakutan dan berusaha menggapai to

ada di gedung ramai di kawasan pusat kota. Ada CCTV dan petugas keamanan kalau terjadi apa-apa. Nara membatin me

ng

menjulang dengan jaket coklat gelap i

iga pria sebelumnya mendadak keluar. Nara sangat yakin tadi mereka tidak menekan tombol, da

lantai lima belas dan tujuh belas. Tidak satupun dari mereka yang men

u mereka kembali saat dia sendirian? Mau lapor ke petugas? Bagaimana ka

ng

n level waspada. Ternyata pria tinggi ini keluar. Nara tanpa pikir panjang men

Nara. Jangan-jangan ini cuma jebakan? Nara lan

Faira, say

ra saya kurang jelas, saya lagi di bandara." jawab Fai

rhenti. "Bu Fai

ara, ini saya harus keluar dulu, boleh di

g. Nanti biar saya saja yang telepon ibu

berjanji bertemu dengan Nara malam ini? Nara melempar pandang ke sekelilingnya. Banyak oran

pasti sudah di pesawat. Nara beralih menelepon Dirga. Terdengar nada sambung, tapi tidak d

ra benci memakai stiletto. Sial! Kalau tau begini, aku mana

emudian langka

biru gelap. Seketika Nara berputar balik dan berlari

a lemparan Nara dan yang lainnya tetap mengejar. Jarak mereka semakin pendek. Nara kemudian merasakan bahunya di cengkeram dari belakan

ggunakan stilettonya mengenai kepala pria itu. Tapi sia-sia, t

as paksa cengkraman pria penyerangnya. Pria itu melayangkan tinju

masuk ke mobil dan melarikan diri. Oran

rkejut, panik, masih m

h mobil berhenti

U NGGAK

GAAA

kan? Ayo kita pergi sekarang! Kita nggak tau mereka itu

i, G

kamu nanti ak

gas dan pergi secepat mungkin. Sementara Nara terus menoleh ke belakang. Bukan. Nara bukan mengkhawatirkan mobil

. Hanya sebelah stiletto berwarna maroon tergeletak di sana. Di sampingnya, sebuah benda kecil keemasan tampak be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
RAHASIA SANG BODYGUARD
RAHASIA SANG BODYGUARD
“Ini bukan cinderella story, apalagi cerita tentang perempuan lemah yang selalu dihianati. Ini tentang perempuan tangguh bernama Kinara. Hidupnya berubah layaknya film horor setelah diancam dengan segala bentuk intimidasi dan teror. Nara akhirnya mencari bodyguard. Adalah Satria, pria yang tak sengaja terpilih untuk mengawalnya. Sosok pria nyaris sempurna yang mampu membuat siapa saja jatuh hati hanya dengan sekali tatap. Tapi Nara menolak tertarik hanya karena ketampanan pria. Kata Nara : jangan menikah dengan pria tampan. Sebab semakin tampan seorang pria, semakin mudah ia memperdaya. Sementara Satria terus mencari cara membuat Nara jatuh cinta. Namun lama kelaman banyak hal misterius mulai terkuak. Satria menyimpan banyak rahasia yang membuat Nara takut padanya alih-alih jatuh cinta. Puncaknya, identitas Satria terbuka. Nama sebenarnya adalah Ghazi Ammar Fahrezi. Dan pria itu terhubung langsung dengan trauma masa lalu Nara. IG : @zifikani”