icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Escape

Bab 2 Escape: 2

Jumlah Kata:2133    |    Dirilis Pada: 03/04/2022

mua seakan berlari dengan cepatnya. Emily dengan kesibukan di setiap harinya. Beberapa hari telah berlalu tanp

ah tidak terbayangkan lagi baginya bagaimana ia akan melalui harinya. Hanya

lepas dari lamunan. Emily terkejut dan berusaha untuk tersenyum, membalas senyuman t

angsung berjalan menuruni tangga menuju pintu keluar dan tak lama kemudian sebuah taksi terlihat menepi, tanpa

seorang pria sambil berla

Wanita cantik tinggi semampai dengan tampi

n dokumen yang menggunung. Pekerjaan yang sudah menanti, dokumen yang nyaris memenuhi meja ke

di hadapannya. Pria itu tampak serius, tak terpengaruh dengan suara tu

pul diletakan di atas meja. Lengkap dengan sebungkus keci

mbil mengangkat wajahnya sebentar sebe

menelepon dan menanyakan Anda." Sang sekretaris menjelaskan pa

emindahkan dokumen di tangannya sebel

g menjawab, ia m

ir," jawab Anna. Keduanya saling menatap satu sama lain. Ethan mengangg

ya lakukan untuk

i-nya. Ethan menoleh untuk menatap Anna yang menjulang d

kembali ke mejamu. Terima kasih," imbuh Ethan ramah dengan seulas senyum. Anna Br

etik demi detik.

ya banyak mendapatkan proyek yang berhubungan dengan keamanan, mulai dari kepentingan pribadi layaknya pesohor dunia hingga keamanan negara

ankan penyelenggaraan Notting Hill Carnival yang tersisa beberapa bulan lagi.

dalam kategori pria tampan di sebuah majalah, kisah asmara yang tidak pernah terkuak. Mereka hanya tahu, Ethan seorang pria playboy. Berganti-ganti pas

as mejanya. Ia tampak mengernyitkan dahi sambil menatap dokumen di tangannya. Rasa

k ada yang terlewatkan. Pikirannya melayang, jauh menembus batas. Dokumen yang diterimanya saat ini, yang sedang

..baiklah," ucapnya

annya. Bagai glester dingin yang membekukan dirinya. Ethan beranjak dari duduk, berjala

sambil memberikan secarik kertas berisi deretan angka yang dit

Anna menerima tuga

bil tersenyum dan ke

orang diri ia duduk di sebuah kursi, ia telah membersihkan wajahnya dari serangkaian polesan kosmetik yang menyiksa bagi kulitnya. Sementara menanti hasil kerjanya h

ngan napas yang nyaris tersedak, dan mata membulat mendapati Alec menjulang di hadapannya. "Kau---" ujar Emily dengan ekspres

g tak jauh dari keberadaan Emily. Jeda sesaat saat Emily meng-hela napas

njang tenggorokan nya. Terasa menenangkan, meletupkan setiap saraf di tubuhnya se

tkanku," kata Emily

setelahnya.

menatap sampai pandangan mata Emily mendapati sebuah kamera di tangan Alec dengan tali yang menggantun

k Alec tersenyum puas meski ia belum mengatakan apa pun, dan itu membuat Emily menatap

elum Emily mendorong bahunya dengan bahu Alec, kemu

rius. Kau bisa lihat

ekurangan dan kelebihan dari setiap foto yang berhasil dihasilkan. Emily menyimak sebaik biasanya. Komentar demi komentar yang meluncur dari Alec usai pemotreta

letakan mug di tangannya. Menghela napas panjang, menghembuskannya perlahan seb

uat Emily merasa Alec sedang mencoba mencari hal yang mungkin saja ia sembunyikan

nti sepatu yang dikenakannya. Emily menanggalkan sepatu heels berganti dengan sepatu kets yang membuatnya mera

ia menggelengkan kepala sambil beranjak dari duduk untuk meraih tas milikn

et terlebih dahulu. Kulkasku sudah k

lama ini sungguh manis. Emily menepuk bahu Alec sambil tersenyum semanis yang ia bisa. "Tidak perlu teman.

an hangat dan Alec mengecup kedua belah pipi Emily se

Carnival." Ethan mengatakannya dengan tegas, membuat mata Ben mele

g membalut kemeja putihnya. Ethan hanya menatapnya lurus, tersenyum melihat kebingungan Ben. Mereka

emastikan semua berjalan baik sesuai dengan jadwal. Aku hanya perlu update d

nya yang menggantung. Ethan mengangkat tangan kanannya ke hadapan Ben untuk mengh

hal ini karena aku tahu kau mampu, Ben," u

i Si

kau mengerti," selak

u bisa hubungi Sophia untuk proyek ini," sambung Ethan setelah terdiam. Ben hanya mengangguk ta

ah file kepada Ben. F

ng kau tidak mengerti, kau boleh bertanya langsung padaku," ucap Ethan menambahkan. Ben menerima

kepercayaan ini, Sir," kata Ben den

ini kepada Sophia. Dan besok kalian akan

ak kaget. Ethan hanya te

an Ethan sambil menepuk bahu Ben mant

diri-nya mengacuhkan isi apartemennya. Begitu banyak pakaian kotor, lemari es yang

i. Mengocok adonan bolu spons, berbarengan dengan mesin

jadi lebih dari satu. Astaga, pikiran konyol yang melintasi isi kepala seorang Em

berhembus pelan menerpa wajahnya dari jendela yang dibiarkan terbuka. Terasa hangat yang menyusup sebelum dering telepon ter

Emily membuk

Ayah," jawaban dar

menutup mulutnya. Menatap layar ponsel-nya, nom

kata Emily dengan suara gembira dan penuh antusia

membuat Emily menghela napas panjang lalu men

g tiba-tiba terbatuk-batuk tiada henti. Terdengar seperti rasa gatal yang menggelitik. Men

b, ia masih terbatuk-batuk. Jantung Emily berdegup kencang. Ada r

k apa-apa,

b pertanyaan dari Emily, meski terdengar di sela napasnya yang ma

David menghentika

hongan seorang ayah yang tak ingin membuat buah hatinya cemas dan sedih

ng tanpa ada yang ia sembunyikan. Napasnya terdengar lebih tenang sebelum ayahnya terkekeh pelan.

cap David usai tarikan nap

h. Aku sangat

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Escape
Escape
“Persamaan takdir dan cerita masa lalu yang telah mempertemukan seorang Emily Watson, seorang model dewasa nan cantik jelita dengan seorang Ethan Davis, pria tampan pemilik perusahaan keamanan terkenal di London, DAVIS HUMAN SECURITY. Ayah Emily, dr. Watson menyewa jasa Ethan untuk menjaga putrinya dari seseorang yang menginginkan rahasianya dibenamkan. Pencarian dan pelarian diri Mr. dan Mrs. E diiringi dengan pengungkapan kisah hidup keduanya. Kisah Ethan yang pernah menjadi submissive dan Emily dengan cinta yang kelam. Kisah yang lahir dari kegelapan masa lalu keduanya. Rahasia apa yang harus di sembunyikan? Akan kah kedua E berhasil selamat? Akan kah kisah kelam masa lalu membuat keduanya mampu bertahan? Siapa yang telah membunuh dr. Watson dan meninggalkannya jasadnya tanpa kepala? Kisah cinta yang di iringi intrik dan pembunuhan di akhir cerita dengan latar belakang kota London.”
1 Bab 1 Escape: 12 Bab 2 Escape: 23 Bab 3 Escape: 34 Bab 4 Escape: 45 Bab 5 Escape: 56 Bab 6 Escape: 67 Bab 7 Escape: 78 Bab 8 Escape: 89 Bab 9 Escape: 910 Bab 10 Escape: 1011 Bab 11 Escape: 1112 Bab 12 Escape: 1213 Bab 13 Escape: 1314 Bab 14 Escape: 1415 Bab 15 Escape: 1516 Bab 16 Escape: 1617 Bab 17 Escape: 1718 Bab 18 Escape: 1819 Bab 19 Escape: 1920 Bab 20 Escape: 2021 Bab 21 Escape: 2122 Bab 22 Escape: 2223 Bab 23 Escape: 2324 Bab 24 Escape: 2425 Bab 25 Escape: 2526 Bab 26 Escape: 2627 Bab 27 Escape: 2728 Bab 28 Escape: 2829 Bab 29 Escape: 2930 Bab 30 Escape: 3031 Bab 31 Escape: 3132 Bab 32 Escape: 3233 Bab 33 Escape: 3334 Bab 34 Escape: 3435 Bab 35 Escape: 3536 Bab 36 Escape: 3637 Bab 37 Escape: 3738 Bab 38 Escape: 3839 Bab 39 Escape: 3940 Bab 40 Escape : 4041 Bab 41 Escape: 4142 Bab 42 Escape: 4243 Bab 43 Escape: 4344 Bab 44 Escape: 4445 Bab 45 Escape: 45