icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

REKENING SUAMIKU

Bab 5 Lima

Jumlah Kata:838    |    Dirilis Pada: 14/01/2022

NG_SUAM

lika memang benar-benar obat yang mujarab untuknya. Meskipun ada cucu

kemewahan tapi itulah yang aku rasaka

a. Jafran bahkan kadang mengeluh pada Mbak Miranda katanya kasih sayang nenek berat sebelah. Anak bung

duk di sekolah dasar kelas dua. Ag

h numpuk!" ujarnya sambil menurunkan Jafran dari gendongannya

in dulu Alika biar ibu nggak capek jagainnya nanti!

Namun bagian atasnya belum dipasang plafon hingga sekarang. Karenanya mudah bagiku untuk membuat ayunan dar

.. Mbak lagi mau arisan dulu sebentar! Siapa tau dapet

Jadi sudah terbiasa bertengkar terus berbaikan kembali. Lagipula, kalau aku menyetrika di rumahnya lumayan bisa buat tambah-tambah uang harian.

n kelapa. Jadi kadang ada dua tiga ikat sapu lidi yang ibu jual juga. Maklum kehidupan bapak dan ibu dari dulu berasal dari pertanian. Untuk hidup kami

mau nyetrika dulu ke rum

awab ibu

da Agis sedang duduk menonton televisi. Aku langsung masuk ke kamar pali

ua jam baru bisa selesai. Segera kusiapkan alas setrika deng

e mana. Apakah hidupku benar-benar akan beruba

pintu terdengar nyaring. Kukira Agis atau Mbak Miranda yan

masuk kerja!" Aku berbasa-basi. Jara

erlu!" katanya sambil m

ku kembali melanj

ikin, nggak?" tanya

s?" Aku menoleh padanya, kukira Agis masuk a

...." Mas Hasim terdiam sebentar. Aku menyimpan setrikaan itu dan mengambil ponsel

u belum isi pulsa, Mas!" ucapku sambil nyengir kuda. Ketika kupijit nomor

b. Masih mematung

ikin Mas! Bentar doang paling! Udah nggak enak

saja, ya! Aku panggilin ibu!" ucapku sambil mematikan setrikaan. Risih rasanya berdu

inya. Perasaanku sudah semakin tidak karuan. Kutatap wajahnya yang

ya?" Aku berdiri sambil

menyeramkan d

ak mau ngerikin, kamu bisa layanin Mas saja! Sudah ng

rmu!" ucapku sambil menggeleng-geleng kepala. Su

ya anak satu, pasti rasanya beda!" ucapannya

akan teriak?!" ancamku sambil masi

uang kalau kamu tutup mulut! Lagian 'kan kamu pasti kesepia

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
REKENING SUAMIKU
REKENING SUAMIKU
“"Percuma kamu punya suami modal tampang doang! Memangnya hidup mau kenyang hanya cuma makan cinta? Tiap hari kerjanya hanya ngendon di kamar dan jalan-jalan keliling komplek bawa kamera!" hardik bapak sambil melempar sayuran sisa jualanku hari ini. Aku hanya terdiam. Sudah bosan beradu debat dengan bapak yang selalu merendahkan dan menghina Mas Yasa. Lelaki yang sudah dua tahun terakhir ini menjadi suamiku. Pekerjaan Mas Yasa memang hanya serabutan. Namun Bapak tak pernah mau tahu meskipun sebetulnya ada sesautu yang tengah Mas Yasa perjuangkan untuk kami di masa depan. Suatu saat Bapak pasti akan menyesal karena telah menghina suamiku habis-habisan.”
1 Bab 1 Satu2 Bab 2 Dua3 Bab 3 Tiga4 Bab 4 Empat5 Bab 5 Lima6 Bab 6 Enam7 Bab 7 Tujuh8 Bab 8 Delapan9 Bab 9 Sembilan10 Bab 10 Sepuluh11 Bab 11 Sebelas12 Bab 12 Dua Belas13 Bab 13 Tiga Belas14 Bab 14 Empat Belas15 Bab 15 Lima Belas 16 Bab 16 Enam Belas17 Bab 17 Tujuh Belas18 Bab 18 Delapan Belas19 Bab 19 Sembilan Belas20 Bab 20 Dua Puluh21 Bab 21 Dua Puluh Satu22 Bab 22 Dua Puluh Dua23 Bab 23 Dua Puluh Tiga24 Bab 24 Dua Puluh Empat25 Bab 25 Dua Puluh Lima26 Bab 26 Dua Puluh Enam27 Bab 27 Dua Puluh Tujuh28 Bab 28 Dua Puluh Delapan29 Bab 29 Dua Puluh Sembilan30 Bab 30 Tiga Puluh31 Bab 31 Tiga Puluh Satu32 Bab 32 Tiga Puluh Dua33 Bab 33 Tiga Puluh Tiga34 Bab 34 Tiga Puluh Empat35 Bab 35 Tiga Puluh Lima36 Bab 36 Tiga Puluh Enam37 Bab 37 Tiga Puluh Tujuh - End