icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

REKENING SUAMIKU

Bab 4 Empat

Jumlah Kata:902    |    Dirilis Pada: 14/01/2022

NG_SUAM

k! Mungkin benar, kalau nunggu dari konten ini menghasilkan aka

kap keluarga Mas yang memang belum merestui pernikahan

seperti apa rupa mertuaku dan saudara-saudara Mas Yasa. Pilihan yang Mas Yasa

coba, Mas!

netra sendu. Hatinya pasti sangat

emberikan putri kami yang sejak

ambil menghujani wajah mungil

i pula, sikap Bapak sudah sangat keterlaluan. Di mana-mana rasanya tak ada orang tua yang ingin

akaian. Yang kubawa kebanyakan pakaian A

mpati ini, kini harus kutinggalkan. Meski rumah ini sering membua

u yang diam mematung mengedarkan p

netra teduhnya. Lalu memaksakan diri untuk ters

ergi! Mas nggak lama, secepatnya akan

manapun kamu per

itan dulu sama bapak da

mar. Berjalan menuju ke depan di man

u ke mana?" Wanita penuh cinta

il tersenyum. Lalu diraihnya punggung ta

tap kami. Tatapannya mula

lau cuma jadi benalu! Sudah besar bukannya nyenengin orang

es

t mata menghujam dadaku. A

? Pergi ke mana? Mereka belum punya rumah, Pak! Lagi pula tiap hari juga Mela jualan sayur,

kalau Ibu belain terus kayak gini! Biar aja mereka pergi! Paling dua hari

u ibu pergi! Kasihan Alika, Pak! Istighfar!" pekik Ibu

Mela mau ikut ke Surabaya! Kami akan baik-baik saja

ibu dengan air mata sudah ber

bisa mati karena kangen sama Alika!" uja

u butuh duit, bukan hanya mau makan cinta!" ucap bapak menimpali

ga! Alika---cucuku nggak boleh pergi!" ucap ibu

al di sini! Kami pergi! Assalamu'alaikum!" ucap Mas Yasa

u

enoleh dan tampak ibu terku

usangku dan memburunya. Wanita yang sangat kusa

makin sedih!" Aku menggenggam je

riksa denyut nadi Ibu. Semen

an dokter ya, Dek!" bisiknya sam

memeluk tubuh ibu yang ter

ggil dokter klinik ke sini! Sebaiknya kamu nggak usah ikut pergi! Khawati

anya isak tangis yang ada kini. Kupe

ntara bapak terlihat masih sinis saja pada

asa mendekatkan bi

put kamu sama Alika! Semoga nggak lama! Mas

, jaga Alika baik-baik! Assalamu'alaikum!" ucapnya. Satu kecupan mendar

agi. Sekarang selain pasrah pada takdir kehidupan aku tak bisa berbuat apa-a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
REKENING SUAMIKU
REKENING SUAMIKU
“"Percuma kamu punya suami modal tampang doang! Memangnya hidup mau kenyang hanya cuma makan cinta? Tiap hari kerjanya hanya ngendon di kamar dan jalan-jalan keliling komplek bawa kamera!" hardik bapak sambil melempar sayuran sisa jualanku hari ini. Aku hanya terdiam. Sudah bosan beradu debat dengan bapak yang selalu merendahkan dan menghina Mas Yasa. Lelaki yang sudah dua tahun terakhir ini menjadi suamiku. Pekerjaan Mas Yasa memang hanya serabutan. Namun Bapak tak pernah mau tahu meskipun sebetulnya ada sesautu yang tengah Mas Yasa perjuangkan untuk kami di masa depan. Suatu saat Bapak pasti akan menyesal karena telah menghina suamiku habis-habisan.”
1 Bab 1 Satu2 Bab 2 Dua3 Bab 3 Tiga4 Bab 4 Empat5 Bab 5 Lima6 Bab 6 Enam7 Bab 7 Tujuh8 Bab 8 Delapan9 Bab 9 Sembilan10 Bab 10 Sepuluh11 Bab 11 Sebelas12 Bab 12 Dua Belas13 Bab 13 Tiga Belas14 Bab 14 Empat Belas15 Bab 15 Lima Belas 16 Bab 16 Enam Belas17 Bab 17 Tujuh Belas18 Bab 18 Delapan Belas19 Bab 19 Sembilan Belas20 Bab 20 Dua Puluh21 Bab 21 Dua Puluh Satu22 Bab 22 Dua Puluh Dua23 Bab 23 Dua Puluh Tiga24 Bab 24 Dua Puluh Empat25 Bab 25 Dua Puluh Lima26 Bab 26 Dua Puluh Enam27 Bab 27 Dua Puluh Tujuh28 Bab 28 Dua Puluh Delapan29 Bab 29 Dua Puluh Sembilan30 Bab 30 Tiga Puluh31 Bab 31 Tiga Puluh Satu32 Bab 32 Tiga Puluh Dua33 Bab 33 Tiga Puluh Tiga34 Bab 34 Tiga Puluh Empat35 Bab 35 Tiga Puluh Lima36 Bab 36 Tiga Puluh Enam37 Bab 37 Tiga Puluh Tujuh - End