icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pembantu Kaya Tuan Tampan

Bab 2 PART_2 GLENN MANUSIA BERTOPENG

Jumlah Kata:1366    |    Dirilis Pada: 06/01/2022

kanku begitu saja. Aku harus memberinya pelajaran!" Gl

t gadis itu yang belum jauh bahkan dari tadi baru sampai ru

tu. Dia hanya ingin tunangannya bisa kembali padanya. Itu saja, d

nan baru untuknya dihidu

nariknya dan melemparkan ke sofa pa

a meringis

a pacarku!" ucap Glenn kemudian. "Dan karena kau telah

ku akan kembalikan

akan kembali. Diam di sini dan jangan coba-coba k

annya menjelajahi ruangan itu dan berhenti pada seb

tik sih, tapi bagaimana mungkin mau s

penampilan yang sangat berbeda. Semula dirinya

elana jeans dengan detail sobek-sobek di bagian depannya. Sementara kem

ergi," ajak

? Benarkah lelaki keren ini mengajaknya

yum sinis. "Cepetan! Kita sudah tidak punya banyak waktu," u

u mengajakku

mainan barunya. "Kemana?! Ke hotel dong. Kamu tahu? Aku tidak ingin menodai sepreiku, akibat pelunasan hut

dorong tubuh besar itu. Hingga

tau akan kulaporkan dirimu ke poli

ngimbanginya hingga nafasnya terengah-engah. Mereka berdua

perti ancaman Glenn. Jika itu terjadi pasti keluarga besarnya ma

emedulikan Lala. Tapi Lala tetap patuh, sebagai rasa

embuka pintu dan duduk di balik kemudi mobil sport berwarna hitam itu

apnya tidak terdengar seperti penawar

di samping Glenn. Mengapa posisi ini begitu sul

alan menyusuri keremangan kota Violens. Lala memandang lurus

Bunda. Bulir bening di sudut

elihat gadis itu menangis r

nyanya kemudian denga

gelap air mata yang sudah terlanjur membasahi pipinya, bahkan dirinya ti

ara yang teramat pelan. Terdengar lebih s

an terus berkonsentrasi pada jalanan, k

arena bukan hotel seperti yang dibilang Glenn tadi yang mereka data

menyusul keluar. Dirinya menatap punggung tegap Glenn. Seketika curiga mul

ri. Namun baru dapat beberapa langkah cekal

ucapnya

Glenn melepaskan cekalan

Sepasang manusia berbeda jenis kelamin itu berjalan memasuk

wanita cantik duduk di meja nomor lima p

bebas. Tangan lentiknya dengan kuku cantiknya yang di hiasi lukisan nail art berwarna dominan m

h kaki yang mendekati mejanya. Bahkan laki-laki ini sudah tepat di had

ada di ruang tamu apartemen Glenn. "Syukurlah," batinnya leg

ronika, berusia dua tah

yang?" u

kasihnya sudah datang. Tiba-tiba sina

Sabila. "Apa masih marah? Tuan putri" ucapnya sambil tersenyum manis sekali. Bahkan Lala sampai terkejut t

runtuk Lala dalam hati. Sambil terus me

kemari? Bukankah kita sud

gitu. Aku sungguh-sungguh

dian. Dengan pandangan mengarah pad

a menyorotnya tidak bersahabat. "Astaga, m

perubahan sikap Glenn kepadanya. Tumben tidak kasar sep

k. "Namanya Lala, dia yang mem

engapa aku yang di kambing hit

apa yang sebenarnya t

a ratus juta rupiah. Aku pikir uang itu dari Ayahku. Mengingat satu-satunya orang yang memberiku uang hanyalah Ayah. Aku asli k

'kan?" tanya Sabila dengan tatapan

segera selesai. Dengan begitu dirinya akan terbebas dari Glenn. Ke

la menelusuri riwayat chat dengan kekasihnya dan mencocokkannya. Iya benar data dari notifikasi mo

bukan reka

rkan dompet warna pinknya. Lala mengambil kartu

aya. Saya benar-benar tidak tahu kak jika itu yang kirim Glenn, sebab jika

mpak puas dengan jawaban Lala. "Cukup pintar

Sambil mengamati wajah Sabila. "Jika sudah selesai tugas saya

kan bertiga. Bukan begitu sayang?" ucap Gl

eng, bisanya pencitraan mu

*

SAM

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pembantu Kaya Tuan Tampan
Pembantu Kaya Tuan Tampan
“"Bikin kopi saja tidak bisa! Lalu kamu bisanya apa?" "Maaf Glenn, tidak baik pagi-pagi minum kopi! itu sudah aku buatkan susu. Cepat minum mumpung masih hagat." "Susu? Kau pikir aki bayi?" "Astaga Glenn! Tinggal minum saja repot amat, sini aku bantu!" Lala mengambil segelas susu di meja dan menyodorkan pada Glenn. kemudian memaksanya minum. "Ayo, minum! kata Bi Narti, setiap pagi segelas susu harus habis," Dengan bodoh Glenn mengikuti saran Lala dan meminumnya hingga tandas. Apa yang terjadi dengan Glenn? Mungkinkah kesombongannya mulai luntur? BACA YUK KISAH PEMBATU KAYA TUAN TAMPAN.”