icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Shadow Under The Light

Bab 4 Akhirnya Dia Tahu

Jumlah Kata:1000    |    Dirilis Pada: 27/12/2021

tan yang membekukan jantung. Wanita itu

engan santai, Axel berjalan menj

kedap suara, jadi takkan ada yang m

, wanita itu memegang ulu hatinya, pe

epalanya. Mengerikan sekaligus menggemask

ng aku boleh melakukan apa saja padamu?" Axel t

ayang! Aku ingin melihat tu

wanita itu dengan dua utas

wtim

angan!" teria

amimu yang mendapatkan istri yang suka selingkuh, tapi akan kuhapuskan kesedi

u memberi perlawanan sama sekali. Dengan darah yang begitu banyak kel

begitu, jangan palingkan

kembali menatap wani

aku akan menjelaskan padamu bagian dari tubuh manusia

ta itu sebatas lutut, lalu mula

kuat mengiris, nanti akan

k, ia mengerang keras sam

...

el sambil pura-pura me

ia ingin mengucapkan

n hidup, please ... aku ... ingin hidup." Ia semakin histeris seiring dengan suara ta

udah sangat terlambat. Hei, Manis!" Axel

nya melengkung ke belakang merasakan sakit yang teramat sangat. Bisa kubay

mengalihkan pandangan dari tubuh wanita itu. Aku tahu seda

l mengiris si wanita sambil menjelaskan padaku. Ia mengiris dengan rapi l

sampai akhirnya hanya terdengar suara tercekat,

ya membesar dengan alis menukik girang, sungguh! Rupanya serupa topeng dengan s

lek. Kau terlalu banyak mengonsums

buah gunting raksasa dan m

. bye,

ka rusuk dengan kekuatan penuh. Tulang-tulang it

k. Hei, Manis! Jangan mencontoh gaya hidupnya ya!" Axel ny

dali yang ada, kumiringkan kepala ke bawah

di mengotori lantai 'kan?"

akut ke arahnya, ia balas menata

ubuhku ge

embentuk sebuah senyuman jahat, lalu tiba-tiba ia tertawa terbahak-bahak. T

lagi, sangat ketakutan dengan sosok Axel saat ini, ta

geluarkan hati, usus, paru-paru, jantung, bahkan ginjal. Lalu menghamburkan semuanya ke di

ercikan darah menodai dinding, lantai, hingga mengenai ranjang. Seprai yang semula put

" Axel menghentikan tawanya

tubuhku bergetar hebat. Aku beringsut menjauh, tetapi tertahan oleh ikatan tali. Aku mu

ah melihatnya, melihat

mkan mata kuat-kuat, tak berani menatap kedatangan pria itu. Suara dentum langkah Axel sei

ngakhiri hidup dengan cepat, jika bisa dengan rasa sakit seminimal mungkin, tetapi melihat apa yan

nya menyentuh wajahku, lalu perlahan mengangkat

a memainkan pisau bedahnya di bawah mata, bermain ke

Axel menggeser pisau

sakitnya ... shhh... bisa membuat tubuhmu jungkir-balik."

as mengalir dan gigiku gemeletukan karena takut. Aku mengerj

aknya sambil meng

ang berlepotan air m

ambil menghunjamkan p

eras sambil me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Shadow Under The Light
Shadow Under The Light
“Mati. Kata itu bakal menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar manusia di muka bumi ini, tetapi tidak untukku. Pertemuan pertama dengannya merupakan kesialan sekaligus keberuntungan bagiku. Aku hidup, tetapi terjerat dalam pesona maut si pembunuh tampan bernama Axel. "Matamu cantik." Kalimat pertama yang dia ucapkan padaku. Aku tahu dia tak melihat ketakutan akan kematian di sana. Bersamanya, aku merasa diperlakukan sebagai manusia setelah menerima begitu banyak sakit hati. Namun, sampai kapan Axel bersedia menerimaku. Setelah pembunuhan-pembunuhan mengerikan yang ia pertontonkan. Sampai kapan hingga tiba giliranku berikutnya? Ketika mataku ... tak indah lagi baginya.”