icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Mendarat di Hatimu yang Retak

Mendarat di Hatimu yang Retak

Penulis: Dasmiati
icon

Bab 1 Suara bising Bandara

Jumlah Kata:788    |    Dirilis Pada: 25/12/2025

kaki ribuan orang yang terburu-buru adalah musik harian bagi perempuan itu. Sebagai pramugari senior, Liora sudah hafal mati setiap sudut terminal ini. Hari ini, jadwal te

yang sempurna-dan senyum tipis masih terpatri di wajahnya, meski sebenarnya kakiny

a! Tu

ka, berlari kecil menyusul. "Kenapa,

adwal bulan depan," ucap Siska sambil menyodorkan map plastik. "Eh,

h, kayaknya nggak bisa deh. Aku janji mau mampir ke t

onal yang padat. Saat itulah, segalanya seolah melambat. Di antara kerumunan orang yang men

angan peraknya berkilau terkena lampu bandara. Wajahnya tegas, namun ada raut l

iora pelan, ham

nya. Pria yang menghilang tanpa kabar setelah keluarganya pindah ke luar kota sepul

" seru Liora saat jarak mer

emanggilnya. Namun, begitu pandangannya jatuh pada Liora-atau lebih tepatn

Liora, melainkan sorot mata pen

k Liora yang cantik berseragam biru itu mendadak menjadi bayangan kabur yang menyeramkan. Memorinya terseret paksa ke sebuah malam beberapa tahun lal

perubahan drastis pada pria itu. Liora mencoba mendekat, tanga

at!" suara Arlo tercekat

Arlo, kamu sakit

itar mereka menoleh. Wajah Arlo pucat pasi. Keringat dingin mulai muncul di

, hingga aroma parfum yang segar-adalah pemicu yang menghantam mental Arlo tanpa ampun. Baginya,

jik yang tak tertahankan, meski suaranya masih

. "Iya, aku... aku baru kerja beberapa tahun ini. Arlo, kamu kenap

turan. Matanya memerah. Tanpa sepatah kata pun lagi, Arlo berbalik dan setengah berla

un langkahnya terhambat oleh koper beratnya

alik pintu otomatis. Rasa senang yang tadi membuncah kini berganti menjadi rasa bingung dan s

a adalah monster? Apa yang terjadi pa

yang profesional, dia tidak boleh menangis di tempat umum dengan seragam ini. Tapi jauh di dalam hatinya, per

kopernya perlahan, meninggalkan keramaian dengan seribu pertanyaan yang tak punya jawaban. Di luar sana

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mendarat di Hatimu yang Retak
Mendarat di Hatimu yang Retak
“Bagi Liora Anindya, langit adalah rumah. Namun bagi Arlo Dirgantara, langit adalah pengingat akan pengkhianatan yang menghancurkan hidupnya. Sepuluh tahun tidak bertemu, takdir mempertemukan kembali dua teman masa kecil ini dalam situasi yang canggung. Arlo bukan lagi anak laki-laki yang dulu melindungi Liora. Ia kini adalah pria dingin yang membangun "tembok" tinggi di sekeliling hatinya. Luka itu ditinggalkan oleh mantan tunangannya-seorang pramugari yang meninggalkannya demi kemewahan saat Arlo berada di titik terendah. Sejak saat itu, Arlo bersumpah tidak akan pernah memercayai siapapun yang mengenakan seragam kebanggaan tersebut. Ketika Liora hadir kembali membawa kehangatan masa kecil mereka, Arlo terjebak dalam dilema. Di satu sisi, kehadiran Liora adalah satu-satunya pelipur lara yang ia miliki, namun di sisi lain, seragam yang dikenakan Liora adalah pemicu trauma (PTSD) yang terus menghantuinya. Akankah Liora mampu membuktikan bahwa tidak semua "penghuni langit" memiliki hati yang terbang berpindah-pindah? Ataukah luka Arlo terlalu dalam hingga ia memilih untuk meruntuhkan jembatan yang coba dibangun oleh Liora?”
1 Bab 1 Suara bising Bandara2 Bab 2 Ponsel di atas nakas bergetar hebat3 Bab 3 suasana di meja makan4 Bab 4 Setelah drama di kantor5 Bab 5 kehujanan di taman6 Bab 6 Ucapan Arlo di pintu pesawat7 Bab 7 Getaran di bawah kaki8 Bab 8 ruang tunggu kedatangan9 Bab 9 gerbang yang tertutup di belakang10 Bab 10 Kegelapan di kamar Arlo11 Bab 11 lebih hangat dibanding hari-hari biasanya12 Bab 12 terbungkus plastik pelindung13 Bab 13 Alarm berbunyi pukul empat pagi14 Bab 14 Pesawat Boeing15 Bab 15 Cowok itu baru saja mendarat16 Bab 16 Arlo tidak membuang waktu17 Bab 17 Pesawat yang membawa mereka kembali ke Jakarta18 Bab 18 tidak ada apa-apanya19 Bab 19 tidak Liora rasakan20 Bab 20 berjuang buat dia21 Bab 21 berserakan di atas meja nakas22 Bab 22 Hari pertama Liora kembali ke bandara23 Bab 23 Persiapan pernikahan24 Bab 24 Gedung serbaguna25 Bab 25 menaungi hidup mereka