icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Balas Dendam Putri Konglomerat

Bab 4 

Jumlah Kata:629    |    Dirilis Pada: 12/12/2025

Adij

yang sedang memeriksa wilayahnya. Aku mencoba mencari cara untuk menghubungi dunia luar. Aku mencoba menyelinap

i duduk sendirian di ruang tamu. Aku

"Apa yang kau inginkan dariku? Aku akan memberi

g bisa kau berikan padaku, Aluna? Uang? Aku sudah kaya. Kekuasaan?

dengan bingun

aimana rasanya kehilangan segalanya. Aku ingin kau melihat Dian menci

g posesif. Dia adalah seorang psikopat. Dia ingin menghancurk

sung pergi ke kamar utama, kamar yang sekarang ditempati Ratnasari. Aku mendeng

Dia tidak pernah melakukan itu padaku. Dia tidak pernah menunjukkan kel

urku berjamur, dan aku harus tidur di lantai. Ratnasari menguasai seluruh rumah, bahkan dapur. Aku harus makan sisa-sisa makanan ya

r ketukan di pintu kamark

uaranya terdengar lemb

kamarku. Wajahnya menunjukkan sedikit rasa bers

ngin menggugurkan anak ini

ingung. Kenapa di

coba meraih tanganku. "Aku berjanji akan mel

da sedikit harapan. Aku tidak bisa membiarkan anak ini pergi. Anak

ku tidak akan meng

tulus sehingga aku hampir percaya padan

harus memberiku ponselku kembali.

ah. Aku akan berikan ponselmu kembali. Ta

Aku tahu apa yan

ab. Dari keluargaku, keluarga Chandra. Tapi aku tidak ingin menghubungi mereka

usimpan. Nomor telepon yang tidak pernah ku

r di Asia Tenggara. Aku diculik saat masih bayi, dan dibesarkan oleh keluarga Chandra. Orang tua kandungku tidak pernah menyerah mencariku. Mereka menemuka

us menghubungi mereka. Aku harus meminta bantua

a. Mereka terlalu takut pada kekuasaan Dian dan keluargan

tanganku gemetar. Ini adal

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Balas Dendam Putri Konglomerat
Balas Dendam Putri Konglomerat
“Duniaku runtuh saat aku melihat suamiku, Dian, menggenggam erat tangan cinta masa lalunya, Ratnasari, di rumah sakit. Padahal, aku di sana untuk program bayi tabung kami yang sudah berjalan lima tahun. Dia bilang ada rapat penting, ternyata rapatnya adalah menemani Ratnasari yang sakit kanker dan memohon untuk dijadikan prioritas. Lebih parahnya, Ratnasari mengklaim dia hamil anak Dian. Aku dikurung di rumah, ponselku disita, dan dipaksa pindah ke kamar tamu yang kotor sementara Ratnasari menempati kamar utama kami. Bahkan ayah angkatku sendiri berpihak pada mereka, memaksaku menandatangani surat cerai dan menggugurkan kandunganku. Mereka menyeretku ke rumah sakit, menyuntikkan obat, dan aku kehilangan anakku. Aku baru tahu, obat bayi tabungku selama ini sudah ditukar dengan obat perusak janin. "Anakmu... dia tidak bisa diselamatkan," isak ibu kandungku saat aku sadar. Ya, aku adalah Aluna Adijaya, putri konglomerat media terbesar di Asia Tenggara yang diculik saat bayi. Kini, aku kembali. Aku akan menghancurkan mereka semua.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10