icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istriku selingkuh

Bab 5 Rama Dewantara

Jumlah Kata:1448    |    Dirilis Pada: 05/12/2025

A

an seperti biasa: sarapan bersama Raka, anak semata wayangnya, yang kini berusia sembilan tahun

a berpamitan dengan

.." Prast memeluk Santi dan mengecup

balas, mencium punggung tangan s

tahun sebelumnya. Biasanya, mereka hanya menghabiskan waktu dengan jalan-jalan, menanti panggilan kerja untuk kembali melaut. Tapi tahun ini, Santi su

ngizinkannya. Dalam pikiran Santi, uang tabungan dari gaji Prast di kapal bis

t di rumah, setelah sesi kangen-kangenan, mereka akan membicarakan masa depan keluarga. Saat ini Raka

u sampai usaha driver ojolnya lancar, namun sebenarnya, Prast memberikan waktu itu sampai urusan dia dengan Davin selesai. Ia i

donan dan pesanan kue-kuenya, saat i

secamp dan

digunakan sebagai basecamp operasinya. Dia sudah menghubungi p

at rumah yang akan disewa. Selanjutnya, alamat itu

i gue kirim alamatnya ya! sapa Prast melalu

mussalam... iya Ma

ikerjakan ya! Nanti sian

Siap...

ke toilet pom bensin. Dipakainya peralatan penyamarannya, sehing

ramai. Kompleks itu juga bukan cluster yang dijaga ketat. Prast memutari kompleks perumahan itu, melihat-l

wanya, sebuah rumah sederhana de

ntu pagar, suaranya sedikit ia ubah agar s

opoh-gopoh seorang pria set

yang mau s

k..." Prast diajak masu

d, Mas..." ucap bapak i

t tersenyum sumbing karen

kursinya, dua kamar tidur yang sudah lengkap dengan tempat tidur dan kasurnya. Kamar mandi dan dapur berada di

jadi tidak terlihat ada mobil atau tidak di dalamnya. Itu p

sewa ini. Saya

ak, Pak? Buat percobaan..." uj

i lebih mahal ngg

rast semangat, menunjukkan kesan

ya siang saya ke sini," Prast memberikan informasi tamba

a Pak Rahmad untuk dilaporkan ke RT setempat. Prast pun ikut ke tempat Pak RT untuk memperkenalkan dirinya s

r ke sebuah warung yang tidak

rokok,

arung itu, seorang wanita paruh b

ana, Bu," Prast menunju

, Mas?" ta

t, sama seperti yang ia jawab kepa

Rahmad akhirnya pergi setelah menyerahkan kunci

meninjau setiap sudut, terutama area yang bisa ia gunakan

an... gue OTW ke

.. sudah seles

KTP Kedua da

nya. Ia mulai lagi perjalanan ke tempat

t juga tahu ada tempat lain yang nanti harus ia kunjungi setelah dari tempat H

gunakan alamat kontrakan baru. Ia membayarnya penuh dan meninggalkan tempat Hasan. Tidak lupa, dia menghapus kontak Hasan dan semua chatting

rakannya, masih dengan naik ojol. Prast turun d

dari rumah kontrakannya. Sebelumnya, ia sudah

kaca agak sedikit gelap dan tahun keluaran terbaru. Kaca g

lepas kunci. Bahkan Prast mengajak langsung surveyornya untuk bersama

dekat rumahnya. Dia memperlihatkan kepada sang surveyor keakraban

" sapa Ibu warung itu ramah,

di rumah dulu," jawab Pra

perti biasa, basa-basi sang surveyor dijawab Prast dengan lancar, karena Prast sudah mempersiapkan matang semua detail identi

ini, tetapi masih ada y

ojol. Alamat yang dipakai juga pakai alamat kontrakan ini. SIM yang dipakai juga aspal hasil karya Hasan.

n Persia

a membuka handphone kecil, melihat file panduan yang diberik

Prast berharap semua rencananya itu berjalan lancar. Dia mengambil handphone kloningan Sabrina dan me

uh lebih kuat dari sekadar chat WA biasa. Davin benar, aplikasi chat populer bisa saja dihapus, tapi aplikasi lain mungkin luput

dari itu semua, untuk memberikan hukuman setimpal pada mereka berdua. Davin ingin menan

asa lelah yang mendalam. Jam su

a dan mengenakannya. Dia sudah bersiap pulang. Ia kembali ke pom bensin yang sama untuk me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Malam Di Tengah2 Bab 2 Pulang Kampung3 Bab 3 Rencana Yang Tersusun Rapi4 Bab 4 Aplikasi MOMO5 Bab 5 Rama Dewantara6 Bab 6 Penyamaran Yang Berhasil7 Bab 7 Cinta Pertama8 Bab 8 Bukti Di Layar Kecil9 Bab 9 Detonasi Senyap10 Bab 10 Bimbingan dan Kebimbangan11 Bab 11 Keputusan Di Bawah Amanah12 Bab 12 Jaring Yang Terkembang13 Bab 13 Pelarian Dalam Takdir14 Bab 14 Bayang Masa Lalu di Balik Jubah Dakwah15 Bab 15 Prahara di Balik Layar Kaca16 Bab 16 Labirin Rencana dan Secangkir Kopi17 Bab 17 Penebusan Darah18 Bab 18 Gelombang Yang Mulai Menyentuh Daratan19 Bab 19 Pinangan Dibalik Puing Kehancuran20 Bab 20 Restu di Antara Bayang-bayang Dendam21 Bab 21 Langkah DI atas Luka22 Bab 22 Sisa Luka di Atas Kata Maaf23 Bab 23 Jejak Luka di Balik24 Bab 24 Ancaman di25 Bab 25 Pertemuan dan Bayang Ancaman26 Bab 26 Jejak Yang Terputus dan Nurani Yang Terguncang27 Bab 27 Darah Dibalas Darah28 Bab 28 Jejak Luka29 Bab 29 Bayang-bayang Masa30 Bab 30 Luka Yang Mengering31 Bab 31 Rahasia Dibalik Sambungan32 Bab 32 Sinyal Dibalik Luka33 Bab 33 Dilema Yang Kuat34 Bab 34 Badai Yang Kembali Mengusik35 Bab 35 Bayang-Bayang36 Bab 36 Jarak Dalam Kedekatan37 Bab 37 Jejak-Jejak Yang Kembali38 Bab 38 Bayangan Masa Lalu39 Bab 39 Persimpangan Takdir40 Bab 40 Luka Yang Bersimpangan41 Bab 41 Benang Merah di Balik Masalah42 Bab 42 Prahara di Balik Tirai Luka43 Bab 43 Jejak Hitam Sang Pengawal44 Bab 44 Keikhlasan Dalam Luka45 Bab 45 Kebencian Sang Mantan46 Bab 46 Retakan Yang Tersisa47 Bab 47 Benang Merah Penghianat48 Bab 48 Janji Diujung Doa49 Bab 49 Penantian Dalam Tidur Panjang50 Bab 50 Mahkota Kesetiaan dalam Sunyi51 Bab 51 Rahasia Dibalik Keputusan52 Bab 52 Jejak Yang Licin53 Bab 53 Benih Kecemburuan54 Bab 54 Tekad Dalam Tidur Panjang55 Bab 55 Bayang Masa Lalu56 Bab 56 Tes57 Bab 57 Akhir Sebuah58 Bab 58 Luka Yang Tak Kasat Mata59 Bab 59 Bayang-bayang Masa Lalu60 Bab 60 Masa Lalu dan Jebakan61 Bab 61 Rahasia di Balik Pagar62 Bab 62 Jejak Yang Hilang63 Bab 63 Badai Di Depan Mata64 Bab 64 Jejak Hilang Luka Tertinggal65 Bab 65 Tawaran Di Atas Luka66 Bab 66 Benang Merah Yang Terurai67 Bab 67 Prahara Di Bumi Wali68 Bab 68 Mandat Di69 Bab 69 Persimpangan Hati70 Bab 70 Bayang Masa Lalu71 Bab 71 Luka dan Penebusan72 Bab 72 Antara Tiga Hati73 Bab 73 Cadar Penutup74 Bab 74 Musuh Di Balik Bayang75 Bab 75 Perasaan Aneh76 Bab 76 Bayangan Yang Dipinjam77 Bab 77 Sosok Di Balik Kenangan78 Bab 78 Persimpangan Hati79 Bab 79 Gejolak di Antara Dua Pilihan80 Bab 80 Persekutuan Dua Hati81 Bab 81 Jejak Berdarah di Ujung Kampung82 Bab 82 Pengakuan Di Balik Tabir83 Bab 83 Desakan Cinta84 Bab 84 Antara Dua Pilihan85 Bab 85 Ujian di Balik Pintu Kamar86 Bab 86 Labirin Hati