icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istriku selingkuh

Bab 4 Aplikasi MOMO

Jumlah Kata:1168    |    Dirilis Pada: 05/12/2025

A

h!" perintah Santi, ibu Rak

h. Dia bergegas mengambil sepeda miliknya. Prast tidak mengantarnya berangkat sekolah, tidak

ngaruhi Raka. Walaupun masih sembilan tah

i pintu pagar saat anaknya pergi, mel

," ujar Prast sambil mengganden

Yang," Prast beruj

? Ngapain, Mas? Cuti bukannya

Ini kan lumayan, jalan-jalan dapat duit," Prast memberi alasan

l motor apa mob

lihat mana yang nyaman dan leb

i ojol, Prast tidak perlu menjelaskan panjang lebar kepada Santi bila ia akan keluar rumah dan men

n Davin, mengaktifkannya, dan mulai memb

gomong-ngomong beli," cecar Santi

kemarin," Prast ber

ojol. Gacor," tambahnya, menggunakan isti

ta ke Davin kala

ih handphone 'jambu kebelah' tap

s kue-kuenya. Bisnis Santi adalah online shop, jadi untuk pengiriman ia mengandalkan kurir atau ojol. Hal

pan Pe

identitas aslinya dalam menjalankan aksinya. Dari internet, Prast mulai mencari orang yang

ibutuhkan sudah lengkap, ia harus COD (

ama Santi, Prast pamit keluar rumah deng

jam berapa, Ma

Yang. Mungkin bisa ma

anyain gimana? Masih kangen dia sa

aja, Minggu kita ja

gecek satu per satu. Mulai dari gigi palsu tonggos, wig kepala botak, kumis palsu, hidung pals

rast mencoba semua barang ya

" Prast meminta tolong penjualn

linya, Mas," komentar pen

-jalan. Bini gue ngenalin nggak ya? Ha ha!" Prast

jadi berantakan: sudah botak, jerawatan, giginya tonggos pula. Hanya orang yang sudah san

tas Ba

online. Prast hanya mengirim foto dan data-data diri, transfer dana, dan hasilnya dikirim via kurir. Namun, Prast tidak mau

an salam, Prast masuk ke dalam toko kelontong ke

pi serta tukang cukur. Hanya ibu tua yang menjaganya di depan saat Prast masuk. Lebih k

sapa si p

, memperkenalkan di

a, Bang, pe

ga udah kelar. Sudah disiapi

anya hasil karangan bebas. Untuk alamat, Prast menuliskan daerah luar kota, dan NIK

ingan Sabrina. Ponsel itu belum dibukanya sejak menerima dari Davin. Di rum

a mendapatkan bukti perselingkuhan Sabrina. Ada banyak chat dengan Sabrina, diurut satu per satu, dicarinya chat dengan 'ustad

, Prast mencoba membuka aplikasi Facebok. M

an Hasan mengagetkan Prast dan me

gi bisa, Bang? Alama

Tinggal kirim aja alam

dikerjakan saja, Bang! Jadi nanti kalau sudah jad

ggak ap

harus dicek ke Dukcapil dulu baru ketahuan ini KTP palsu. Prast pua

Tempatnya tidak terlalu jauh dari toko Hasan. Sebuah toko pakaian distro ia datangi. K

rast beli. Dia juga membeli topi, masker, k

inggalkan toko distro itu. Dia harus segera

si di Po

. Dibukanya semua aksesori penyamaran, dimasukkan ke dalam t

di Prast, setelah beber

ergetar. Prast memeriksanya. Ternyata handphone kloningan Sabrina yang mendapatkan

agi ngapain, ab

adar. Pantas saja dicari di aplikasi hijau t

tersebut. Ternyata bukan hanya cha

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Malam Di Tengah2 Bab 2 Pulang Kampung3 Bab 3 Rencana Yang Tersusun Rapi4 Bab 4 Aplikasi MOMO5 Bab 5 Rama Dewantara6 Bab 6 Penyamaran Yang Berhasil7 Bab 7 Cinta Pertama8 Bab 8 Bukti Di Layar Kecil9 Bab 9 Detonasi Senyap10 Bab 10 Bimbingan dan Kebimbangan11 Bab 11 Keputusan Di Bawah Amanah12 Bab 12 Jaring Yang Terkembang13 Bab 13 Pelarian Dalam Takdir14 Bab 14 Bayang Masa Lalu di Balik Jubah Dakwah15 Bab 15 Prahara di Balik Layar Kaca16 Bab 16 Labirin Rencana dan Secangkir Kopi17 Bab 17 Penebusan Darah18 Bab 18 Gelombang Yang Mulai Menyentuh Daratan19 Bab 19 Pinangan Dibalik Puing Kehancuran20 Bab 20 Restu di Antara Bayang-bayang Dendam21 Bab 21 Langkah DI atas Luka22 Bab 22 Sisa Luka di Atas Kata Maaf23 Bab 23 Jejak Luka di Balik24 Bab 24 Ancaman di25 Bab 25 Pertemuan dan Bayang Ancaman26 Bab 26 Jejak Yang Terputus dan Nurani Yang Terguncang27 Bab 27 Darah Dibalas Darah28 Bab 28 Jejak Luka29 Bab 29 Bayang-bayang Masa30 Bab 30 Luka Yang Mengering31 Bab 31 Rahasia Dibalik Sambungan32 Bab 32 Sinyal Dibalik Luka33 Bab 33 Dilema Yang Kuat34 Bab 34 Badai Yang Kembali Mengusik35 Bab 35 Bayang-Bayang36 Bab 36 Jarak Dalam Kedekatan37 Bab 37 Jejak-Jejak Yang Kembali38 Bab 38 Bayangan Masa Lalu39 Bab 39 Persimpangan Takdir40 Bab 40 Luka Yang Bersimpangan41 Bab 41 Benang Merah di Balik Masalah42 Bab 42 Prahara di Balik Tirai Luka43 Bab 43 Jejak Hitam Sang Pengawal44 Bab 44 Keikhlasan Dalam Luka45 Bab 45 Kebencian Sang Mantan46 Bab 46 Retakan Yang Tersisa47 Bab 47 Benang Merah Penghianat48 Bab 48 Janji Diujung Doa49 Bab 49 Penantian Dalam Tidur Panjang50 Bab 50 Mahkota Kesetiaan dalam Sunyi51 Bab 51 Rahasia Dibalik Keputusan52 Bab 52 Jejak Yang Licin53 Bab 53 Benih Kecemburuan54 Bab 54 Tekad Dalam Tidur Panjang55 Bab 55 Bayang Masa Lalu56 Bab 56 Tes57 Bab 57 Akhir Sebuah58 Bab 58 Luka Yang Tak Kasat Mata59 Bab 59 Bayang-bayang Masa Lalu60 Bab 60 Masa Lalu dan Jebakan61 Bab 61 Rahasia di Balik Pagar62 Bab 62 Jejak Yang Hilang63 Bab 63 Badai Di Depan Mata64 Bab 64 Jejak Hilang Luka Tertinggal65 Bab 65 Tawaran Di Atas Luka66 Bab 66 Benang Merah Yang Terurai67 Bab 67 Prahara Di Bumi Wali68 Bab 68 Mandat Di69 Bab 69 Persimpangan Hati70 Bab 70 Bayang Masa Lalu71 Bab 71 Luka dan Penebusan72 Bab 72 Antara Tiga Hati73 Bab 73 Cadar Penutup74 Bab 74 Musuh Di Balik Bayang75 Bab 75 Perasaan Aneh76 Bab 76 Bayangan Yang Dipinjam77 Bab 77 Sosok Di Balik Kenangan78 Bab 78 Persimpangan Hati79 Bab 79 Gejolak di Antara Dua Pilihan80 Bab 80 Persekutuan Dua Hati81 Bab 81 Jejak Berdarah di Ujung Kampung82 Bab 82 Pengakuan Di Balik Tabir83 Bab 83 Desakan Cinta84 Bab 84 Antara Dua Pilihan85 Bab 85 Ujian di Balik Pintu Kamar86 Bab 86 Labirin Hati