icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
The Sky of Asia

The Sky of Asia

icon

Bab 1 Perasaan

Jumlah Kata:1296    |    Dirilis Pada: 11/12/2021

di Singapura!" suara bentak seorang ayah kepada anaknya

ah cukup bagiku lagian aku gak mau ngejar pangkat yang tinggi. Int

lanjutin dan bisa bikin kita bahagia. Dimana-dimana tamatan S2 akan suk

s lelaki tersebut yang membuat ayahnya marah besar dan 'praakk'.

embuat anak kita akan merasa kesakitan!" suara seo

a dan berhak menentukan kebahagiaanku sendiri." ujar l

an ayahnya kem

..." kata wanita tua itu h

cakapan yang tidak penting ini!" ujar lelaki itu meninggalkan ke

*

niversitas Gajah Mada Yogyakarta. Ia adalah tipikal pria yang baik, pintar, dan dia suka membaca buku karya Boy Candra bahkan dia suka menulis cerita. Xavier tidak suka bergaul dengan

an yang berat menjadi ringan walaupun puncak merapi merada ketubuh Xavier sore ini, ia keluar rum

?" tanya seorang wanita saa

, hanya ada sedikit masala

apa?" tan

perlu diceritai

gak apa-apa kok

tau sendiri,

kau bilang kau baik-baik saja!" Fidyah mengambil tissu da

h Xavier sedi

a dulu" u

lama ini kamu ba

k bawa duit, heheh" tawa Fidyah yang membuat percakapan ini l

rtemu denganmu

juga ketemu di ka

uga ya" tawa

asuk kampus?"

jawab

ampus juga," tawa kecil Fidyah s

yang jemput" ujar Xavier pah

Fidyah. "Eh aku boleh pinjam

amu baca buku mata kuliah kamu yang pendidikan

ndidikan karena ia bercita-cita menjadi seorang pengajar. Sedangkan Xavier memilih fakultas Ekonomi

ku suka membaca n

Candra?" ta

senang membacanya dan tiba-tiba aku mau baca no

u bawain deh!" kat

um?" tanya F

Bukannya semua orang berhak untuk mengek

ak bahagia gitu," pertanyaan Fidyah

cur dan berantakan. Kan tadi aku udah bilang kalau aku senang

juga bahagia bertemu

sudah dekat dengan wajah Fidyah. Tiba-tib

duran dikit!" ujar

lu hahah"

uka!" ujar Fidyah

ya haha" tawa Xavier semakin

Xavier mulai menghangatkan suasa

ngambek!" ujar Fidyah

kalau lagi ngambe

mbek, aku gak cantik gitu,

mbek cantiknya nambah" ujar Xavier ya

ih!". ujar

enyum dong, senyummu ka bisa meni

emang senyumku

hkan lebih manis dari gula ataupun pemanis lainnya!" pe

merah hahah

dyah menutup kedua mukanya d

er berhenti tertawa dan me

u maafin!"

u sini deh aku beliin es

sana!" uj

rim cepet ban

sana gue nga

yang menjual es krim di samping jalan raya dekat

roda dua. Sore ini para pejalan kaki terlihat ramai dari sebelumnya. Xavier

" ujar Xavier me

kata Fidya

ik keluarganya. Ia senang bertemu dengan Fidyah, temansejak SMP nya itu. Mereka menatap langit yang sedikit demi sedikit merubah warna dari kebiruan

*

seorang muslim. Mereka kembali pulang kerumah mereka m

ngin, Xavier telah sampai

ah turun dari kenda

terima kasih,

kamu bahagia sore tadi

au," tawa k

hati-hati yah! Ingat

rus bangun cepat besok

ang aku serin

biasany

. Kamu mungkin yang

? Aku bangun

u di hukum kar

sekali

kamu nih gak

dah h

yebelin, aku m

ah mas

lum mau

el

nap

gak a

ak, beneran kamu

tir ya

asa aja, aku

suk.!" ujar Xavier dan Fidyah masuk kedala

a dan melajukannya. 'Semoga besok perasaany

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Sky of Asia
The Sky of Asia
“Pertemuan mereka adalah takdir semesta. Perpisahan mereka pun kehendak semesta Dan, semesta kembali seolah bercanda mempertemukan mereka kembali. Namun, pertemuan tersebut adalah pertemuan yang sama-sama mereka inginkan. Langit dan Benua Asia adalah saksi kisah yang mereka rajut dalam kesederhanaan dengan mengundang kebahagiaan. Kisah Langit Asia adalah kisah cinta dan kehendak semesta.”
1 Bab 1 Perasaan2 Bab 2 Nadia3 Bab 3 Perkenalan4 Bab 4 Senja5 Bab 5 Kopi dan Filosofinya6 Bab 6 Pertemanan dan Perasaan7 Bab 7 Hujan8 Bab 8 Candaan dan Perasaan9 Bab 9 Janji10 Bab 10 Memahami perasaan11 Bab 11 Awan12 Bab 12 Senyum13 Bab 13 Dewasa14 Bab 14 Sebuah Perjalanan15 Bab 15 Waktu dan Keyakinan16 Bab 16 Sedikit Sesak17 Bab 17 Hati-hati dengan perasaan18 Bab 18 Rasa sakit19 Bab 19 Antara rasa sakit dan kebahagiaan20 Bab 20 Tentang kebaikan