icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istri Pertama Dengan Jendela Kaca

Bab 3 Taman Rahasia di balik kaca

Jumlah Kata:1194    |    Dirilis Pada: 16/11/2025

uansa putih tulang dan atap genteng. Kesan pertama: sederhana tapi hangat. Tepat di balik pagar kayu pendek, terpampang nyata has

perti membuang kostum panggung setelah pertunjukan panjang. Di si

i oleh dua aset berharga Elsa: mobil sedan berwarna merah marun yang

ia adalah penanda masa lalu ketika Delon masih memanggilnya 'Sayang' dan Delon hanya miliknya. Di sisi lain, motor matik itu adalah hadiah yang sarat makna pahit-hadiah u

ngan langsung menyergap, seolah rumah itu men

membersihkan rumah.

at yang ia telan di rumah sakit tadi. Ia s

obat Kankernya yang ia sembunyikan di kotak P3K paling atas. Ia menelan

mengirimkan uang kuliah dan uang saku

alam rumah, Elsa memutuskan untuk melakukan

ma tanah basah, daun mint, dan bunga-bunga segera memeluknya. Berkebun adalah

u adalah simbol kemandirian yang ia pertahankan. Ia jarang membeli sayuran, karena ia bisa memanennya sendir

ing dan harus berpegangan pada dinding rumah. I

nyirami bunga

us mekar. Aku juga harus seperti itu. Anggrek itu membutuhkan perawatan intensif, pers

menyapu halaman depan, ponselnya

untuk memastikan ia sudah tiba dengan sel

: "Ya

sudah sampai rumah?

aku sudah transfer uang. Belik

sebagai pengganti perh

pu dan sedang bersantai di teras. Jangan khawatir

akan senang besok aku ajak periksa lagi, ya sudah. Kam

epon, menyadari kesalahan

yang sesaat hampir ditujukan padanya, kini menjadi luka lama yang digaruk kembali. De

r matik putihnya. Mereka adalah bukti nyata: mobil itu ad

ijau dan bunga-bunga yang ia tanam sendiri, ia bisa merasa jujur. Ia adala

ertahan. Ia harus mekar, seperti Anggreknya, bahkan di tengah kera

hasil kebunnya bayam dan kemangi diolah sederhana. Ia duduk di ruang tamu, laptop Delon yang ia gunakan s

khir SMA. Dani, t

ulang nominal transfer bulanan dari Delon. Transfer itu besar, cukup untuk biaya hi

s tabungan pribadinya yang tersisa. Jika ia harus menjalani kemoterapi

epalanya. Tentu saja, fokus finansial Delon akan bergeser ke Ika dan Delon Junior. E

iri. Aku harus punya

an di De

jaan Work From Home Fleksibel", "Lowongan Virtual Assista

Pekerjaan ini memerlukan manajemen waktu yang baik, keahlian komunikasi, dan kemampuan me

line dengan hati-hati. Ia tidak bisa mencantumkan statusnya sebagai Istri Delon, jadi ia hanya mencantumkan

irim resume itu, ia

gah rasa sakit ini? Bagaimana jika e

depan. Ia menyentuh mobil sedan mera

ta yang pudar. Motor

an Ibu Delon yang m

io terburuk: Jika suatu hari Delon memutuskan hubungan dengannya demi foku

A itu. Ada tawaran pekerjaan dari seorang CEO start-up teknologi yang sering b

Tidak ada tatap muka. Bayarann

i laci meja belajar. Kepalsuan Elsa kini meluas: ia bukan hanya memalsukan kebahagi

k sembuh, melainkan harapan untuk bertahan hidup dengan martab

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Senyum yang berharga mahal2 Bab 2 Di Balik Jendela Cermin Rumah Sakit3 Bab 3 Taman Rahasia di balik kaca4 Bab 4 Wawancara rahasia5 Bab 5 Kunjungan di kebun6 Bab 6 Kehangatan di Balik Layar7 Bab 7 Wawancara dengan sang CEO8 Bab 8 Dua Kehidupan di Tengah Kebun Alasan di Balik Jaket Tebal9 Bab 9 Misi rahasia jantung kota10 Bab 10 Harga Sebuah Kerahasiaan11 Bab 11 Dua misi sebelum tengah hari12 Bab 12 Jamuan di balik Kepalsuan13 Bab 13 Pekerjaan adalah pelarian14 Bab 14 Riset IPO dan ancaman perjalanan15 Bab 15 Keberangkatan Rahasia dan Harga Diri di Udara16 Bab 16 Kejutan Di Mata Arya17 Bab 17 2 jam setelah ketegangan18 Bab 18 Keseimbangan di ketinggian19 Bab 19 Konfrontasi di ambang pintu20 Bab 20 Tamparan kesopanan21 Bab 21 Sendirian di ruang tunggu kehidupan22 Bab 22 Eksekusi kebohongan 3 hari23 Bab 23 Protokol Kanker dan Kesepian24 Bab 24 Tetes racun25 Bab 25 Hari Terakhir Racun dan Konfrontasi Kepulangan ​26 Bab 26 Bekas Luka Rahasia dan Penyesalan yang Membeku27 Bab 27 Harga Diri dan Tuntutan Prioritas28 Bab 28 Batasan Dingin dan Harga Pengorbanan29 Bab 29 Panggilan Tengah Malam dari Hati yang Terluka30 Bab 30 Pagi Dingin, Tanggung Jawab Sendiri31 Bab 31 Proyek Mandiri dan Penolakan Bermartabat32 Bab 32 Pesta Pernikahan, Martabat, dan Tatapan Cemburu33 Bab 33 Pesta Pernikahan, Martabat, dan Janji Masa Depan ​34 Bab 34 Batas Kekuatan dan Penolakan Terakhir ​35 Bab 35 Harga Diri, Proyek Arya, dan Permintaan Maaf di Tengah Malam ​36 Bab 36 Mandiri37 Bab 37 Kepulangan yang Tak Sama Lagi38 Bab 38 Jarak yang Menjadi Nyata39 Bab 39 Puncak Rapuh di Bawah Langit Kampung ​40 Bab 40 Rahasia yang Tersingkap dan Pintu yang Tertutup41 Bab 41 Penyesalan yang Terlambat dan Kebohongan demi Cinta42 Bab 42 Pintu yang Terkunci dan Rumah di Masa Depan43 Bab 43 Murka di Tanah Kamboja44 Bab 44 Layar yang Berpijar dan Larangan untuk Pulang45 Bab 45 Rapuh dalam Keheningan Malam46 Bab 46 Kepulangan yang Asing di Rumah Sendiri47 Bab 47 Privasi yang Terampas dan Luka yang Kian Dalam48 Bab 48 Memutus Rantai Ketergantungan49 Bab 49 Benteng Pertahanan dan Pertemuan Tersembunyi50 Bab 50 Api Cemburu dan Sisa Tenaga yang Terkuras ​51 Bab 51 Kebaya Putih di Tengah Pesta yang Megah ​ ​Pagi itu, kediaman52 Bab 52 Pilihan untuk Waras53 Bab 53 Pertemuan di Gerbang Perpisahan54 Bab 54 Membeli Kembali Kebebasan dengan Air Mata55 Bab 55 Pamitnya Sang Bidadari yang Terluka56 Bab 56 Sisa Tenaga di Depan Gerbang Baru57 Bab 57 Puing-Puing yang Tersisa58 Bab 58 Rahasia yang Tak Terbendung Lagi59 Bab 59 Rumah sakit