icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Senja di Kaki Gunung Arjuna

Senja di Kaki Gunung Arjuna

Penulis: Nur Hana
icon

Bab 1 Ekspektasi

Jumlah Kata:1034    |    Dirilis Pada: 07/12/2021

yang tertata apik dengan jalanan luas yang naik turun seperti bukit memang indah dipandang, namun beberapa mahasiswa yang harus berjalan mendaki gunung lewati lem

asana. Jauh lebih mudah menjalankan ritual kuliah, lalu mengistirahatkan diri di halaman kampus atau di

erkumpul di samping gedung Steering Comite, gedung tempat organisasi kampus berpusat. Gedung setinggi tiga lantai tersebut memiliki tata ruang yang terbuka hanya untuk empat unit di lantai dua, yaitu Unit English Camp, Unit Koperasi Mahasiswa, Unit Jurnalistik Fotografi

tahari berada pada poros paling jauh dari titik Bumi. Diposisi dingin, sebuah keberkahan bagi mahasiswa untuk mengawa

ah dimulai. Mereka tak bisa menahan untuk tidak melihat ke arah kelompok yang berkumpul, bagi sebagian mahasiswa, tugas kuliah dan masuk

kan surat dispensasi tidak mengikuti mata kuliah un

aman kampus yang luas, sebuah tanda yang menunjukkan bahwa puncak keg

ng mereka bawa terasa nyaman di punggung. Duapuluh Tiga mahasiswa-mahasiswi dari ber

lon anggota baru menjalani beberapa pertemuan, mereka menjalani pelatihan keselamatan baik secara teori mau

kegiatan puncak, mereka akan menjalani 4 hari dan 3 malam di kaki

m barang dan meletakkan di sisi lapangan parkir. Sebentar lagi truk penumpang mili

menata barang di atas truk, sedangkan senior laki -laki menaikkan barang barang yang telah disiapkan. Anggota b

lindungi dari panas matahari. Praktis untuk mengangkut penumpang, sekaligus barang-barang, mela

.

yang dikelilingi rimbunan pohon. Dinginnya angin yang menerpa

n ke basecamp dengan membawa berbagai barang. Sedangkan keduapuluh tiga anggota baru dari Korps Sukarel

hakiki. Anggota team perempuan hampir semuanya dibantu, kecuali Sindy, dan dua teman, yang memutu

mua selamat, tanp

an bertubuh gemol, memilih melompat sambil berharap tidak terguling. Lucky yang sedikit berisi dan tidak l

r pria berdecak kesal. Terutama saat ketiga hijabers dengan t

k banyak" ujar Hendrawan sang ketua reg

tas, kalian akan kami b

elempar tas berjeje

s mulai terasa berat, namun udara segar memuaskan otot paru paru yang mengemban

rasa kaku saat berdesakan menahan laju kendaraan. Belokan tajam ke kanan da

r di atas tanah, semua pemilik tas berdiri berb

ku belum ketemu. Boleh minta?" Nina berbis

inum dulu aku

dengan lega. Di teguknya dua kali

ersiap meneguk minuman, tiba tiba senior bertubuh t

Sumber air masih jauh. Kalian hanya membawa 2 botol minuma

sa, dilihatnya waja

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka