icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Senja di Kaki Gunung Arjuna

Bab 4 Perjalanan

Jumlah Kata:1111    |    Dirilis Pada: 07/12/2021

masih berusaha beradaptasi dengan ketua team baru. Yudha tidak banyak bicara karena fokus mencari petunjuk jalan yang ditinggalkan oleh senior mereka sebelumn

ut kegiatan ini untuk menambah ilmu dan sampai ke tahap selanjutnya. Ia

dari 50 menit, jarak awal perjalanan menuju pos satu masih wajar untuk dijalani anggota baru, tapi jarak kedu

jalan meliuk liuk dengan sisa tenaga, kedua tangannya memegang tali tas punggu

ang kram, tapi Sindy selalu menolak. Jari kakinya direnggangkan dengan hentakan kaki, menekuk jari jari kakinya dengan paksa dengan berjinjit, dan berusaha menghilangkan jari yang terkunci oleh ras

eam, Sindy tahu ini bukan lagi masalah fisik, tapi sudah mengarah ke mental. Terus berjalan tanpa mengetahui apakah lokasi tujuan

untuk meningkatkan derap langkah, namun semua terasa percuma, rasa lelah sudah membangun ego dalam diri. Entah sudah

il yang terlihat seperti saluran pengairan, nampak membelai luasnya tanah hijau pertanian. Untuk m

berjalan dibelakang Wenny, jauh lebih mudah mengkhawatirkan rekan seperjuangan daripada merutuki perjuangan diri sendiri. Pemandangan yang jarang dilihat oleh Sindy nampak berhamburan di setiap sudut mat

ebar, saluran pengairan menyambung menjadi hamparan sungai sungai kecil, anak-anak d

lu nampak tegar, ikut turun dan duduk melepaskan penat, membasuh muka dengan air segar yang mengalir. Sindy yang melihat mereka menikmati segarnya air pegunungan,

terus rendam kaki mu" uc

Yudha justru merasa malu, kaki Sindy yang kecil dan berwarna putih terlihat mema

i, hanya kaki.

ringsut

aku lihat kondisi kaki mu?" Yu

cidera, sulit berjalan dengan kaki s

y merasa tidak nyaman, ia yaki

itik dan membuat Sindy berulang kali menahan sakit. Yudha berpengalaman menangani kra

mu... Kenapa harus kesemsem

uk dan berusaha fokus, belum lagi s

nyol itu...' Yudha melepaskan dengan lembut kaki Sindy, Sindy meng

Wenny, Yudha ikut menggigit biskuit yang ditawarkan, mereka bertiga menikmati rasa penat denga

, ia merasa ingin buang air kecil, tapi ia tak ya

pis nih.., gimana dong..."

pis dimana ya?" Wenny den

kin harus menatap Yudha dengan wajah polos seperti Wenny, atau

eriksa dulu" Yudha bergeges melihat situasi, ia segera membelak

elakangnya. Sulit sekali untuk buang air kecil di tengah alam bebas, apalagi membersihkan diri di aliran air yang mengalir, Sindy

nampak Fuad berjalan dengan cepat menyusul mereka, Yudha bergegas menya

g, mereka tidak melihat anggota team lainnya sehingg

tu anggota laki laki cidera, Fuad pemimpin 4 anggota, dan semua anggotanya harus mendapat bantuan secepatnya. Yudha, Sind

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka