icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Aku Tidak Akan Memaafkanmu

Bab 2 Marina tidak tidur sama sekali

Jumlah Kata:1827    |    Dirilis Pada: 22/10/2025

ina tidak tidu

mantulkan wajah pucatnya, sementara jari-j

egan dari taman belakang rumah

tau bermain dengan kucing peliharaan mereka. Tapi yang membuat jantung Mar

ada R

rdiri ter

tap Alea te

adar kalau kameranya aktif. Tatapan itu...

. Tangannya menutup mulut sendir

un lalu - lebih pendiam, lebih gelisah, tapi ia p

o yang ia tonton terasa seperti

u buta se

ercaya pada seseorang

a menyiapkan sarapan seperti biasa, menyapa Re

a terus meneliti - setia

tanya Alea lembut samb

k gula," sahut Reynald sa

guk dan berj

ma. Lalu pelan-pelan, ia berkata, "

aranya datar. "Ada laporan

lain?" tanya Marina dengan n

kan surat kabar

hanya sejenak. Ia tersenyum s

membawa kop

h, sayang,"

ld hampir tak pernah memanggil Alea begitu, bahkan saat gadis i

uara logam beradu pelan dengan piring, me

meminta bantuan kepercayaannya, Dewi, seorang staf di yayasan

asan sore itu, menatap layar komputer yan

kata Dewi hati-hati. "Apa Ibu yakin ingin l

eng pelan. "Ak

nonton da

n, kadang mereka berbicara di dapur. Tapi semakin lama ditonton, semakin j

apa rekaman

n kamar Alea, hanya berdiri di

dengan wajah tega

a tak sanggup mendengar apa pun

Marina menutup laptop

yang se

ng jangan ceritaka

ri sorot mata Marina, ia tahu - sesuatu yang besar

malam berembus lembut, membawa aroma melati yang baru me

kamar Alea yang jen

ar dari apa pun di dunia ini. Ia membesarkan gadis itu dengan kasih, dengan keyakina

a itu terasa diuji den

dengar mendekat.

belakangnya de

kan guncangnya hati. "Mama cuma butu

di dengar suara di taman.

ursi di sebelahn

ir. "Mama kelihatan capek

tu lama sekali. Senyum d

atu yang sangat besar... di balik senyu

bingung. "M

mengusap kepala Alea lembut. "Kamu tumbuh

alu memeluknya. "

ara. Ia ingin percaya semuanya masih seperti dulu, tapi p

rina memutuskan untuk berb

tika Alea sudah tidur, lalu

tapi matanya menatap kosong. Ke

um tidur?

Aku ingi

ra Marin

menatap istrinya dengan d

diri tepat di depan

berubah sekila

yang tanya.

ya suara jam di din

," Reynald akhirnya menjawab

ke matanya. "Aku sudah l

ya membeku.

u tahu betul ap

ursi, matanya membulat

suamiku menatap anak kami seperti itu. Kenapa kau berdiri d

ntak, menghantam meja

uang kerja. Marina ters

pa yang sebenarnya ter

apas panjang. "Tidak ada apa-apa.

mbunyikan ini? Kenapa aku harus tahu da

a kelelahan, ada rasa bersalah, tapi jug

ea tumbuh begitu cepat. Dia mengingatkanku pa

elan, suaranya pecah. "Jangan

ld te

Reynald. Aku mempercayakan Alea padamu. Ta

pergi meninggalkan ruangan. Pin

bayangan lampu redup. Suara napasnya berat. Ia tah

lea menyadari perub

tampak gelisah. Suasana yang du

lea, minggu depan kamu ikut Mama ke yayasan. A

sih bantu Pa

ndiri," potong Mar

bergantian, bingung.

a sambil tersenyum kaku. "Mama c

a diam, mena

un-tahun, meja makan keluarga Pradipta

na membawa Alea lebih sering bekerja di

sibuk, kini sengaja pulang laru

Alea pulang lebih dulu untuk mengambil dokumen

ilnya dari

i ruang kerja. "Ka

i. Aku cuma ambil map

angguk. "Bai

pantulan wajah Reynald di kaca lemari - mena

a-pura tidak melihat. Tapi

, jantungnya berdegup tak karuan. Ia tidak tahu kenapa

enenangkan diri, terde

Tok

tu berat. "Kamu

ah. "Iya, Pa. Ak

Papa

, Pa! Aku su

ngan kakinya terlihat di celah bawah pin

tap pintu

rkata: ada yang berubah. Da

lihat sepatu Alea di depan kam

Sudah

ada ja

rtidur di atas meja belajar, masih deng

nya, lalu memandangi wajah itu den

nya lirih. "Kamu tidak seharu

- ke arah ruang kerja Re

a berub

au lambat, semuan

tang, keputusan be

an, suasana k

asa-basi. "Reynald, aku

nya dingin. "Te

cera

uk langsung menata

epat. "Kamu maka

a tiba-tiba n

suaranya meninggi. "Ka

kita berhenti menyakiti satu sama lain. Dan

ingungan dan ketakutan. "A

berkaca. "Kamu terlalu baik untuk

kembali ke arah istrinya. "Kau tida

wab Marina dingin. "Dia manusia,

seperti tam

keduanya, air matanya jatuh. "Mama,

nya sudah

cil kini membesar, t

a membereskan ba

untuk pindah semen

eja Alea, ia menemukan sebua

enggak tahu apa salahku. Aku cuma mau keluarga kita seperti dulu lagi. Ta

uat Marina ter

, menggema di k

Reynald berdiri di dep

ena penyesalan semata - lebih karena kehilanga

g dulu penuh tawa kini tenggelam da

rsis seperti malam ketika Alea p

baru - hanya kenangan yang perlahan larut bersam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Aku Tidak Akan Memaafkanmu
Aku Tidak Akan Memaafkanmu
“Alea diangkat oleh pasangan kaya, Reynald dan Marina, saat ia berusia delapan tahun. Reynald, seorang pengusaha sukses, dan Marina, wanita lembut yang lama berjuang untuk memiliki anak, menganggap Alea sebagai anugerah. Kini, di usia dua puluh dua, Alea tumbuh menjadi perempuan yang cerdas dan berparas menawan. Namun, setelah bertahun-tahun hidup bersama, hubungan keluarga itu mulai berubah arah. Reynald mulai merasa ada sesuatu yang berbeda setiap kali melihat Alea - bukan perasaan ayah terhadap anak, tapi sesuatu yang keliru dan menakutkan bagi dirinya sendiri. Alea pun bingung. Ia menghormati ayah angkatnya, tapi sejak beberapa bulan terakhir, Reynald bersikap aneh: perhatian berlebihan, tatapan yang membuatnya tak nyaman, dan alasan-alasan kecil agar mereka selalu berdua. Marina tidak tahu apa pun. Ia sibuk mengurus yayasan sosial dan terus berusaha menjalani terapi agar bisa hamil. Ia percaya keluarga mereka bahagia - tanpa menyadari badai yang diam-diam sedang terbentuk di dalam rumahnya. Namun, ketika sebuah kejadian tak terduga terjadi - sebuah video pengintai di rumah menunjukkan sesuatu yang tak seharusnya - rahasia yang mereka simpan bertahun-tahun pun mulai terbongkar satu per satu. Apakah Marina akan mengetahui kebenaran yang mengubah segalanya? Ataukah Alea akan memilih diam demi melindungi keluarga yang sudah memberinya kehidupan kedua?”
1 Bab 1 Di depan panti asuhan2 Bab 2 Marina tidak tidur sama sekali3 Bab 3 kenapa terasa cocok dengan suasana hati4 Bab 4 taman belakang5 Bab 5 Alea pun hidup dalam kebisuan6 Bab 6 pergi bukan sekadar kepergian7 Bab 7 kesempatan besar8 Bab 8 mereka ingin Alea memimpin9 Bab 9 Ini sudah terlalu jauh10 Bab 10 rumor yang disebarkan11 Bab 11 merusak reputasiku12 Bab 12 Semua orang akan tahu siapa Alea yang sebenarnya13 Bab 13 Aku bisa menghadapi apa pun14 Bab 14 kesempatan terakhirnya15 Bab 15 pastikan semua pihak melihatnya16 Bab 16 memuat tuduhan17 Bab 17 penyelidikan18 Bab 18 Di apartemen kecil19 Bab 19 mobil yang perlahan mati20 Bab 20 Kapalnya berangkat jam dua belas21 Bab 21 ketenangan itu menipu22 Bab 22 Kalian memang harus curiga23 Bab 23 Di luar markas24 Bab 24 mereka terasa rapuh25 Bab 25 setiap detik terasa seperti satu jam26 Bab 26 kekacauan27 Bab 27 dia berhasil melarikan diri