icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dalam Dekapan Dosen Tama

Bab 5 Lelaki itu

Jumlah Kata:750    |    Dirilis Pada: 22/10/2025

aju berserakan di kasur, koper terbuka lebar di lantai, d

melipat kaus Aruna sembaranga

orang lari dari kejaran debt collec

o, tadi aja mau masukin sepatu ke koper. Untung gue lihat." Aruna mendeli

ga lo kaget pas buka koper

lah buat bawa oleh-oleh." lalu tangannya menunjuk plastik besar berisi

a ya?! " tanpa persetujuan Dewi mem

! Itu buat rumah,

uat quality control. Ka

tu, memasukkannya lagi ke plasti

n diri ke kasur yang sudah seteng

satu

udah ribet kayak gini. Orang b

nyapu lantai. "Gue nggak mau pulang ninggalin kam

tikusnya bis

wi, membuat sahabatnya terpingkal-pingkal

ini lebih rapi, koper sudah siap. Aruna duduk di kursi belajar, menatap s

, lo kelihatan nggak tenang, deh. Pulang t

k menjawab. Jemarinya sibuk me

di ranjang kecil Aruna. Sama-sama main HP, kadang berdebat kecil masalah tik tok yang la

hari, Aruna berdiri, menepuk-nepuk tang

iar nggak drama nyeret koper sendirian." katanya lalu

ada lo." Aruna tersenyum ketika menaikkan koper ke bonceng

p lo pasti lebih rapi." tukas Dewi

rsahut-sahutan dari pengeras suara, bercampur deng

adap rel. Jam tangannya baru menunjukkan pukul 11.20. Ma

ue katanya mau dateng, hati-hati

bentar sahabatnya itu. "Thanks, Wi

alu bergegas ke

gal Aruna

olah menjadi teman setia. Matanya menatap ke arah rel, ke seb

angat, membayangkan rumah, ibu, bapak, aroma dapur, b

yang menempel di dadanya. Sesuatu

i tangannya, mencoba mengus

ari jalur lain. Orang-orang di sekitarnya terus berganti. Hin

an jaket tipis. Wajahnya tampan dengan garis rahang tegas, meski jelas m

ikit. "Permisi, boleh duduk?" suaranya terdengar

t. Jarak yang tadi lapang di kursi

dia menggeser panta

lu duduk. Aroma sabun yang segar te

lu buru-buru mengalihkan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Tama Pratama2 Bab 2 Aruna Janitra3 Bab 3 Pria Aneh4 Bab 4 Alasan Keluarga5 Bab 5 Lelaki itu6 Bab 6 Vian7 Bab 7 Pulang8 Bab 8 Jodoh Dadakan9 Bab 9 Tak Sependapat10 Bab 10 Diabaikan11 Bab 11 Cuma Menyisakan Satu Cincin12 Bab 12 Dunia Tak Peduli13 Bab 13 KECELAKAAN14 Bab 14 Dia Datang15 Bab 15 Share lock16 Bab 16 Pulang ke Rumahnya17 Bab 17 Menyesal18 Bab 18 Ternyata Sudah Punya Kekasih19 Bab 19 Kenapa Segitunya20 Bab 20 Cepetin Aja Nikahnya!21 Bab 21 Antara Aruna dan Putri22 Bab 22 Gosip yang Beredar23 Bab 23 Di antara Dua Wanita24 Bab 24 Tak Ada Pilihan, Selain iya 25 Bab 25 Katanya, PELAKOR26 Bab 26 Demi 'CITRA'27 Bab 27 KETAHUAN28 Bab 28 BERMAIN PERAN29 Bab 29 AKAD30 Bab 30 Aku nggak nyaman kamu di bawah, 31 Bab 31 Inikah Sandiwara 32 Bab 32 Hati Lain yang Dia Jaga33 Bab 33 Tak Terduga (+)34 Bab 34 ANTARA CANGGUNG DAN MAU35 Bab 35 CEMBURU36 Bab 36 Nikmati Hm ! - 21+37 Bab 37 Sakit!! - 21+38 Bab 38 DINGIN39 Bab 39 Pantaskah Terluka40 Bab 40 Yang Kedua Kali - 21+41 Bab 41 TAKUT HAMIL42 Bab 42 Lepaskan Yang Lain43 Bab 43 PIL KB44 Bab 44 'LEGAL COVER'45 Bab 45 KACAU (+)46 Bab 46 Pengakuan - 147 Bab 47 Pengakuan - 248 Bab 48 Membebaskan diri - 149 Bab 49 Membebaskan DIRI - 250 Bab 50 Membebaskan DIRI - 351 Bab 51 Marahnya Pria Itu52 Bab 52 Marahnya Pria Itu - 253 Bab 53 Marahnya Pria Itu 354 Bab 54 VIDIO - 1 (21+)55 Bab 55 VIDIO - 2 (21+)56 Bab 56 Sembunyi57 Bab 57 Main Bentar Yuk,58 Bab 58 Di Sofa - 21+59 Bab 59 Di Sofa - 2 21+60 Bab 60 ANCAMAN - 0161 Bab 61 ANCAMAN - 0262 Bab 62 Bekas Tama63 Bab 63 Bekas Tama 264 Bab 64 Hamil - 165 Bab 65 HAMIL - 266 Bab 66 IPAR