icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ranjang Panas Istri Kedua

Bab 4 Part 4

Jumlah Kata:887    |    Dirilis Pada: 05/09/2025

ejak pernikahan suaminya dengan istri mudanya, hatinya seperti terkoyak. Ia tak sa

membuka mata perlahan. Pandangannya buram sebelum akhirnya jelas

suara Tiara serak, matan

airah. "Layani aku, sayang," ucapnya sambil menarik selimut yang m

lam ini seharusnya menjadi malam pertama suaminya bersama Bella, istr

rakus, sementara tangannya dengan kasar meremas payudara Tiara meski masih terhalang kain p

idak bisa melayanimu?" tanya Tiara dengan suara lirih, m

telinga istrinya. "Dia... datang bulan. Dan aku benar-benar

n, namun di sisi lain, ada pula rasa bangga terselubung. Malam pertama suam

ngga pria itu terbaring di bawah. Ia merangkak naik, kini posisinya berada di atas tubuh suaminya. Tatapan matanya berubah, b

sa sakit hati, cinta, dan nafsu. Bram membalas dengan penuh gairah, keduanya larut dalam ciuman panjang

inya, menahan agar tubuh itu tetap dekat dengannya. Namun Tiara punya cara lain untuk menunjukkan dirinya. Perlahan,

enelusuri lehernya. Bram mendesah keras, kepalanya terdorong ke belakang

e belakang memberi ruang lebih. Tiara menciumi leher itu dengan liar,

am mengerang pelan, tangannya ter

menyusuri dada bidang Bram yang berotot. Ia mengecup penuh gaira

tipis, merasakan sensasi yang tak bisa ditolak. Dadanya na

p jengkal kulit. Hingga akhirnya bibirnya sampai ke otot perut Bram yang

hh... ahhh... luar biasa..." desahnya semakin berat, setiap sentuha

an. Sebuah senyum tipis penuh kemenangan terbit di bibirnya. Ia tahu, malam ini ia berhasil

gin menegaskan siapa yang benar-benar berkuasa malam itu. Jemarinya mulai bergerak pelan, membuka kancing baju tidurnya satu per satu

ah membuncah, Bram meraih kain tipis itu dan menariknya dengan kasar. Tiara terperanjat sejena

am. Payudaranya kencang dengan ukuran yang menggoda, puting berwarna cokelat muda sud

Besarnya terasa pas dalam genggamannya, membuat Bram semakin tak terkendali. Ia meneka

akit," keluhnya, suaranya ter

h dekat dan langsung menundukkan kepalanya. Bibirnya menempel di puncak

itu kencang..." desahnya, tubuhnya

oleh suara istrinya. "Mmmmhh... manis sekali..." suaranya parau, b

annya mencengkeram rambut suaminya erat, se

hhh..." desahnya semakin jelas, be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ranjang Panas Istri Kedua
Ranjang Panas Istri Kedua
“Bella menggeliat di bawah tubuh Bram, kedua tangannya mencengkeram erat sprei yang sudah kusut. Nafasnya terengah, bibirnya tak berhenti mengeluarkan desahan. "Ahh... Bram... ahhh... lebih dalam..." suara itu pecah, bercampur antara kenikmatan dan keputusasaan. Tubuhnya bergetar setiap kali Bram menghantam, membuatnya semakin terhanyut. "Ahh... enak sekali... jangan berhenti..." rintih Bella, matanya terpejam, wajahnya memerah diliputi panas yang semakin membakar. Bram hanya terkekeh rendah, melihat bagaimana istrinya tenggelam dalam permainan mereka. Semakin Bella mendesah, semakin cepat gerakannya, membuat kamar itu penuh dengan suara ranjang yang berderit, bercampur dengan panggilan dan rintihan Bella yang semakin tak terkendali.”
1 Bab 1 Part 12 Bab 2 Part 23 Bab 3 Part 34 Bab 4 Part 45 Bab 5 Part 56 Bab 6 Part 67 Bab 7 Part 78 Bab 8 Part 89 Bab 9 Part 910 Bab 10 Part 1011 Bab 11 Part 1112 Bab 12 Part 1213 Bab 13 Part 1314 Bab 14 Part 1415 Bab 15 Part 1516 Bab 16 Part 1617 Bab 17 Part 1718 Bab 18 Part 1819 Bab 19 Part 1920 Bab 20 Part 2021 Bab 21 2122 Bab 22 Part 2223 Bab 23 Part 2324 Bab 24 Part 2425 Bab 25 2526 Bab 26 Part 2627 Bab 27 Part 2728 Bab 28 Part 2829 Bab 29 Part 2930 Bab 30 Part 3031 Bab 31 Part 3132 Bab 32 Part 3233 Bab 33 Part 3334 Bab 34 Part 35