icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ranjang Panas Istri Kedua

Bab 3 Part 3

Jumlah Kata:1039    |    Dirilis Pada: 05/09/2025

i oleh beberapa orang terdekat termasuk kedua orang tua Bella. Semua berjalan lancar, tanpa kendala, hin

udah beristri. Hatinya terasa begitu hancur. Menyedihkan sekali, namun apa lagi yang bisa ia lakukan?

dua orang tuanya pulang, meski hanya sampai depan ru

," ucap Joko lirih, suaranya b

lian tidak perlu merasa bersalah. Aku baik-baik saja di sini. Aku ya

h mengucapkan salam perpisahan, mereka berdua pun melangkah pergi. Bella berdiri terpaku, matanya me

di dalam sudah sangat sepi. Bram memang sebelumnya meminta semua or

. itu artinya malam ini aku harus melayaninya," gumamnya dalam hati. Jantungnya berdetak begi

u. Setiap langkah terasa seperti menyeret dirinya semakin dekat pada kenyataan yang tak bisa ia hindari. Sesampainya di depan pin

elana pendek tanpa atasan. Bella terdiam. Ada rasa takut yang menjalari tubuhnya, tapi di saat yang sama, matanya

, serta wajah keturunan Belanda yang masih tampak jelas. Proporsinya begitu sempurna, me

nci Bella. Senyumnya tipis, namun penuh de

gas. Suaranya berat, penuh wibawa. "Mendekat

matanya saja, ia bisa merasakan be

uat Bella tersentak. Tatapan matanya yang semula penuh hasrat ki

annya. Baginya, itu cara paling aman agar jarak tak terlalu terasa menyesakkan. Namun, pilihan itu just

a beberapa sentimeter, membuat Bella menahan napas. Ket

melainkan karena nafsu yang menguasainya. "Semua tidak seburuk yang kamu piki

oba menenangkan dirinya meski jantungnya berdebar semakin kenca

aku. Bibir Bram terasa begitu kuat, seolah menghisap set

yang," bisik Bram

mulutnya dengan penuh agresi. Bella tersentak, spontan ingin melepaskan diri. Namun Bram tidak mem

diinginkan pria itu. Rasa takutnya berangsur bercampur dengan keheningan pasrah

, meremas bagian tubuh Bella yang paling ia idam-idamkan. Sentuhan

kepalanya, sebuah refleks yang tak bisa ia kendalikan. Membuat Bram semakin leluasa mengecup

suaranya lirih, hampir tak ia

sratnya meledak, tubuhnya semakin menekan tubuh mungil Be

t yang merembes di bawah sana, bukan kenikmatan, melainkan rasa sakit y

ap Bella dengan panik, tangannya

seseorang yang baru saja berlari jauh. "Kenapa?" t

ur cemas. "Sepertinya... saya datang bula

Jangan menipuku! Kau pasti sudah basah kan? Itu

anjak, berlari kecil ke kamar mandi. Bram sempat menatap punggungnya dengan tatapan penuh cu

na gairah semata, melainkan juga karena frustr

i yang meledak-ledak. Ia merasa seperti dipermainkan oleh keadaan. Malam yang seharusn

Bella tak bisa melayani, maka hanya satu orang yang

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ranjang Panas Istri Kedua
Ranjang Panas Istri Kedua
“Bella menggeliat di bawah tubuh Bram, kedua tangannya mencengkeram erat sprei yang sudah kusut. Nafasnya terengah, bibirnya tak berhenti mengeluarkan desahan. "Ahh... Bram... ahhh... lebih dalam..." suara itu pecah, bercampur antara kenikmatan dan keputusasaan. Tubuhnya bergetar setiap kali Bram menghantam, membuatnya semakin terhanyut. "Ahh... enak sekali... jangan berhenti..." rintih Bella, matanya terpejam, wajahnya memerah diliputi panas yang semakin membakar. Bram hanya terkekeh rendah, melihat bagaimana istrinya tenggelam dalam permainan mereka. Semakin Bella mendesah, semakin cepat gerakannya, membuat kamar itu penuh dengan suara ranjang yang berderit, bercampur dengan panggilan dan rintihan Bella yang semakin tak terkendali.”
1 Bab 1 Part 12 Bab 2 Part 23 Bab 3 Part 34 Bab 4 Part 45 Bab 5 Part 56 Bab 6 Part 67 Bab 7 Part 78 Bab 8 Part 89 Bab 9 Part 910 Bab 10 Part 1011 Bab 11 Part 1112 Bab 12 Part 1213 Bab 13 Part 1314 Bab 14 Part 1415 Bab 15 Part 1516 Bab 16 Part 1617 Bab 17 Part 1718 Bab 18 Part 1819 Bab 19 Part 1920 Bab 20 Part 2021 Bab 21 2122 Bab 22 Part 2223 Bab 23 Part 2324 Bab 24 Part 2425 Bab 25 2526 Bab 26 Part 2627 Bab 27 Part 2728 Bab 28 Part 2829 Bab 29 Part 2930 Bab 30 Part 3031 Bab 31 Part 3132 Bab 32 Part 3233 Bab 33 Part 3334 Bab 34 Part 35