icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Air Mata Seorang Pengasuh

Bab 4 mencoba menenangkan diri

Jumlah Kata:972    |    Dirilis Pada: 29/08/2025

. Bayi itu tertawa kecil, tangannya meraih mainan gantung di atas tempat tidurnya. Amara tersenyum, mencoba menenangkan diri. Namun h

u yang lebih gelap dan berbahaya. Pesan misterius yang ia terima beberapa hari lalu semakin membuatnya wa

staf baru tampak mencurigakan. Mereka selalu muncul di tempat-tempat yang sama, seolah mengamati aktivitas Amara dan Arya. A

bicara dengan salah satu pegawai apartemen. Sarah mencoba mengorek informasi tentang rutinitas Arya dan jadwal Tuan Hadi. Amara menyadari, Sarah

ia harus memastikan Arya tetap dalam pengawasannya setiap saat. Ketiga, ia harus menyelidiki pihak misterius yang mengirim pesan sebelumnya.

di seberang terdengar dingin, nyaris tanpa emosi. "Kau pikir kau bisa menjaga Arya seorang

gas dan berbahaya. Ia sadar, pihak misterius ini memiliki informasi tentang dirin

g memahami situasinya. "Amara... kita harus bertindak. Ini sudah lebih dari s

erubahan rutinitas Arya, bahkan rencana darurat jika Sarah atau pihak misterius mencoba mendekat. Amara mulai menulis jadwal

terus meningkat, pencarian ayah kandungnya tetap harus berjalan. Ia mulai menyusun rencana: mengunjungi alamat lama yan

l ia yakin sudah menguncinya. Kamera keamanan menunjukkan bayangan seseorang di lorong, bergerak cepat dan menghil

, jelas khawatir. "Ini sudah melampaui batas. Kita harus menggunakan keam

bisa menghadapi ini sendiri. Kita harus bekerjasama. Kita harus m

g ia cintai, tapi juga menghadapi ancaman nyata dari orang-orang yang tampaknya tidak segan me

i sederhana, mengatur pola patroli di sekitar apartemen, dan memantau setiap orang yang mas

ir kau bisa menyembunyikan Arya selamanya? Kami

us itu jelas tahu lebih banyak tentang aktivitasnya daripada yang ia bayangkan. Ia sad

ayi itu, tekadnya mengeras. "Aku tidak akan membiarkan apa pun terjadi pad

tegi. Meski awalnya ia merasa tidak berguna, Fathir kini mulai menyadari bahwa keberadaan Amara bukan hanya penti

bih agresif, pihak misterius semakin dekat, dan keselamatan Arya menjadi taruhan te

arian itu semakin sulit karena ancaman eksternal yang nyata. Namun satu hal ia pegang: meski dunia seakan melawan, ia

nji pada dirinya sendiri: tidak peduli seberapa besar ancaman yang datang, ia akan melindungi Arya. Ia akan menghadapi Sarah, pihak misterius, dan apa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Air Mata Seorang Pengasuh
Air Mata Seorang Pengasuh
“Amara adalah gadis cantik asal Solo. Sejak kecil, ia diasuh oleh Mbah Tini, sosok nenek yang selalu menyayanginya seperti anak sendiri. Namun, setelah Mbah Tini meninggal dunia, Amara merasa dunianya seakan runtuh. Dengan tekad yang bulat, ia memutuskan pergi ke Jakarta untuk mencari ayah kandungnya, mengikuti petunjuk yang selama ini diberikan Mbah Tini. Amara yakin, saat bertemu ayahnya, ia bisa membuktikan bahwa ia bukan anak haram sebagaimana rumor yang sering ia dengar. Setibanya di Jakarta, Amara hanya membawa keberanian dan sedikit uang. Ia mulai melamar pekerjaan sebagai cleaning service di sebuah perusahaan besar, berharap bisa bertahan hidup sambil mencari petunjuk tentang ayahnya. Beberapa bulan bekerja, Amara melihat pengumuman lowongan pekerjaan baru: Tuan Hadi Pratama, pemilik perusahaan ternama, mencari seorang pengasuh untuk cucunya, Arya Pratama. Gaji yang ditawarkan sangat besar, membuat Amara tertarik mencoba peruntungan. Beruntung, setelah wawancara singkat, Tuan Hadi langsung menerima Amara bekerja di apartemennya. Tuan Hadi sendiri sangat sibuk dengan urusan bisnis dan keluarganya. Istrinya, yang terlalu tenggelam dalam dunianya sendiri, tidak punya waktu mengurus Arya. Semua tanggung jawab pengasuhan sepenuhnya diberikan kepada Amara. Di sisi lain, Fathir, ayah kandung Arya, berada di titik terpuruk. Istrinya, Sarah, telah pergi ke luar negeri bersama selingkuhannya, meninggalkan Arya yang baru berusia tiga bulan. Setiap hari Fathir tenggelam dalam kesedihan dan mabuk-mabukan, sementara Amara yang baru masuk ke dalam hidup mereka mulai menghadapi tantangan mengurus anak kecil dan menenangkan hati Fathir yang hancur. Hari-hari Amara dipenuhi dengan tangis bayi, aroma susu, dan janji kecil yang ingin ia tepati: menemukan ayah kandungnya. Namun, tak disadari, kehadirannya mulai mengubah kehidupan Tuan Hadi dan Fathir perlahan, tanpa mereka sadari, Amara bukan hanya membawa kasih sayang, tetapi juga harapan baru bagi keluarga yang hampir hancur itu.”