icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2

Bab 2 Chapter 2

Jumlah Kata:1598    |    Dirilis Pada: 24/11/2021

dak pidana. Tetapi hukum tidak akan melindungi seorang istri dari tindak keji seorang pelakor. Maka jika ia menyerang Diana, Diana bisa membuat laporan pada pihak kepolisian, kalau dirinya

dengan visum dari rumah sakit dan saksi-

aannya secara langsung. Enam tahun berumah tangga membuat Jihan khatam dengan tindak tanduk Tommy. Jadi sebelum

iinginkan. Ia tidak mau bernasib seperti ibunya, yang hanya bisa menangis dan meratap setiap kali ayah

n baik buruknya. Tapi kalau dirinya, sungguh ia tidak akan mau. Karena menurutnya dirinya bukan pilihan. Lagi pula untuk apa lagi ia meminta Tommy untuk memilih? Tommy sudah jelas memilih Diana. Karena kalau memang benar Tommy mencintainya, Tommy tidak akan menyelingkuhinya. Titik. Ia t

i Mbak ketemu den

ak. Jihan mengerti, pasti Kanaya takut kal

e sana? Mbak ingin

au ia membuat huru hara. Pertanyaan Ka

atah kata, dengan menatap mata mereka berdua. Mbak janji. Mbak hanya akan berbicara, Nay. Mbak tidak akan merendahkan diri Mbak sendiri dengan bersikap seperti orang tidak waras di sana.

ngerti kalau Kanaya mencoba memberikan dukungan padanya sebagai sesama perempuan. Setelah membaca b

Diana. Sementara Diana sendiri tidak berani memandang wajahnya. Air muka Diana dan Tommy sama-sama pucat. Jihan paham sekali kalau Diana

n tidak menyadari kalau kursinya telah terjatuh. Rasa gugup telah mengambil alih kewaspadaannya. Sementara Diana tetap dalam posisi duduk. Hanya saja

senyum kecil. Mungkin bagi Tommy dan Diana, sikapnya terlihat tenang. Tidak ada riak yang berarti di air mukanya. Hanya saja tidak ada yang tahu,

aknya secara tiba-tiba membuat otaknya ngeblank. Ia tidak tahu harus mengarang cerita mulai dari mana. Jihan buk

ihan saja yang bertanya ya, Mas? Supaya ti

l Jihan yang dingin seperti ini. Biasanya Jihan itu penga

. Makanya Mas tidak mengajak Jihan. Pertanyaannya Jihan

akai lipstick dan highheels ya, Mas? Coba

ja lain, memperlihatkan reaksi beragam. Ada yang mencuri-curi pandang. Ada yang berbisik-bisik dengan teman-temannya. Sampai ada yang terang-terangan menonton sambil memvideokan. Para peserta reuni mudah resah. Mungk

ah sakit tengah malam buta, saat kamu mencoba bunuh diri? Siapa juga yang mengatakan kalau seharusnya para pelakor di dunia ini dit

idak tahu betapa tidak tau berterima kasihnya Diana. Sudah dianggap sep

ri para pelakor itu, maka pertanyaannya aku u

am. Diana tidak kuasa menjawab sesu

menari-nari kegirangan dan membiarkan aku mati? Coba jawab, Dian?" Suasana kian hening. Para peserta reuni kian gelisah. Kalimat demi kalimat yang diucapkan

pai ke telinga-telinganya. Diana pasti malu karena banyaknya pengunjung Starbuck* yang memandan

lu, saat Mas melamar Jihan. Mas bilang, Mas akan setia dan

cil. Pedihnya tidak terucapkan. Air matanya mengalir perlahan. Merembes keluar dari sudut-sudut matanya. Menetes satu demi satu dalam tangis tanpa suara.

ra saat hamil besar seperti ini, membuat nuraninya bergetar. Istimewa melihat Ni

ang baru saja merangkul wanita lain. Tommy gentar. Enam tahun menjadi suami Jihan, ia sangat memahami karakter istrinya. Jihan ini walau lembut dan pengalah, tetapi sangat keras

han. Biasanya jika Jihan sedang marah, sebuah elusan lembut di ubun-ubun serta ucapan maaf tulus, akan meredakan amarahnya. Namun kali ini, Jihan menepis lengannya kasar. Saat ia memaksa mencengkram pergelangan tangan Jihan, istrinya membentak marah. Ku

aik-baik, Mas. Mulai hari ini dan seterusnya, Jihan tidak akan lagi pulang ke rumah kita. Karena Jihan akan kembali ke rumah orang tua Jihan. Masalah selanjutnya biar ayah dan ibu saja yang akan membahasnya dengan, Mas. Jihan permisi dulu," Jihan me

u telah menemani, Mbak," pamit Jihan seraya berlalu. Jihan meninggalka

. Di dunia ini semua bisa berakhir. Orang bisa beru

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
“Ini adalah buku kedua dari Trilogi#womenpowerseries. 1. Merah Hitam Cinta#bukuke-1 2. Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2 3. Bukan Perempuan Biasa#bukuke-3 Reuni membawa petaka. Jihan Khairiyah sama sekali menyangka akan mengalami perceraian di saat tengah mengandung tua. Tommy Wiranata--suaminya, mengalami fase CLBK dengan Diana, tetangga yang telah ia anggap sebagai saudara kandungnya sendiri. Ternyata selama ini Diana berpura-pura memeluknya erat bagai saudara, namun terus menikami punggungnya dengan telengas. Setelah sekian lama, Jihan baru menyaksikan sebuah kebenaran di depan matanya. Ia melihat suaminya memeluk mesra Diana saat reuni. Seketika dunia terasa oleng. Langit pun serasa runtuh di hadapannya. Kini ia memahami ungkapkan yang mengatakan bahwa ; musuh tidak selalu orang yang membenci kita. Ada yang lebih mengerikan. Ia terlihat baik. Namun tega mendorong kita dari belakang. "Mas tidak pernah berhubungan badan dengannya. Mas hanya khilaf dan tergoda kenangan masa lalu. Mas ini manusia biasa, bukan malaikat. Maafkan." -Tommy Wiranata- "Bukan tidak pernah. Mungkin belum, tetapi menuju akan. Lagi pula arti selingkuh itu tidak harus berhubungan badan, Mas. Dengan saling berbalas chat mesra, dan langsung menghapusnya karena takut terlihat oleh Jihan saja, itu artinya sudah selingkuh." -Jihan Khairiyah- "Setiap kamu berkeluh kesah tentangnya, aku akan terus menghibur hatimu. Tapi dalam hati, aku bersorak gembira. Karena semakin lama, kamu akan semakin jauh darinya. -Diana Paramitha- "Saat seorang peselingkuh meminta maaf dan ingin kembali bersama, jangan dipercaya. Karena sesungguhnya ia melakukan itu bukan karena demi hubungan kalian. Tetapi demi nama baiknya." -Azzam Alkatiri Kisah ini menceritakan tentang bagaimana kuatnya seorang perempuan saat dihadapkan pada dua pilihan penting ; kehilangan sumber nafkahnya atau kehilangan harga dirinya.”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Chapter 1112 Bab 12 Chapter 1213 Bab 13 Chapter 1314 Bab 14 Chapter 1415 Bab 15 Chapter 1516 Bab 16 Chapter 1617 Bab 17 Chapter 1718 Bab 18 Chapter 1819 Bab 19 Chapter 1920 Bab 20 Chapter 2021 Bab 21 Chapter 2122 Bab 22 Chapter 2223 Bab 23 Chapter 2324 Bab 24 Chapter 2425 Bab 25 Chapter 2526 Bab 26 Chapter 2627 Bab 27 Chapter 2728 Bab 28 Chapter 2829 Bab 29 Chapter 2930 Bab 30 Chapter 3031 Bab 31 Chapter 3132 Bab 32 Chapter 3233 Bab 33 Chapter 3334 Bab 34 Chapter 3435 Bab 35 Chapter 3536 Bab 36 Chapter 3637 Bab 37 Chapter 3738 Bab 38 Chapter 3839 Bab 39 Chapter 3940 Bab 40 Chapter 4041 Bab 41 Chapter 4142 Bab 42 Chapter 4243 Bab 43 Chapter 4344 Bab 44 Chapter 4445 Bab 45 Chapter 4546 Bab 46 Chapter 4647 Bab 47 Chapter 4748 Bab 48 Chapter 4849 Bab 49 Chapter 4950 Bab 50 Chapter 5051 Bab 51 Chapter 5152 Bab 52 Chapter 52 (end)53 Bab 53 Extra Part