icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2

Bab 3 Chapter 3

Jumlah Kata:1818    |    Dirilis Pada: 24/11/2021

a kamu begitu saja kepada orang lain yang cuma kebetulan singgah. Peremp

Jihan ini keras kepala sekali. Hanya karena memergoki suaminya bersama dengan wanita lain, anak perempuannya ini langsung patah arang. Putrinya

ikmati semuanya. Mereka salah? Tidak juga. Jiwa seorang laki-laki memang seperti itu. Petualang dan pemburu. Mereka tidak akan pernah puas terhadap wanita, sama seperti wanita yang tidak pernah puas akan uang. Perkara ini memang sudah ada dari zaman dahulu. Bedanya dulu dilakukan dengan terang-terangan karena dilegalkan. Sementara sekarang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, karena banyaknya lembaga-lembaga yang membela kaum perempuan. Tetapi prakteknya toh sama saja. Laki-laki kerap m

signifikan. Rumah tangga itu isinya adalah tentang cinta dan kepercayaan. K

menjawab pertanyaan ayahnya sekedarnya. Sedari belum menikah pun, ia memang

my. Sebenarnya pada hari pertamanya minggat, ia masih mempunyai pemikirannya untuk berbaikan pada Tommy. Apalagi saat ibunya mengingatkan tentang kandungannya. Bulan depan ia akan segera melahir

i untuk melanjutkan rumah tangganya. Karena Tommy tidak merasa apa yang dilakukannya adalah sesuatu hal yang salah. Tommy menyebutnya dengan kata khilaf. Klarifikasi Tommy pun hanya melalui

puluhan atau berapa pun tidak ada yang tahu. Hanya saja, di atas kertas dan dalam bermasyarakat, mereka tetap setia pada satu istri. Istri-istri mereka juga tahu. Istri-ist

tidak pernah akur dengannya. Beda sekali dengan Nihan, kakaknya. Yang selalu menuruti naseha

au perempuan mana pun itu untuk memuaskan nafsu sesaat Ayah. Dan Jihan bersumpah, kalau Jihan tidak mau menjadi bagian dari wanita-wanita itu. Jihan muak melihat bagaimana seorang suami y

alkan uang suami, serta malu karena nama baik menjadi buruk di masyarakat, membuat ibunya dan banyak perempuan-perempuan lain re

a kaya, pasti mereka akan mencari makanan lain juga. Ingatlah, Han. Laki-laki itu hanya setia kalau mereka sedang susah. Coba kalau sudah sugih, pasti mereka akan bertingkah juga. Percayalah pada Ayah

lagi dengan dua orang anak yang masih kecil-kecil. Terlebih lagi Jihan ini sudah terbiasa hidup enak sedari kecil. Mana mungkin putrinya ini bisa survive hidup sendiri? Ujung-ujungnya pas

ayahnya, Syahnan Jayawijaya hingga dua orang pamannya. Mereka semua masih memperlakukan budaya perseliran. Adalah hal yang biasa jika para laki-laki di keluarga ini, memiliki istri simpanan, baik sah secara agama, ataupun hanya sekedar jajan-jajan saja. Mereka

etapi laki-laki yang baik juga banyak, Yah. Jihan tidak suka menyamaratakan orang. Satu hal yang pasti Jihan tidak sudi memunguti serpihan sisa-sisa cinta dari la

uan kasar ayahnya. Sikap ayahnya selalu seperti ini. Menggunakan kekerasan apabila ayahnya tidak bisa membantah kebenaran argumennya. Satu hal yang tidak J

n sedang susah. Sebagai orang tua, seharusnya

an keegoisan suaminya. Ia tidak mau kalau putrinya juga ikut teraniaya. Sekarang ia sudah tua. Ia sudah tidak takut apapun la

arga kita. Tetapi kalau Mas kembali main tangan seperti ini

da. Jika biasanya ibunya mengalah dan manut-manut saja, kali ini tatapan ibunya membara. Ibunya bersikap gala

ungan di rumah ini. Pokoknya, selama Tommy tidak mengantarkan kamu pada Ayah, Ayah tidak akan menerima kehadiranmu.

annya dulu. Semua hal mereka pasrahkan kepada orang tua. Apalagi kali ini, Rianti ikut-ikutan menentangnya. Entah mengapa akhir-akhirnya ini

a dengan layak, apabila ia menentang Syahnan. Ia hanyalah seorang ibu rumah tangga, yang mengandalkan uang suami. Menentang artinya tidak makan. Makanya ia terus bersabar walau hatinya berdarah-darah. Namun kini tidak lagi.

ini, Bu Rianti pun mempersiapkan sebuah rencana. Intinya

*

Mereka sedang berlomba-lomba mencari perhatian para pria hidung belang berkantong tebal, atau sekedar bergembira ria melepas kepenatan. Sementara para eksekutif muda yang sedang dugem, tertawa mesum sembari mengamati para penjaja

g telah kosong, dan satu yang masih terisi setengahnya. Tommy menikmati minuman beralkohol itu untuk menghilangkan baya

dibakar, Tommy menghisap rokoknya dalam-dalam. Kemudian ia menghembuskan asapnya dalam bentuk bul

at pria pujaannya duduk sendirian di bartender. Sepertinya sang pria pujaannya itu belum berbaikan dengan istrinya. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
“Ini adalah buku kedua dari Trilogi#womenpowerseries. 1. Merah Hitam Cinta#bukuke-1 2. Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2 3. Bukan Perempuan Biasa#bukuke-3 Reuni membawa petaka. Jihan Khairiyah sama sekali menyangka akan mengalami perceraian di saat tengah mengandung tua. Tommy Wiranata--suaminya, mengalami fase CLBK dengan Diana, tetangga yang telah ia anggap sebagai saudara kandungnya sendiri. Ternyata selama ini Diana berpura-pura memeluknya erat bagai saudara, namun terus menikami punggungnya dengan telengas. Setelah sekian lama, Jihan baru menyaksikan sebuah kebenaran di depan matanya. Ia melihat suaminya memeluk mesra Diana saat reuni. Seketika dunia terasa oleng. Langit pun serasa runtuh di hadapannya. Kini ia memahami ungkapkan yang mengatakan bahwa ; musuh tidak selalu orang yang membenci kita. Ada yang lebih mengerikan. Ia terlihat baik. Namun tega mendorong kita dari belakang. "Mas tidak pernah berhubungan badan dengannya. Mas hanya khilaf dan tergoda kenangan masa lalu. Mas ini manusia biasa, bukan malaikat. Maafkan." -Tommy Wiranata- "Bukan tidak pernah. Mungkin belum, tetapi menuju akan. Lagi pula arti selingkuh itu tidak harus berhubungan badan, Mas. Dengan saling berbalas chat mesra, dan langsung menghapusnya karena takut terlihat oleh Jihan saja, itu artinya sudah selingkuh." -Jihan Khairiyah- "Setiap kamu berkeluh kesah tentangnya, aku akan terus menghibur hatimu. Tapi dalam hati, aku bersorak gembira. Karena semakin lama, kamu akan semakin jauh darinya. -Diana Paramitha- "Saat seorang peselingkuh meminta maaf dan ingin kembali bersama, jangan dipercaya. Karena sesungguhnya ia melakukan itu bukan karena demi hubungan kalian. Tetapi demi nama baiknya." -Azzam Alkatiri Kisah ini menceritakan tentang bagaimana kuatnya seorang perempuan saat dihadapkan pada dua pilihan penting ; kehilangan sumber nafkahnya atau kehilangan harga dirinya.”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Chapter 1112 Bab 12 Chapter 1213 Bab 13 Chapter 1314 Bab 14 Chapter 1415 Bab 15 Chapter 1516 Bab 16 Chapter 1617 Bab 17 Chapter 1718 Bab 18 Chapter 1819 Bab 19 Chapter 1920 Bab 20 Chapter 2021 Bab 21 Chapter 2122 Bab 22 Chapter 2223 Bab 23 Chapter 2324 Bab 24 Chapter 2425 Bab 25 Chapter 2526 Bab 26 Chapter 2627 Bab 27 Chapter 2728 Bab 28 Chapter 2829 Bab 29 Chapter 2930 Bab 30 Chapter 3031 Bab 31 Chapter 3132 Bab 32 Chapter 3233 Bab 33 Chapter 3334 Bab 34 Chapter 3435 Bab 35 Chapter 3536 Bab 36 Chapter 3637 Bab 37 Chapter 3738 Bab 38 Chapter 3839 Bab 39 Chapter 3940 Bab 40 Chapter 4041 Bab 41 Chapter 4142 Bab 42 Chapter 4243 Bab 43 Chapter 4344 Bab 44 Chapter 4445 Bab 45 Chapter 4546 Bab 46 Chapter 4647 Bab 47 Chapter 4748 Bab 48 Chapter 4849 Bab 49 Chapter 4950 Bab 50 Chapter 5051 Bab 51 Chapter 5152 Bab 52 Chapter 52 (end)53 Bab 53 Extra Part