icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
BLIND HEART

BLIND HEART

Penulis: Ayu Tarigan
icon

Bab 1 Awal Mula

Jumlah Kata:1063    |    Dirilis Pada: 22/11/2021

a

sedang pusing memikirkan skripsi, ditambah lagi biaya wi

Ibu membuka usaha gorengan kecil-kecilan. Meski begitu, aku tetap bersyukur, kedua orangtua ku masi

i, tak memikirkan beli beras untuk esok h

auh dari tempat tinggal kami. Aku harus melakukan itu untuk meringankan beban Ayah dalam

dipersilahkan oleh seorang petugas keamanan, dan aku disambut ol

i saya," uc

nan ini yang terlihat seperti istana. Bahkan, kutebak marmer

mendapati dada telanjang seorang pria yang sedang bersantai di pinggiran kolam. Rambut basahnya mengalirkan butiran halus yang meng

elah tiba," ucap pria

Tapi, bukankah yang harus ku

mu akulah pelayannya?

ni mengangguk, dan hal itu

ita, Jo?" Pria berambut t

ang. "Saya yakin kali ini berbeda, Tuan," sah

suara. "Terserah padamu, beritahu semua tugasnya, dan jika dia b

anpa beban. Hatiku mulai gelisah, mengasuh seorang bayi besar saja sudah menjadi masalah tersendiri bagi

api tugasku memang melayaninya 'kan? Meski bukan dal

ucapku berusaha menawar, aku harus memikirkannya matang-

ekerja sebulan saja aku bisa melunasi semua biaya kelulusanku. Tapi sayan

rjanjian itu, Nona?" tanya Jo datar, sementa

dia tak ingin bekerja di

pikir panjang karena tergiur gaji yang fantastis. Jika kupikir ulang, akulah yang bodoh. Karena seingatku Jo memang tak men

nya dia memberitahuku akan bekerja menjadi seoran

r Jo sopan, setelahnya ia mengisyara

ulirik otot keras yang terpampang membentuk kotak-kotak di perutnya. Seketika

a terisi sebuah kasur king size di tengah ruangan, satu buah lemari keci

rkan fokusku dalam hal meneliti isi ruangan in

apa pun di sini tanpa seiz

emang tak ada hal menarik y

nya. Setelah dia pergi, kamu boleh pulang, tapi ketika sore hari kamu harus kembali dan menyiapkan keperluan serta makan malam untuk

g istri? Lagipula kenapa bayi besar itu tak melakukan hal itu sendiri, menyiapkan keperluan saat ia pergi ke kantor bukanlah hal su

rdengar lebih tajam, mungkin karena aku

ng. "Kenapa tugasku aneh

h alis. "Bagian mana y

ekerjaanku malah seperti tugas s

menghunus tajam. "Jangan mimpi!"

alah yang baik dan penyabar, sangat berbanding terbalik de

ya, lalu bersiap meninggalkanku. Mau ke

k?" tanyaku memastikan. Aku tentu tak mau setelah mengambil resiko se

rlihat tajam. "Tuan Max tidak akan per

mang harus berhati-hati, jaman sekarang ini banyak penipu di mana-mana, bu

tapku dengan mata tajam. "Kau harus merahasiakan dari s

u ternyata memiliki kekurangan yang sangat memprihatinkan. Sugguh aku tak mengang

*

CONT

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
BLIND HEART
BLIND HEART
“Silvana adalah seorang mahasiswi akhir yang sedang dipusingkan oleh skripsi. Tapi, ada yang lebih memusingkan baginya yaitu uang untuk biaya wisudanya. Untuk membantu sang ayah dalam mencicil biaya kelulusan, Silvana berusaha mencari pekerjaan sampingan untuk meringankan beban orang tuanya. Siapa sangka, bayangan mengasuh bocah kecil nan mungil dalam benaknya harus hancur berantakan saat yang diasuh adalah seorang bayi besar menyebalkan yang gemar memarahi dan membentaknya. Dia Max Elgort, sang penguasa yang mempunyai kekurangan di bagian mata. Sanggipkah Silvana bertahan saat benih cinta mulai bersemi di hatinyaa saat pria itu masih terpaku pada masa lalu? Lalu, apakah Max akan tetap mempertahankan janjinya pada sang mantan kekasih yang meninggal saat berkendara bersamanya dan mengakibatkan pria itu buta?”
1 Bab 1 Awal Mula2 Bab 2 Mulai Bekerja3 Bab 3 Si Tuan Pemarah4 Bab 4 Musibah Datang5 Bab 5 Sikap Aneh6 Bab 6 Dijodohkan7 Bab 7 Bertahan8 Bab 8 Menguras Emosi9 Bab 9 Mencurigakan10 Bab 10 Merajuk11 Bab 11 Tawaran12 Bab 12 Moskow, Rusia13 Bab 13 Selalu Menyebalkan14 Bab 14 Terjebak15 Bab 15 Fakta Baru16 Bab 16 Kenyataannya17 Bab 17 Menyerahkan Diri18 Bab 18 Penyesalan Tak Berarti19 Bab 19 Serangan Tak Terduga20 Bab 20 Jatuh Cinta21 Bab 21 Kejutan Lainnya22 Bab 22 Nyonya Elgort23 Bab 23 Bisikan Gila24 Bab 24 Cemburu 25 Bab 25 Rumah26 Bab 26 Hamil27 Bab 27 Kekacauan28 Bab 28 Semakin Menjadi-jadi29 Bab 29 Pulang dan Hancur30 Bab 30 Mencurigakan31 Bab 31 Jebakan32 Bab 32 Kembali Menggila33 Bab 33 Fakta Mengejutkan34 Bab 34 Keterkejutan Sesil35 Bab 35 Paksaan Babymoon36 Bab 36 Pernyataan Cinta37 Bab 37 Waktu Bersama38 Bab 38 Masalah Baru39 Bab 39 Kebingungan 40 Bab 40 Tentang Lydia41 Bab 41 Mencari Tahu42 Bab 42 Kemarahan Silvana43 Bab 43 Akan Kembali44 Bab 44 Perlawanan Silvana45 Bab 45 Dejavu46 Bab 46 MAX's POV47 Bab 47 End Of Max's POV48 Bab 48 END