icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

BLIND HEART

Bab 5 Sikap Aneh

Jumlah Kata:996    |    Dirilis Pada: 22/11/2021

a

sa-sisa air mata masih membekas di sana. Rambut k

n untuk kembali ke rumah besar tempatku bekerja beberapa hari ini. Aku mengesampingkan ego dan emosik

menung sendirian, kehela napas berat, kali ini fokusku buk

"Ayah jangan sedih, Silva janji akan cari uang buat bayar hutang kita,"

noleh ke arahku dengan senyum dipaksa

untuk menghidupi kami sekeluarga. "Seharusnya Silva y

Kamu anak Ayah yang hebat, nggak

dah, sekarang Ayah istirahat,

ada sama lelaki yang mendekat

Ayahku

aman tuan besar yang kali ini kuharap tak mengingat sikap tak

ciumannya kembali terlintas, bisa-bisanya a

ampakan keangkuhan yang sama dengan sang empunya. Kutarik napas

i setelah dipersilahkan petugas keamanan, mataku

h datar yang selalu mengiku

, Jo," sapaku

spresi. "Untuk apa kau dat

berdebar-debar. "Kenapa pertanyaanmu sep

ajam. "Tuan Max hampir membunuhku kar

arkah seperti itu? Lalu b

nar-benar tidak seng

ilahkan tinggalkan tem

a. Pekerjaan ini adalah harapanku satu-satunya, jika d

rbicara dengan Tuan Max

mbil resiko kau kembal

keributan, aku akan meminta maaf

tingan benda-benda dari arah kamar Tuan Max. Sontak saja pria itu m

pelayan yang juga baru ti

i kesalahan?" Suara wanita par

tu terdengar, matanya seper

ajam, dadanya naik turun se

uan

sat!" Hardikan Tuan Max

la pelayan mulai mundur perlahan. Tentu saja, s

erakan di lantai. Lalu, aku merasakan jantungku seakan lepas dari tempatnya ketika Tuan

i ke arahnya, menarik lengan kekar i

besar itu oleng dan malah jatuh menimpaku. Kami ja

buru. Tak lama, ia menggeram kasar layaknya srigala yang hend

g lagi," ge

... Say

aumu, hm?" t

, bisakah and

sa!" tukas

ar, berharap pertolongan dari Jo. Tapi, betapa terkejutnya aku saat t

n, hm?" dengus T

napas, badan anda terlalu berat," ujarku kesal.

dalam, lalu setelahnya ia

ekatan dengannya bukan hanya membuat napasku sesak, ta

aha tak menyinggung perasaannya, tapi sayangnya aku tak berh

ya, lalu berusaha berdiri

ertama kali. Kutuntun ia menuju kasur tanpa melewati pecahan benda ya

hkan kamar, Tuan

u bukan tugasmu!"

liknya di sini? Ya, mungkin saja dia menganggap tanganku

ang lagi?" tanya

s kujawab. "Maaf untuk hal kemarin, Tuan. Tapi, sungguh

atakan jangan pergi tanpa izinku. Tapi,

ciumku tanpa permisi!" ujarku keras,

al erat menandakan emosi yang siap meluap. Tapi, kalimat pria itu se

leh menciummu? Atau bahkan menidurimu?"

*

B

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
BLIND HEART
BLIND HEART
“Silvana adalah seorang mahasiswi akhir yang sedang dipusingkan oleh skripsi. Tapi, ada yang lebih memusingkan baginya yaitu uang untuk biaya wisudanya. Untuk membantu sang ayah dalam mencicil biaya kelulusan, Silvana berusaha mencari pekerjaan sampingan untuk meringankan beban orang tuanya. Siapa sangka, bayangan mengasuh bocah kecil nan mungil dalam benaknya harus hancur berantakan saat yang diasuh adalah seorang bayi besar menyebalkan yang gemar memarahi dan membentaknya. Dia Max Elgort, sang penguasa yang mempunyai kekurangan di bagian mata. Sanggipkah Silvana bertahan saat benih cinta mulai bersemi di hatinyaa saat pria itu masih terpaku pada masa lalu? Lalu, apakah Max akan tetap mempertahankan janjinya pada sang mantan kekasih yang meninggal saat berkendara bersamanya dan mengakibatkan pria itu buta?”
1 Bab 1 Awal Mula2 Bab 2 Mulai Bekerja3 Bab 3 Si Tuan Pemarah4 Bab 4 Musibah Datang5 Bab 5 Sikap Aneh6 Bab 6 Dijodohkan7 Bab 7 Bertahan8 Bab 8 Menguras Emosi9 Bab 9 Mencurigakan10 Bab 10 Merajuk11 Bab 11 Tawaran12 Bab 12 Moskow, Rusia13 Bab 13 Selalu Menyebalkan14 Bab 14 Terjebak15 Bab 15 Fakta Baru16 Bab 16 Kenyataannya17 Bab 17 Menyerahkan Diri18 Bab 18 Penyesalan Tak Berarti19 Bab 19 Serangan Tak Terduga20 Bab 20 Jatuh Cinta21 Bab 21 Kejutan Lainnya22 Bab 22 Nyonya Elgort23 Bab 23 Bisikan Gila24 Bab 24 Cemburu 25 Bab 25 Rumah26 Bab 26 Hamil27 Bab 27 Kekacauan28 Bab 28 Semakin Menjadi-jadi29 Bab 29 Pulang dan Hancur30 Bab 30 Mencurigakan31 Bab 31 Jebakan32 Bab 32 Kembali Menggila33 Bab 33 Fakta Mengejutkan34 Bab 34 Keterkejutan Sesil35 Bab 35 Paksaan Babymoon36 Bab 36 Pernyataan Cinta37 Bab 37 Waktu Bersama38 Bab 38 Masalah Baru39 Bab 39 Kebingungan 40 Bab 40 Tentang Lydia41 Bab 41 Mencari Tahu42 Bab 42 Kemarahan Silvana43 Bab 43 Akan Kembali44 Bab 44 Perlawanan Silvana45 Bab 45 Dejavu46 Bab 46 MAX's POV47 Bab 47 End Of Max's POV48 Bab 48 END