icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
The Devil CEO

The Devil CEO

Penulis: Kakarlak
icon

Bab 1 Lelaki Yang Gila Hormat

Jumlah Kata:1266    |    Dirilis Pada: 22/11/2021

ar tuan Alves mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO, bebera

pagi yang tidak biasa. Mereka membentuk lingkaran dan mulai bergosip dengan suara

i ini." Seorang lelaki dengan nada serius memulai acara gosip mereka pagi i

i ini." Seorang lelaki dengan dasi biru tua juga tidak mau kalah dengan persepsinya. Bebe

Seorang perempuan dengan alis menukik membuat siapa saja yang melihatnya

EO Alves Corp berdiri tidak jauh dari kumpulan pegawai yang sedang bergosip itu. Son

agi," sapa

mbuat Ryan tersenyum senang. Ia mengakui keberhasil

emangat. Beberapa pegawai saling pandang. Seistimewa itu kah CEO baru mereka. Jika keseluruhan pegawai

ekretaris perusahaan. "Iya,

ri ruangan, "berhenti menduga-duga siapa CEO kita kali ini, jam sebelas nanti

berperut buncit yang ternyata adalah manajer tim manajemen. Semua pegawai tim manajemen yang mendengar itu

*

engan badannya yang ramping. Flat shoes hitam yang dikenakannya terlihat sedikit kusam, namun itu tidak berpengaruh pa

ncam Emma kesal lantaran sepatu pantofel dengan tinggi heels

nita cantik berkemeja putih itu. Rambut yang digerainya sangat cocok di wajahnya yang oval. Mendapat perhatian dari para lelaki, Emma membuka kaca jendela bus dan memilih untuk melihat keadaan kota Vunia siang itu. Tidak lama berselang, mereka sampai di lampu merah pusat kota. Emma yang sement

ang membeli mobil itu dipakai untuk membangun rumah sakit jiwa." Emma mula

itu melesat pergi dengan kecepatan tinggi. Sungguh di luar dugaannya. Masih ada orang kaya som

uh menit lagi. Ia masih bisa mempersiapkan diri u

ekitarnya. Perusahaan itu adalah Alves Corp. Perusahaan satu-satunya yang memiliki kekayaan melebihi semua kekayaan di kota V

ri bus yang ditumpanginya, Emma mulai meyakinkan dirinya bahwa ia

t.

yar ponsel ternyata itu adalah sebuah pe

enelepon atau mengirimkan pesan selamat ulang tahun.

rja." Emma kemudian memasu

es Corp, Emma pun turun. Setelah membayar ongkos bus, Emma

u-abu menundukkan kepala kepada lelaki muda dengan jas warna hitam. Tubuhnya yang atletis, dada bidang dan rahang tajamnya seperti aktor Brazil ya

ya. Ia menunggu sampai aca

g menundukkan kepala?" Emma tersenyum lucu. Ia merasa

UG

puluh lima tahun jatuh tersungkur. Ia me

ang mengamati dari kejauhan hanya mampu berkomentar. Ia sangat membe

ah lelaki berkacamata hitam itu masuk terlebih dahulu. Melihat situasi mulai senggang da

gan anda ramah ketika sa

antu?" jawab wanita penjag

atu peserta tes waw

i sana akan ada penjaga yang akan meng

an mengucapkan terima k

langkah menuju lift yang sudah ada beberapa pegawai yang menunggu di depannya. Tidak

pegawai Alves Corp. Semua pegawai turun menyambut CEO baru

a lega ketika keluar

ra?" tanya seorang lelaki dengan

sana." Satpam itu menunjuk ke sebuah r

epada satpam itu lalu berja

. Emma mencari tempat duduk kosong dan mengeluarkan tanda pengenalnya. Setelah mem

terkejut dengan apa yang dilihatnya. Seorang lelaki yang dili

pria itu." Emm

i yang ditujunya juga tern

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Devil CEO
The Devil CEO
“Lelaki dengan sorot mata tajam, minim bersuara dan tegas. Ethand Girogino Alves sang CEO Alves Corp selalu berpikir kritis dan kejam. Bahkan setiap kalimat yang dilontarkannya seperti sembilu yang menyayat hati bagi setiap telinga yang mendengarnya. "Ternyata benar," Ethand menjeda kalimatnya. Wanita dihadapannya menatap sinis lalu membuang tatapannya ke arah lain. "Barang murah memang selalu berkualitas rendah." Awal mula pertemuan Ethand dan seorang wanita yang mampu mengubah pandangan hidup dan hatinya. Emma Liandra Jones, seorang wanita yang mahir dalam dunia IT. Bekerja di Alves Corp dan bertemu dengan CEO yang memberinya hukuman di hari pertama kerja. "Bukankah lelaki juga selalu menilai wanita dari sepatu mana yang dipakainya?" Emma seorang yang jenius. Kecantikannya mengalahkan artis papan atas di Vunia. Akankah Ethand me-reset hidupnya dan memulai hidup baru?”