icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan Liar Sang Ustazah

Bab 5 Godaan - 5

Jumlah Kata:1502    |    Dirilis Pada: 23/04/2025

enggam penis tersebut. Dia merasa gemas karena sejauh ini jarang melakukan hal tersebut. Da

setengah tahun, itupun saat suaminya minta dikerokin bulu-bulunya. Padahal sisan sangat ingin memainkanny

begitu," kat

dengan kocokan itu maka penis tersebut menjadi makin gemuk

embali mengocok kembali penis tersebut. Di bawah sana, celana dalam Susan sudah terasa basah oleh lendirnya sneidir yang keluar n

Zakir yang siap tempur, tapi Susan

perti membaca pikirannya. Tangan Pak Zakir tiba-tiba me

posisi tetap berdiri. Perlahan tapi pasti, tangan Pak Zakir menyelusup ke dalam rok panjang

, karena jari Pak Zakir langsung menyentuh dan men

nengadahkan mukanya menikmati rasa

ang rasanya luar biasa, rasanya ini tidak dapat dihentikan

lau kakinya menjuntai ke lantai. Lalu Pak Zakir mengangkat kedua kaki Susan sekaligus mengangkat rok dan menurunkan cel

si walaupun kecil sekali kadarnya. Bayangan wa

h begini selain dengan suami saya," kata S

tidak mendengar dan langsung

ak jadi memprotes malah menikmati bibir Pak

t menyentuh daging clitorisnya dan menariknya keluar dengan lem

ulut Pak Zakir dengan rakusnya menarik

Susan roboh seperti tidak bertanaga mer

ah melakukan hal itu kepadnya. Vagina dijilati merupakan pengalaman pertama bagi Susan. Dan lahar itu pun tidak dapa

salah pada suaminya tapi juga nikmat orgasme yang tak terkira. "Ya

aya lagi. Pelan kepalanya menunduk melihat Pak Zakir yan

lam, nikmaaat sekali. Uhh..." kem

setiap relung kehormatannya. "Astaga nikmatnya tak dapat dikatakan

Pak Zakir berdiri. "Apakah ini a

tarik ke arahnya. 'Astaga. Apakah ini akan terjadi? Apakah

ampai dengkulnya menyentuh perutnya sendiri. Terpampanglah vaginanya,

e

sakan kepala penis Pak Zakir mulai menyen

erusaha tidak bersuara. Ia malu, tidak mau memprotes dan juga t

melakukan persetubuhan itu. Seolah sedang menjalani takdirnya disetubuhi lelaki Timur Tenga

uk dalam vaginanya. "Uh rasanya keras dan besar sekali, aaaah

bibir atasnya sambil lidahnya bermain di rongga mulut mereka, Susan merasakan sensasi nikmat yang luar biasa, karena vaginanya te

i ke dalam. "Uh, rasanya lebih dalam dari sebelumnya, ooh

pi hanya di sekitar kepala dan leher penisnya saj

ak Zakir masuk secara pelan namun terus, terus, dan terus menembus ke dalam hingga dirasakan mentok

ndang Pak Zakir yang wajahnya hanya b

n terus sampai mentok. Terasa berdenyut-denyut bergantian kelamin mer

Susan dalam hati. "Luar biasa, pasti Pak Zakir su

an kembali sudah membuat Susan hanyut pada sesuatu ya

akan semkain nikmat. Sedetik kemudian Pak Zakir cepat menarik seluruh penisnya sehingga bisa terlihat mengkila

lnya dengan cepat. Tidak terasa dan tidak pernah dalam sejarah persetubuhan Susan mengerang keenakan. Kayuhan Pak Zakir

hebat untuk yang kedua kalinya. Kembali dunia Susan rasakan gelap, seperti tak

is jumbo nan panjang itu pun masih maju mundur dalam vaginanya. Kesadaran Susan hampir pulih k

Zakir teriak den

ott tembakan keras dan panas Su

ia mau melenguh dan mendesah keras, karena Aldi biasanya m

anya. Memeluknya yang masih berpakaian atas lengkap dengan jilbab, tapi sudah basa

kir setelah ada sete

tiada duanya. Kontolku s

Pak Zakir mengucapkan

nak saat ngentotin memekku. 'Ehh Kok aku jadi i

aaf Pak, saya mau k

ata Pak Zakir sambil menarik penis

enis Pak Zakir masih menet

sih saja berdiri tegak. Punya Mas Aldi kalau sudah

pun dipersilakan pulang untuk menantikan pengumuman penerimaa

ongkosmu,

a amplop tersebut berisi uang sebany

tertawa kecil dan memeluk amplopnya. Susan merasa beruntung masih memakai alat kotrasepsi karen

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Godaan Liar Sang Ustazah
Godaan Liar Sang Ustazah
“Godaan Liar Sang Ustazah ini memuat unsur kedewasaan yang cukup eksplisit dan ditujukan khusus untuk pembaca berusia 21 tahun ke atas. Bukan untuk mengajak pada dosa, bukan pula untuk menghakimi siapa pun. Cerita ini hadir sebagai bentuk refleksi dan hiburan, menyentuh realita-realita yang mungkin jarang dibicarakan, namun nyata dalam kehidupan. Karena tak semua kisah hidup berjalan lurus dan suci seperti yang kita bayangkan. Di balik senyum, ada luka. Di balik keputusan, ada dilema. Dan di balik romansa, ada rindu yang tak selalu sederhana. Romantika hidup ini terlalu berharga untuk sekadar diabaikan. Kadang, justru dari cerita-cerita yang kita anggap "gelap" itulah, kita bisa menemukan cahaya: tentang siapa kita sebenarnya, dan apa yang sedang kita cari di dunia ini. Selamat membaca. Semoga ada yang bisa dipahami... dan barangkali juga ada banyak manfaatnya dari hanya sekedar hiburan semata. Mohon maaf jika banyak hal yang masih kurang nyaman untuk dibaca. Terima kasih.”
1 Bab 1 Godaan - 12 Bab 2 Godaan - 23 Bab 3 Godaan - 34 Bab 4 Godaan - 45 Bab 5 Godaan - 56 Bab 6 Godaan - 67 Bab 7 Godaan - 78 Bab 8 Godaan - 89 Bab 9 Godaan - 910 Bab 10 Godaan - 1011 Bab 11 Godaan - 1112 Bab 12 Godaan 1213 Bab 13 Godaan 1314 Bab 14 Godaan15 Bab 15 Godaan16 Bab 16 Godaan17 Bab 17 Godaan18 Bab 18 Godaan19 Bab 19 Godaan20 Bab 20 Godaan21 Bab 21 Godaan