icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Maaf, Kami Pernah Berzina

Maaf, Kami Pernah Berzina

Penulis: ACF-Novels
icon

Bab 1 1. Dilanda Dilema

Jumlah Kata:1249    |    Dirilis Pada: 16/10/2021

rsi di belakangku dengan kedua tangan berperan sebagai bantal untuk kepalaku, aku malah merenungkan ucapan adikku kemarin malam: mengenai perm

hi kekasih adikku, aku masih bisa menerima, tetapi kalau untuk berzina, bagaimana aku bisa melakukannya-meskipun aku bukan lak

Nara, adikku-harus bernasib malang karena diusir dari rumah setelah terciduk kalau dirinya tengah hamil di luar nikah, adikku benar-benar bingung dan hanya bisa menyuruh kekasihnya untuk mengi

ka semua kalau diriku sudah menghamili seorang perempuan dengan tidak lupa untuk membawa serta kekasih adikk

erla

tampan wajahku dengan tinjuannya, secara bertubi-tubi. "Bagaimana kau bisa berbuat begini?!" tanya ayahku denga

an pelan, beberapa kali sampai ditenangkan adik iparku. Lepas detik demi detik berlalu, ibuku hanya melayang

i berlutut di lantai dengan kedua tangan nyaris tergerak untuk meremas kedua p

selang satu minggu pasca guncanganku di ruang keluarga, aku dan kekasih adikku segera dinikahkan s

nit sudah teramat sepi, keputusanku adalah segera meninggalkan pekerjaa

mewah dengan harga sampai miliaran rupiah-sudah dilakoninya setelah membeli

ehingga terhindar dari adikku, aku malah masih sempat dipertemukan dengan ad

dari lima tahun. Dia lagi-lagi mengadu kepadaku karena orangtua dan mertua sudah bertambah menggebu-gebu seiring dengen berjalannya waktu, menuntut adikku dan adik iparku berdua untuk

Aku tidak bisa meminta t

ar sebelum menunduk dan memainkan tangan kananku di atas paha kananku dengan jari telunjuk diketuk-ketukkan ke daerah l

lagi, tetapi adikku hanya membuang napas dengan kasar, terlihat kecewa dengan r

u setelah melihat sikap adikku barusan. Aku tidak mau merusak hubungan persaudaraan kami berdua hanya g

*

i hanya dihuni enam orang, mereka benar-benar seperti orang besar tetapi terl

lu ikut turun tangan mulai dari memasak hingga mencuci pakaian. Anehnya, sekalipun adik ipark

uli dengan merek pakaiannya, tidak seperti istriku, sekaligus kekasih adikku, hanya tamatan SMA, berasal dari kalangan biasa, tetapi me

elah mengagumi kepribadian dari adik iparku: dapat menjaga martabat dan mampu menu

ad

kamar, ayahku sedang memberi makan ikan di kolam samping rumah, sementara aku masih berada di meja makan, belum siap

angga tanpa perlu menunggu perintah dan uang dari ibuku. Jika sudah waktunya, maka diriny

Bu," jawab

merasa kalau hanya bisa diberikan kepada istriku, setahuku adik iparku tidak pernah mengeluh,

ada maksudku untuk menguping pembicaraan antara adikku dan adik iparku. Segalanya terjadi di luar rencanaku. Sebab, kamarku

tidak boleh sampai lepas tangan. Dia sangat membutuhkanmu sebagai ayahnya,

elat di belakangku. Untunglah, kekasih adikku masih berada di luar sehingga tidak perlu mendengar perbebatan mereka dan

an tidak tahu sampai kapan, aku ha

tak dan tersadar dari lamunanku, kilas balik

Sungguh, mendadak perasaanku tidak enak, rasa-ra

irikan sebuah benteng pemisah antara kita. Apakah kau tidak bisa menyur

la kita di sini terkes

maksakan senyum di wajahku,

, 'Maaf, Bu. Dia memang istriku. Tapi, istri

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Maaf, Kami Pernah Berzina
Maaf, Kami Pernah Berzina
“Tugas pertamaku sebagai kakak angkat: menikahi Niken, kekasih Nara-adikku-karena Niken malah mengandung darah daging adikku sementara adikku sudah telanjur menikah dengan Nada karena dijodohkan. Tugas keduaku sebagai kakak angkat: berzina dengan Nada hingga membuatnya hamil, mengingat adikku tidak pernah bersedia untuk menyentuhnya karena adikku hanya mencintai Niken-bahkan sampai bersumpah bahwa sampai kapan pun tidak akan pernah mengkhianati kekasihnya. Tapi, apakah aku sanggup untuk menodai wanita baik-baik seperti Nada? #IZINKAN AKU BERZINA (1-11) #JANGAN AJAK AKU BERZINA (12-18) #MAAF, KAMI PERNAH BERZINA (19-25)”
1 Bab 1 1. Dilanda Dilema2 Bab 2 2. Apa Aku Terima Saja, Ya 3 Bab 3 3. Haruskah Aku Menunaikan Tugasku Sekarang 4 Bab 4 4. Aku Hanya Tidak Tega Melihatmu5 Bab 5 5. Kuatkanlah Aku6 Bab 6 6. Ucapan Terima Kasih7 Bab 7 7. Hutangku Kepada Adikku8 Bab 8 8. Talak Istrimu9 Bab 9 9. Izinkan Aku Berzina10 Bab 10 10. Bolehkah Kalau Wanita Itu Istrimu Saja 11 Bab 11 11. Kau Telah Menyihirku, Bukan 12 Bab 12 12. Tanyakan Kepada Hatimu13 Bab 13 13. Ayahmu Bisa Kambuh14 Bab 14 14. Apakah Kau Hanya Mempermainkanku 15 Bab 15 15. Tidak Bisa Hidup dalam Kebohongan16 Bab 16 16. Jangan Ajak Aku Berzina17 Bab 17 17. Anakmu Adalah Aib untuk Keluarga18 Bab 18 18. Tolong Aku19 Bab 19 19. Mimpi Buruk Ke-1: Ketika Anak Ditolak Calon Mertua20 Bab 20 20. Mengaku Kepada Nara21 Bab 21 21. Ayah dari Anakku22 Bab 22 22. Aku Tidak Siap Ditinggalkan23 Bab 23 23. Tidak Pantas Dibuat Sedih24 Bab 24 24. Anugerah Terindah25 Bab 25 25. Tidak Semua Hal Bisa Dimulai Dari Awal