icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Antara Cinta Dan Trauma

Bab 4 Kegelisahan Yang Tersembunyi

Jumlah Kata:1451    |    Dirilis Pada: 08/12/2024

al dalam hubungan mereka. Tidak ada kata sepakat yang mudah ditemukan. Akhirnya, merek

ri sebelum melangkah lebih jauh. Begitu juga dengan Vero, yang tahu bahwa hu

Kalo lo butuh waktu, gue ngerti, Del. Gue

n, namun hatinya masih

canggung. Namun, Vero tampaknya tidak ingin melepaskan Adel begitu

gini. Gue masih sayang sama lo, dan gue

aan campur aduk - kecewa, sedih, dan bingung dengan semuanya. Ve

kin lo sakit hati... tapi gue bener-bener nggak mau kehilangan lo." Vero meremas ta

menjaga jarak emosional. "Ver, lo harus ngerti kalau perasaan ini ngg

lebih lagi, kali ini dengan sentuha

isa perbaiki ini semua? Gue janji bakal berubah, baka

atnya merasa tidak nyaman, tapi ia juga tahu ada perasaan dala

Gue pengen buktiin kalau gue bisa

alam-dalam. "Vero, gue butuh waktu. Kita butuh waktu.

.. kalau itu yang lo mau, gue bakal kasih lo waktu." Tapi raut wajahny

diri, mengambil jarak dengan lembut. "Makasih, Ver. Gue ha

ikit terangkat, meski ia tahu ini hanyalah awal dari perjalanan p

-

h sayang, dan sabar. Tetapi semakin lama, ada sesuatu yang mulai terasa tidak benar. Ada ketegangan yang tak terlihat di antara mereka, yang awalnya tidak terlalu d

ulai menunjukkan sisi lain dari dirinya. Dia semakin agresif dalam mendekati Adel secara fisik, meskipun Adel merasa tidak siap. Vero semakin sering membicarakan tentang "hubungan selanjutnya" dan seolah-olah meyakinkan A

-

temen Vero, situas

berharap dari hubungan ini. Tetapi di sisi lain, ada suara dalam dirinya yang memberitahunya bahwa dia t

"Vero... gue nggak siap untuk itu.

napa sih, Del? Gue nggak ngerti kenapa lo selalu nunda-nunda. Kita udah jalan baren

ngerti, Ver. Gue nggak bisa... Rasanya... Gue

sa nunggu terus, Del. Lo nggak ngerti betapa gue butuh

ti Vero, tetapi di saat yang bersamaan, dia merasa seperti sedang dipaksa untuk melangkah lebih jauh. Setiap kata Vero semakin menambah rasa tertekan yang dia rasa

ngerti, Ver. Gue nggak bisa kayak gini. Gue butuh wa

Adel mencoba untuk menghindar, tetapi Vero dengan lembut menahan wajahnya dan menekan ciumannya lebih dalam

tubuhnya kaku "Vero, gue ngg

bahwa semuanya akan baik-baik saja. Dengan lembut, Vero berkata, "Gue janji n

mengubah hidup Adel. Saat itu juga, dia kehilangan sesuatu yang sangat penting bagi dirinya-sesuatu yang tidak bisa dia balikkan lagi. Keperawanannya hilang, bukan karena keinginanny

ak bisa ditebak "Lo tahu kan, kita sudah

un dia sendiri yang memilih untuk menyerah. Suasana menjadi canggung, dan Adel merasa seper

dari dirinya yang sudah hancur. Rasa sakit itu tidak pernah hilang, dan hubungan mereka mulai terlihat berbeda. Vero, yang sebelumnya penuh perhatian, mulai berubah menj

-

elumnya penuh kasih sayang, kini mulai bersikap dingin dan tidak sabaran. Setiap

satu, Del. Lo kenapa sih nggak bisa ikut g

ak ngerti, Ver. Gue merasa terpaksa... Gue

an lo nggak bisa terus-terusan ngindarin gue." J

da di bawah kendali Vero, tidak bisa mengungkapkan perasaan atau keinginannya. Rasa taku

setuju, dan sering kali dia menggunakan kata-kata kasar untuk membenarkan tindakannya. Adel, yang s

ubah, sementara Adel merasa terjebak dalam hubungan ini. Vero yang semakin egois dan t

ggak ngerti, Del. Semua ini bukan cuma tentang lo! Lo itu cuma mik

ue nggak pernah minta ini, Ver. Gue nggak si

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Antara Cinta Dan Trauma
Antara Cinta Dan Trauma
“Adel tumbuh dengan luka yang mendalam. Hubungannya dengan ayahnya yang penuh kekerasan membuat masa kecilnya terasa seperti beban berat yang sulit dilepaskan. Kekerasan fisik dan mental yang ia alami meninggalkan bekas luka mendalam,ibunya menjadi satu-satunya figur yang selalu ia andalkan Di SMA, persahabatannya dengan Dara yang bertahan selama 2 tahun lebih mulai renggang ketika Dara menjalin hubungan dengan Farhan, seorang pria yang membuat Adel merasa dilupakan. Hubungan mereka yang dulu erat berubah menjadi dingin karena kesalahpahaman yang sulit dihindari. Di sisi lain, hubungan Adel dengan Vero, kekasihnya, penuh lika-liku. Mulai dari harapan manis hingga kekecewaan mendalam, Adel berkali-kali harus bertanya pada dirinya sendiri, apakah Vero benar-benar pantas diberi kesempatan kedua? Di tengah kekacauan ini, Adel mulai merancang masa depannya. Ia memutuskan untuk mengambil waktu jeda sebelum kuliah, mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) di Surabaya. Dengan harapan menemukan tujuan baru dan membangun hidup yang lebih baik, Adel perlahan melangkah maju, meninggalkan hubungan yang merusak dan menggali kekuatan dari dalam dirinya. Keputusan ini adalah bentuk keberanian Adel untuk keluar dari zona nyamannya, menghadapi dunia, dan mencari jati diri di tengah segala keruwetan hidup. Namun, masa lalu yang belum selesai terus menghantui langkahnya. Kisah ini adalah tentang perjalanan seorang gadis muda yang mencoba berdamai dengan masa lalu, memperjuangkan apa yang berharga, dan menemukan dirinya di tengah luka, kehilangan, dan harapan. Akankah Adel berhasil membangun masa depan yang ia impikan? Akankah Adel mampu merajut kembali hubungan yang hancur, atau justru meninggalkannya untuk selamanya? Novel ini adalah perjalanan emosional seorang remaja yang mencari arti kebahagiaan di tengah luka, kehilangan, dan perjuangan.”
1 Bab 1 Awal Dari Segalanya2 Bab 2 Cinta Dan Persahabatan3 Bab 3 Persahabatan Yang Diuji4 Bab 4 Kegelisahan Yang Tersembunyi5 Bab 5 Kekecewaan Dan Luka6 Bab 6 Renggangnya Tali Persahabatan7 Bab 7 Putusnya Sebuah Hubungan8 Bab 8 Menpertahankan Hubungan9 Bab 9 Luka Yang Tersisa10 Bab 10 Menjaga Hubungan Yang Renggang11 Bab 11 Luka yang terbuka12 Bab 12 Membangun Kembali Kepercayaan13 Bab 13 Keputusan yang membingungkan14 Bab 14 Awal baru15 Bab 15 Langkah Awal Menuju Wisuda