icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"

Bab 3 Part 3. Akhirnya Jadian Dengan Seribu Problematika

Jumlah Kata:1008    |    Dirilis Pada: 29/11/2024

mencintaiku. Kirain cuman iseng aja. Dari Awal aku sudah tau klo dia menyukaiku semenjak sebelum pertemuan itu terjadi, n

enerimanya. Aku juga jadi bingung, aku gak punya cara untuk menolaknya demi pertimbangan sikap baiknya dia terhadapku selama ini, kenapa aku gak mencobanya. Aku jug

sibuk nge-date. Hari-demi hari berlalu, aku mulai sangat mencintai dia, apapun aku korbankan untuk dia baik materi maupun non materi. Di sini jangan berpikir macam-macam y

ndapatkan nilai buruk dari salah satu mata kuliah. Karena aku sering bolos. Aku harus k

arena dia menyelamatkan istrinya dari perselingkuhan dari sang sopir. Dia seorang yang dipukuli ayah yang tak lain adalah sopirnya pamanku. Ayah sudah gak tahan atas pengakuan pamanku yang memergoki istrinya berdua di kamar me

dakah kata ampun bagi orang seperti itu, ayah dan pamanku yang gak bersalah itu justru dijerumuskan ke penjara. Dimana sisi keadilan negeri ini, yang bersalah, yang ber

aya. Terus klo gak punya alat rekam, atau gak sempat merekamnya. Apa itu gak cukup masuk akal. Wahai para p

mi kecelakaan, aku korban tabrak lari ketika aku menyeberangi jalan raya. Semenjak itu, Aswar punya firasat sebelumnya dia seperti gak mengijinkan ku

nget, hingga aku gak melihatnya dari belakang mobil, dan mobil itu sejak tadinya berhenti, tapi motor itu dari arah belakang, tiba-tiba menghantamk

bawa ke rumah sakit terdekat tapi aku gak mau, aku gak ingin keluargaku tau kalo aku habis kecelakaan, aku juga memiliki keluarga dekat di sini tapi aku gak berani memberi tahunya, pasti dia akan mengintrogasiku kok bisa terjadi, aku dari mana, aku bersama siapa. Karena merek

uga sih dia, harus kembali lagi, apalagi udah masuk waktu shalat maghrib. Dan sekarang efek kepalaku yang terbentur di bagian setir motor, aku harus merasakan sakit kepala yang cukup parah. Ha

an hari senin pun kemudian aku harus memaksakan diri ke kampus ikut ujian kembali, rasa sakit it

sempat terpikirkan untuk berhenti aja. Aku gak mungkin melanjutkannya tanpa uang, aku juga butuh makan, butuh pembayaran rumah kost-an, Aku malu memiliki ayah di penjara, pemikiran pertama kalo orang-

utkan pendidikan sampai selesai, dan aku juga memikirkan Aswar ketika aku harus meninggalkan kota ini, ber

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"
Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"
“Peristiwa – peristiwa masa lalu membuatku terpuruk dan begitu depresi. Aku sadar ternyata selama masa remaja sampai dewasaku penuh dengan problema kehidupan, seperti halnya cinta, aku mengenal cinta berkali-kali dari lelaki yang berbeda-beda pula, selama aku menjalin hubungan dengan berbagai latar belakang. Membuatku sadar tak berarti kita harus mengenal cinta baru kita bisa mendapatkan kebahagiaan. Pada akhirnya cintaku harus selalu berakhir hanya dengan masalah sepele. Tanpa terasa air mata ini jatuh membasahi kedua pipiku. Menahan tangisan yang tak dapat aku bendung.. gundah gulana menepis isak tangisku yg semakin menjadi-jadi.. Ya Allah, aku ingin bercerita padamu... Mungkin akulah orang yang paling sedih di dunia ini. Ya Allah, aku ingin Bahagia bersama dengan orang yang aku cintai... Tapi, kenapa aku selalu seperti ini... Ya Allah, Jangan pisahkan Kami... Kami punya segudang harapan untuk masa depan bersama. Kami udah punya segudang janji untuk hidup bersama. Namun pengkhiatan terjadi di antara kami, dia memilih wanita lain dan menikah dengannya. Padahal kami tetap masih menjadi pasangan. Rahasianya terbongkar dengan mata ku melihatnya sendiri. Bersama bertahun-tahun, tapi dia menyimpan rahasia kalau punya istri selama 2 tahun terakhir selama kami masih bersama. Masih bersamaku selama dia sudah beristri dan berpura-pura tak ada yang terjadi di dalam hidupnya. Dia sudah berjanji untuk menikah denganku. Syukur aku selamat dari poligami, dan lebih bersyukur Tuhan membuka mataku di awal kalau Dia menunjukkan bukan terbaik untukku. Sepandai-pandainya kamu menyimpan kebohongan itu, suatu saat pasti akan ketahuan juga! Novel ini diangkat dari kisah nyata, ceritanya terinspirasi dari pengalaman diri sendiri. Novel ini tak lepas dari berbagai bantuan orang-orang tertentu yang memberikan kritik dan saran hingga dapat menyelesaikannya hingga kini.”