icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"

Bab 2 Part 2. Perkenalan Yang Menyebalkan

Jumlah Kata:1089    |    Dirilis Pada: 29/11/2024

kemudian.

an gak?" 1 messag

nya apa

kenalan sam

or teman aku, kamu ini siap

a teman ka

mu yang pake nomornya

siap

hh... Aku t

siapa?" aku mulai geram, jawab

dan pasti kamu baik banget. Katanya dia, makanya aku pengen ken

ayaknya dia n

biasalah teman dekat." Jawabnya t

mu, nomor hp aja di dua'in gitu!

u cuman iseng aja sih, punya nomor dan nama yang u

hp itu? Terus klo kamu pengen banget kenal sama

ga, jadi gak jadi aku kerja'in deh kamu.... terus namaku Aswar..." Balasnya, yang membuatku t

ih nama sesuatu pada kontak ponselnya. Itulah firasat semenjak aku pernah bertemu dengannya saat kami masih di daerah dulu. Mengabdi di sana sebagai pendidik. Datang dari jauh-jauh kebetulan dia yang ditugaskan di sebuah desaku. D

p sama dia. Makanya aku tertarik p

sku, meski aku juga penasara

akin dia suka menelponku, perkenalan demi perkenalan terjalin. Sudah saling mengenal satu sama lain, tapi hanya sebatas jaringan te

sa bagi muslim itu adalah suatu kewajiban yang haru

juga. Akhirnya aku harus memenuhi permintaannya, yah entah sampai kapan aku akan berani kalo bukan sekarang. Baru kali ini hatiku tergerak untuk menemui orang yang pada awalnya hanya berkenalan lewat telepon

kenapa aku tidak sedikitpun ingin mengerjai dia. Misalnya, aku memakai baju lain agar aku bisa lebih duluan melihat

, hah masa sih dia?? Gak nyangka banget klo dia seperti itu wujudnya, hehehe.... Bisa di bilang dengan muka pas-pas'an aja sih, jauh dari st

dia terlanjur jadi tem

buku sekaligus nge-cek buku-buku apa aja yang menjadi best-seller. Satu persatu ternyata kami punya hobi yang sama, dia suka dengan novel dan orang-orang yang bergelut dengan moti

, patah hati, aku udah tau maksudnya sebelumnya ia pernah cerita. Ekspresi aku saat itu gak membuat dia jadi terkesan banget, pikiranku cuman satu, aku malas dengarin tentang mantannya itu, tap

n karena mantan aku jenuh dengan hubungan kami yang long distance, hanya masalah sepele aja sih yang membuat kami harus mengakhiri hubungan yang udah berjalan selama setahun lamanya. Setelah itu aku benar-benar kehil

. Saat selesai berbuka puasa hingga aku memutuskan untuk segera pulang, yang gak begitu jauh dari tempat aku tinggal, maklum sebagai mahasiswi aku harus

enar-benar menyukaiku, hingga merelakan temannya menemuiku kemudian pergi meninggalkannya dan tak ingin melihat keakraban kami. Jujur sejak dulu, aku juga suka sama dia, k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"
Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"
“Peristiwa – peristiwa masa lalu membuatku terpuruk dan begitu depresi. Aku sadar ternyata selama masa remaja sampai dewasaku penuh dengan problema kehidupan, seperti halnya cinta, aku mengenal cinta berkali-kali dari lelaki yang berbeda-beda pula, selama aku menjalin hubungan dengan berbagai latar belakang. Membuatku sadar tak berarti kita harus mengenal cinta baru kita bisa mendapatkan kebahagiaan. Pada akhirnya cintaku harus selalu berakhir hanya dengan masalah sepele. Tanpa terasa air mata ini jatuh membasahi kedua pipiku. Menahan tangisan yang tak dapat aku bendung.. gundah gulana menepis isak tangisku yg semakin menjadi-jadi.. Ya Allah, aku ingin bercerita padamu... Mungkin akulah orang yang paling sedih di dunia ini. Ya Allah, aku ingin Bahagia bersama dengan orang yang aku cintai... Tapi, kenapa aku selalu seperti ini... Ya Allah, Jangan pisahkan Kami... Kami punya segudang harapan untuk masa depan bersama. Kami udah punya segudang janji untuk hidup bersama. Namun pengkhiatan terjadi di antara kami, dia memilih wanita lain dan menikah dengannya. Padahal kami tetap masih menjadi pasangan. Rahasianya terbongkar dengan mata ku melihatnya sendiri. Bersama bertahun-tahun, tapi dia menyimpan rahasia kalau punya istri selama 2 tahun terakhir selama kami masih bersama. Masih bersamaku selama dia sudah beristri dan berpura-pura tak ada yang terjadi di dalam hidupnya. Dia sudah berjanji untuk menikah denganku. Syukur aku selamat dari poligami, dan lebih bersyukur Tuhan membuka mataku di awal kalau Dia menunjukkan bukan terbaik untukku. Sepandai-pandainya kamu menyimpan kebohongan itu, suatu saat pasti akan ketahuan juga! Novel ini diangkat dari kisah nyata, ceritanya terinspirasi dari pengalaman diri sendiri. Novel ini tak lepas dari berbagai bantuan orang-orang tertentu yang memberikan kritik dan saran hingga dapat menyelesaikannya hingga kini.”