icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Penyihir Terakhir

Penyihir Terakhir

Penulis: emurbawa
icon

Bab 1 Prolog

Jumlah Kata:1035    |    Dirilis Pada: 20/07/2024

r, ya,

i kekuatan sihir yang berasal langsung dari dalam tubuh

untuk menyalurkan energi sihir, penyihir dapat mem

asanya hanya hidup hingga 50 atau 60 tahun. Ketika seorang penyihir mencapai u

a. Mereka memiliki penampilan dan ciri fisik yang sama, dengan satu-

k mengembara atau hidup berdampingan dengan manusia biasa. Mereka sering

ngistimewakan para penyihir. Namun, para penyihir menolak perlak

h satu yang paling penting adalah larangan menikah dengan m

but tetap awet muda dan tidak menua sedikitpun. Rasa kehilangan yang mendalam membuat penyihir itu patah hati, hing

kekaisaran besar dengan menyatukan semua kerajaan

adap kekuatan mereka. Tragedi ini mempertegas betapa pentingnya atu

dipatenan yang diberi nama sebagai Kadipaten Elzir demi mempertaha

adipaten ini cukup untuk menampun

peti dari Kadipaten Elzir, awalnya Adipati penyihir memberi upeti pada manus

manusia agar menurunkan biaya upeti untuk dibayar. Sang Adipati it

aten, Adipati melihat rombongan tentara dari Kekaisaran tenga

t lokal. Tapi ternyata di dalam kota itu ada Kaisar dari manusia yang sedang beri

a mengancam jika para penyihir tak

a untuk menenangkan dan meredakan situasi yan

Adipati tak bergeming. Ia paham betul jika tak ada satupun senjata buatan man

kan pedangnya dan menusuk A

l

ak menyangka hal itu tak bisa berbuat apa-apa. Dia baru menyadari kalau m

ngan sihir, pedang lainnya menusuk dadanya d

a akan memburu

dan disahut oleh semua pr

leh Kaisar menjadi mulus. Malam harinya, seluruh prajurit Kekaisaran dikerah

ibu rakyat Kekaisaran ikut ambil bagian dalam serangan itu, berharap

mengkilap menerjang masuk ke desa-desa penyihir. Para peny

Namun, dengan senjata baru yang mereka miliki, prajurit Kekais

ka ciptakan khusus untuk menghancurkan rumah-rumah penyihir. Para penyihir muda berusaha mel

ak dengan perisai sihirnya, namun perisainya han

i dan dibakar satu per satu. Teriakan dari para penyihir ya

. Manusia telah diam-diam menciptakan senjata dari campuran emas dan perak yang dapat menghan

tunggang-langgang demi menyelamatkan diri. Hingga akhirn

ibu kota kadipaten. Semua penduduk yang tertangkap

kuti oleh gadis yang mencoba melindunginya. Gadis itu melemparkan bola api

serangan tombak yang diarahkan pada bocah tersebut. Dia menjerit kesakitan namun

hir yang dilancarkan gadis itu, namun segera kembali ke

tahun

. Dengan penuh dendam dan kepedihan, dia berjanji akan membal

dan rencananya untuk mengembalikan kejayaan para penyih

ebaikan kaum kami pada

-sisa kehancuran seratus tahun lal

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Penyihir Terakhir
Penyihir Terakhir
“Zephyr adalah satu-satunya penyihir yang selamat dari pembantaian mengerikan seratus tahun lalu, ketika manusia menyerang dan membantai seluruh kaumnya di malam yang penuh kegelapan dan darah. Di detik-detik terakhir hidupnya, sepupunya berhasil menyelamatkannya menggunakan sihir teleportasi, meninggalkan Zephyr sendirian untuk mengarungi dunia yang penuh kebencian dan dendam. Selama seratus tahun, Zephyr hidup menyendiri di hutan yang dahulu merupakan ibu kota Kadipaten Elzir yang kini menjadi reruntuhan. Keheningan dan kesendirian menjadi sahabatnya, hingga suatu hari, pasukan dari Kerajaan Elde menemukannya. Mereka menganggapnya sebagai ancaman dan berusaha melenyapkannya. Apakah dia akan membalas dendam dan menghancurkan manusia yang telah melenyapkan kaumnya? Atau mencoba mencari cara untuk hidup berdampingan dengan mereka? Pilihan ini akan menentukan masa depan tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi hubungan antara manusia dan penyihir di masa depan.”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Zephyr Alle Elzir3 Bab 3 Kedamaian Yang Terancam4 Bab 4 Purnama5 Bab 5 Ekspedisi6 Bab 6 Hutan Kadipaten Elzir7 Bab 7 Pertemuan8 Bab 8 Antara Dendam Dan Pengampunan9 Bab 9 Rasa Kemanusiaan10 Bab 10 Kejadian Tak Terduga11 Bab 11 Menahan Rasa Sakit12 Bab 12 Pembalasan13 Bab 13 Kekacauan14 Bab 14 Kota Yang Hampir Lenyap15 Bab 15 Ancaman