“Demi pengobatan sang ibu, Laura rela menyewakan rahimnya untuk seorang CEO yang menginginkan seorang anak. Namun, ada rasa tak rela jika Laura harus memberikan anaknya untuk Mario dan istrinya. Dilema itu yang dirasakan oleh Laura, bahkan debaran di hatinya kian menggila untuk Mario. Tapi dia sadar dia hanyalah istri sementara. Sampailah pada waktu melahirkan, Laura memberikan salah satu putrinya kepada Mario. Dan membawa putri satunya lagi bersama dirinya lalu pergi jauh dari kehidupan Mario lelaki pertama yang menjadi cinta pertama untuk Laura. Setelah kedua putri Mario dan Laura tumbuh dewasa, satu persatu permasalahan muncul untuk kedua gadis kembar yang bernama Yusra dan Yumna.”