icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Saya Pembunuh

Bab 4 Saya Pembunuh

Jumlah Kata:1124    |    Dirilis Pada: 12/04/2024

b.

benar kalau Dewi hanyalah lulusan SMA yang bekerja sebagai kasir di sebuah toko sepatu. Sepulang kerja pasti Dewi membantu orang tuanya berjualan makan

tidak berjualan

an tapi untuk sementara waktu

las teh manis hangat dan u

bur berjual

an sopan membuat Aditya s

ku dari gajian selama 3 bulan ini cuk

n. Timbul di pikiran Aditya harus secepatnya menikahinya setelah Aditya lulus kuliah. Suatu kebanggaan bagi Aditya jika dapat mempe

kamu , setelah aku lulus

depan cemerlang yang ngin menjadikannya istri padahal banyak gadis cantik, pintar , kaya yang mengejar

apa kamu d

arkan lamunannya. Aditya

ster ini, langsung kuperkenalkan kam

ang tuanya hanyalah penjual makanan sedangkan orang tua Adit terkenal sebagai orang kaya dan berpendid

Aditya

Dew

idak mau bagaikan punguk merindukan bulan. Apa ti

rik nafas d

perti itu, Dewi . Orang tuaku itu

Adit

an bukan keraguan. Apa

ur pada Aditya kalau dirinya dipenuhi rasa malu. Ingin rasanya Dewi bera

jawaban yang pa

intainya sekarang menyatakan cinta tapi Dewi malah diam se

wi. Tolong tatap mataku. Apa

at wajahnya lalu mengangguk.

, Dewi. Aku ba

mu merah, pelan-pelan pel

dulu teh manisnya . Sekalian

a ter

n ubi rebus in

__

i Aditya mengantar dan menjemput Dewi bekerja. Dengan berjalannya waktu Dewi yan

n Aditya membuat kemarahan yang amat sangat di diri Sinta Amelia yang selalu saja mencari tahu tentang Aditya. Kebencian Sinta Amelia ter

_

un ke

ndak memperkenalkan Dewi pada kedua orang tuanya di jakarta. Seper

ian dan mau mengajakmu mene

... Cintanya makin berakar kuat di hatinya tapi apa bisa kedua orang tua Aditya menerimanya karena perbedaan sta

in kerja dulu pada atasank

kita ke Jaka

ini Aditya ingin me

u pada pimpinan toko s

aku antar kamu p

peda motor Aditya. Berkeca

_

rja diperoleh Dewi. Orang tua Dewi pun mengijinkan anak gadisnya pergi menemui orang tua Aditya di jakarta. Kees

an sepeda motor te

as Adi

ewi . Mereka berdua berjalan ke loket penjualan tiket bis . Aditya mengambil dompet dari

pa, De

perasaan Aditya tapi tetap gadis m

m bekerja. Mau beli tiket bi

iriman dari ora

nyum sambi

ng Dewi s

ndengar ucapan gadi

napa

mengembang di bibirn

ri orang tua mas Aditya. Ini kebetulan

g harus membayar tiket bis padaha

kamu yang membeli

aplah ini pinjam bukan pemberian, dikem

a . Ucapan Dewi bagaikan tamparan di pipi Aditya yang selama ini belum terlintas di p

iket. Bisanya di se

et di tangan Dewi,

s yang d

selama 4 jam 44 menit tidak mampu mengusir kekhawatiran dan ke

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Saya Pembunuh
Saya Pembunuh
“Sebelumnya... maaf, mohon pengertiannya jika di cerita ada sesuatu yang dianggap mengerikan .🙏🙏 Sinta Amelia bersahabat dengan Lembayung Rindu yang sama-sama mencintai Aditya Bagaskara pemuda tampan dan kaya namun Aditya Bagaskara mencintai Dewi Utari gadis lugu dan sederhana yang berhasil merombak gaya hidup Aditya Bagaskara anak dari profesor dokter Wijayanto seorang direktur rumah sakit di Jakarta.. Sinta Amelia yang awalnya menganggap lembayung rindu sebagai sahabat dan saudara terbaik tapi akhirnya Sinta Amelia sakit hati dan membencinya dengan amat sangat.yang menimbulkan dendam pada Lembayung rindu. Kemarahan, kebencian, sakit hati, , amarah Sinta Amelia benar -benar tak terbendungkan dan tak seorang pun yang bisa menghentikan balas dendam Sinta Amelia. Hanya dokter Hanum Permatasari yang bisa meredam segalanya di diri Sinta Amelia. Apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka semua dan kenapa Sinta Amelia bisa dengan mudahnya mengikuti kemauan dokter Hanum Permatasari ?”
1 Bab 1 Saya Pembunuh 2 Bab 2 Saya Pembunuh 3 Bab 3 Saya Pembunuh 4 Bab 4 Saya Pembunuh 5 Bab 5 Saya Pembunuh 6 Bab 6 Saya Pembunuh 7 Bab 7 Saya Pembunuh 8 Bab 8 Saya Pembunuh 9 Bab 9 Saya Pembunuh 10 Bab 10 Saya Pembunuh 11 Bab 11 Saya Pembunuh 12 Bab 12 Saya Pembunuh 13 Bab 13 Saya Pembunuh 14 Bab 14 Saya Pembunuh 15 Bab 15 Saya Pembunuh 16 Bab 16 Saya Pembunuh 17 Bab 17 Saya Pembunuh 18 Bab 18 Saya Pembunuh 19 Bab 19 Saya Pembunuh 20 Bab 20 Saya Pembunuh 21 Bab 21 Saya Pembunuh 22 Bab 22 Saya Pembunuh 23 Bab 23 Saya Pembunuh 24 Bab 24 Saya Pembunuh 25 Bab 25 Saya Pembunuh 26 Bab 26 Saya Pembunuh 27 Bab 27 Saya Pembunuh 28 Bab 28 Saya Pembunuh 29 Bab 29 Saya Pembunuh 30 Bab 30 Saya Pembunuh 31 Bab 31 Saya Pembunuh 32 Bab 32 Saya Pembunuh33 Bab 33 Saya Pembunuh 34 Bab 34 Saya Pembunuh 35 Bab 35 Saya Pembunuh 36 Bab 36 Saya Pembunuh 37 Bab 37 Saya Pembunuh 38 Bab 38 Sayang Pembunuh 39 Bab 39 Saya Pembunuh 40 Bab 40 Saya Pembunuh 41 Bab 41 Saya Pembunuh 42 Bab 42 Saya Pembunuh 43 Bab 43 Saya Pembunuh 44 Bab 44 Saya Pembunuh 45 Bab 45 Saya Pembunuh